Bahasa Indonesia

Makna Kontekstual: Pengertian dan Contohnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Makna merupakan sebuah arti dari pertautan dari unsur-unsur dalam suatu bahasa. Secara khusus dalam bahasa Indonesia ada ilmu yang mempelajari mengenai makna suatu bahasa dalam sebuah kalimat. Ilmu ini dikenal dengan sebutan semantik.

Ada beragam makna yang dipelajari dalam bahasa Indonesia, antara lain makna leksikal, gramatikal, struktural, kontekstual, konseptual, denotatif, konotatif, hakikat, afektif, emotif, kiasan, konstruksi, klokatif, deskriptif, dan lain-lain.

Namun dalam pembahasan kali ini kita akan fokus kepada dua jenis makna yang seringkali tertukar pengertiannya satu sama lain. Makna tersebut yaitu makna kontekstual.

Pengertian Makna Kontekstual

Kontekstual berasal dari kata dasar konteks. Jika merunut pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, konteks sendiri dapat diartikan sebagai sebuah bagian dari kalimat yang mendukung kejelasan makna. Sedangkan dari sumber yang sama kontekstual merupakan sesuatu yang berhubungan dengan konteks.

Konteks juga dapat diartikan sebagai informasi yang ada pada pemakaian bahasa dan ditujukan untuk memperjelas makna. Sehingga makna kontekstual merupakan makna yang muncul akibat dari konteksnya, bisa karena situasi, lingkungan, atau waktu.

Contoh Makna Kontekstual

Pada suatu kalimat, walaupun menggunakan kata yang sama namun bisa menimbulkan makna yang berbeda tergantung pada situasi yang tergambar pada kalimat. Agar lebih jelas coba perhatikan contoh kalimat berikut.

  • Adik terjatuh dari atas meja karena salah satu kaki mejanya patah secara tiba-tiba.
  • Yoni bersyukur bisa tiba dengan selamat sampai kaki gungung Merapi setelah tersesat selama 2 hari.
  • Ibu harus minum obat antibiotik karena kaki kanan ibu menginjak paku berkarat.

Perhatikan bahwa pada ketiga kalimat di atas, ada satu kata yang sama yaitu kata “kaki”. Walaupun ketiganya menggunakan kata kaki, namun kata ini akan mempunyai makna yang berbeda tergantung pada konteks kalimatnya.

  • Pada kalimat 1, arti kata “kaki” merupakan bagian bawah dari suatu benda
  • Pada kalimat 2, arti kata “kaki” adalah bagian bawah dari suatu tempat
  • Dan pada kalimat 3, arti kata “kaki” merupakan alat gerak manusia

Terlihat bahwa konteks pada kalimat akan berpengaruh pada makna yang timbul dari kata tersebut. Agar lebih memahami makna kontekstual pada sebuah kalimat, perhatikan kembali contoh berikut.

  1. Cory sedang tiduran di kamar ketika terdengar suara ledakan keras.
  2. Ia kini membuktikan bahwa walaupun nilai akademisnya sedang tapi ia bisa sukses di ibukota.

Kata yang sama pada kedua kalimat di atas adalah kata “sedang”. Mari kita periksa apakah ada perbedaan makna dari kata “sedang” pada kedua kalimat tersebut.

  • Pada kalimat 4, kata “sedang” menunjukkan aktivitas yang dilakukan dan masih berproses
  • Sedangkan pada kalimat 5, kata “sedang” mempunyai arti nilai yang biasa-biasa saja.