Kimia

Sisteina: Pengertian – Manfaat dan Efek Samping

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Mempelajari pelajaran kimia mengenai Sisteina, menjelaskan dari pengertian, manfaat dan efek samping dari sisteina. Simak pembahasan berikut ini.

Pengertian Sisteina

pengertian Sistein merupakan asam amino bukan esensial bagi manusia yang memiliki atom S, bersama-sama dengan metionina.

Sistein juga merupakan obat yang juga digunakan untuk mengurangi kadar kolesterol yang disebut lipoprotein a.

Kadar homosistein (faktor risiko penyakit jantung) dan risiko serangan jantung dan stroke pada pasien dengan penyakit ginjal yang serius.

Sumber utama sisteina pada makanan adalah cabai, bawang putih, bawang bombay, brokoli, haver, dan inti bulir gandum (embrio).L-sistein juga diproduksi secara industri melalui hidrolisis rambut manusia dan babi serta bulu unggas.

Tetapi sejak tahun 2001 juga telah dapat diproduksi melalui fermentasi mikroorganisme.

Manfaat Sisteina

Salah satu fungsi L-Sistein dalam industri adalah untuk sebagai improving agent, Contoh penggunaan L- Sistein dalam tepung terigu.

Selain itu juga untuk melembutkan gluten, dengan demikian adonan menjadi lebih lembut. L-sistein juga digunakan untuk beragam keperluan kuliner.

Misalnya dalam perisa daging yang sering digunakan dalam produk mi instan, mengharumkan aroma daging, dan mengembangkan adonan agar lebih optimal.

Efek Samping Sisteina

Adapun efek samping dari sistein, sebagai berikut:

Salah satu efek samping sistein adalah dapat meningkatkan penyerapan zinc. Menurut National Institutes of Health, beberapa efek samping akibat zinc berlebih dalam tubuh adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Kram perut
  • Diare
  • Sakit kepala.