Macam-macam Energi dan Contohnya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Setiap aktivitas atau kegiatan yang terjadi di dunia ini membutuhkan energi.

Tidak hanya manusia, bahkan setiap gerakan dan kejadian yang terjadi di alam semesta juga menggunakan dan menimbulkan energi.

Secara umum, energi bisa diartikan sebagai untuk melakukan kerja atau kemampuan untuk melakukan perubahan.

Dalam hukum kekekalan energi disebutkan bahwa energi adalah sesuatu yang tidak dapat diciptakan dan tidak pula dapat dimusnahkan, akan tetapi energi bisa diubah dari satu bentuk energi ke bentuk energi lainnya.

Ada banyak sekali jenis energi dan sumber-sumber energi yang ada di dunia ini. Berikut adalah beberapa macam energi dan penjelasannya.

1. Energi Otot

Energi otot adalah jenis energi yang dihasilkan dari reaksi kimia dalam otot makhluk hidup, yaitu hewan dan manusia.

Sumber dari energi otot adalah berasal dari pembakaran kalori dari makanan yang dikonsumsi oleh manusia dan hewan.

Energi otot ini diperlukan oleh hewan dan manusia untuk melakukan kegiatan atau aktivitasnya sehari-hari, seperti berjalan, berlari, memanjat, dan sebagainya.

2. Energi Panas (Kalor)

Energi panas atau energi kalor adalah energi yang berkaitan dengan adanya perubahan suhu dan perubahan wujud suatu zat.

Energi kalor bisa dihasilkan dari sumber energi aslinya, juga bisa berasal dari hasil sampingan dari perubahan suatu energi.

Sumber energi kalor asli, seperti matahari dan api. Sedangkan contoh sumber energi kalor dari hasil perubahan bentuk energi lainnya misalnya pada lampu yang menyala.

3. Energi Gerak (Kinetik)

Energi gerak atau energi kinetik adalah energi yang dihasilkan oleh gerakan suatu benda.

Besar kecilnya energi gerak tergantung pada kecepatannya. Semakin cepat suatu benda bergerak, maka energi yang dihasilkannya akan semakin besar.

Sebaliknya, semakin pelan suatu benda bergerak maka energi yang dihasilkannya juga semakin kecil.

Contoh dari energi gerak adalah energi yang dihasilkan oleh aliran sungai, gerakan ombak, putaran kipas angin, dan lain sebagainya.

4. Energi Bunyi

Energi bunyi adalah jenis energi yang dihasilkan  oleh benda yang bergetar.

Getaran benda tersebut kemudian merambat melalui udara dan mengakibatkan getaran partikel-partikel di udara dan diterima oleh telinga sebagai gelombang bunyi.

Energi bunyi dihasilkan oleh sumber bunyi, seperti drum yang dipukul, kentongan yang dipukul, telepon yang berdering, dan sebagainya

5. Energi Cahaya

Energi cahaya merupakan jenis energi yang dihasilkan oleh benda-benda yang bisa memancarkan sinar atau cahaya.

Energi cahaya bisa terjadi secara alami maupun secara buatan dari perubahan bentuk energi lainnya.

Contoh energi cahaya adalah sinar matahari, lilin yang dibakar, lampu bohlam, dan sebagainya.

6. Energi Listrik

Energi listrik adalah energi yang dihasilkan oleh perpindahan muatan-muatan listrik.

Energi listrik bisa digunakan untuk menghasilkan jenis energi lainnya melalui alat-alat elektronik.

Contohnya adalah kipas angin yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak, rice cooker yang mengubah energi listrik menjadi energi panas, dan sebagainya.

7. Energi Kimia

Energi kimia merupakan jenis energi yang dihasilkan melalui reaksi kimia dari suatu zat dengan zat lainnya.

Contoh energi kimia adalah makanan yang diproses oleh tubuh menjadi kalori untuk menghasilkan energi bagi tubuh. Contoh lainnya adalah reaksi kimia dalam baterai atau aki kendaraan.

Siklus krebs dapat dipelajari untuk mengetahui lebih detil mengenai energi kimia ini.

8. Energi Nuklir

Energi nuklir merupakan jenis energi yang dihasilkan akibat adanya reaksi nuklir yang terjadi pada inti atom.

Reaksi nuklir sendiri terjadi ketika dua nukeli atau partikel nuklir saling bertubrukan sehingga menghasilkan reaksi fisi yang berantai.

Energi yang dihasilkan oleh reaksi nuklir sangatlah besar sehingga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan energi lain dalam jumlah besar, seperti energi listrik.

9. Energi Pegas

Energi pegas merupakan jenis energi yang dihasilkan benda yang elastis atau lentur dan memiliki energi potensial.

Energi potensial pegas sendiri terjadi akibat posisi ketinggian benda elastis dari tanah.

Contoh benda yang memiliki energi pegas antara lain: per, trampolin, busur panah, ketapel, dan semisalnya.

10. Energi Potensial

Energi potensial merupakan energi yang dimiliki oleh suatu benda terkait dengan kedudukannya terhadap suatu titik acuan tertentu.

Karena adanya gaya gravitasi bumi, maka setiap benda yang ada di bumi pada dasarnya memiliki energi potensial.

Contoh dari energi potensial adalah buah yang berada di pohon memiliki energi potensial untuk jatuh.

11. Energi Mekanik

Energi mekanik adalah energi yang dihasilkan benda karena gerakannya. Energi mekanik merupakan gabungan antara energi potensial suatu benda dengan energi kinetik atau energi gerak benda tersebut.

Contoh energi mekanik adalah buah yang jatuh dari pohon, ayunan yang awalnya diam lalu berayun/bergerak, dan lain-lain.

fbWhatsappTwitterLinkedIn