TI

Backdoor: Pengertian, Cara Mengatasi dan Menghindarinya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pada artikel ini kami akan membahas secara rinci mengenai backdoor. Agar kita mengetahui apa itu backdoor, fungsi, jenis, langkah – langkah mencarinya, cara mengatasi, hingga bagaimana cara menghindarinya. Mari kita simak pembahasan berikut ini!

Apa Itu Backdoor?

Backdoor merupakan salah satu perangkat lunak yang berguna dalam melakukan akses pada suatu sistem, aplikasi, maupun jaringan, dengan tanpa adanya proses autentikasi yang harus dilalui. Backdoor itu sendiri dapat memudahkan para penggunanya dalam membuat peretasan dan masuk ke dalam sebuah sistem tanpa adanya proses autentifikasi.

Istilah ini bisa juga diartikan menjadi sebuah proses atau mekanisme yang berguna untuk melakukan akses pada sebuah sistem maupun jaringan. Pada mulanya backdoor ini diciptakan oleh para programmer supaya bisa mengakses dan masuk dalam suatu program yang hendak mereka kembangkan.

Selain itu, programmer menciptakan ini sebagai langkah untuk mengatasi masalah yang dapat terjadi dalam suatu program, misalnya cras ataupun bug. Dengan adanya backdoor inilah nantinya para programmer dan pengembang dapat menemukan solusi dari setiap masalah yang terjadi.

Akan tetapi, keberadaan backdoor ini malah menjadi suatu celah bagi para oknum untuk melakukan akses tanpa izin dan secara paksa. Pada awalnya backdoor menjadi penyelamat, malah kini menjadi berbahaya dan perlu diwaspadai.

Backdoor sendiri biasanya disisipkan atau dimasukkan secara diam – diam tanpa sepengetahuan penggunanya ke dalam kode sistem dan juga sebuah program. Oleh karena itu, sebuah sistem dapat diakses secara keseluruhan tanpa sepengetahuan penggunanya oleh para pembuat backdoor.

Jenis Backdoor

Terdapat dua jenis backdoor yang perlu kita ketahui antara lain sebagai berikut :

  • Web Shell Backdoor

Jenis backdoor yang pertama ini merupakan salah satu langkah untuk mendapatkan celah atau pintu masuk dengan melalui sebuah web shell. Web shell itu sendiri merupakan sebuah teks perintah yang dapat ditemukan di halam sebuah website yang berguna untuk mengakses sebuah sistem serta melakukan eksekusi pada program tertentu.

  • System Backdoor

Jenis backdoor yang kedua ini sangat populer dibandingkan dengan jenis backdoor yang lain, terutama karena system backdoor menjadi target utama ketika sedang melakukan backdoor. Selain memberikan fleksibilitas, jenis ini juga memberikan stabilitas yang lebih tinggi daripada jenis web shell backdoor.

Fungsi Backdoor

Fungsi backdoor yang utama adalah untuk dapat masuk dalam sebuah sistem tanpa melalui proses autentikasi. Fungsi backdoor ini sangat membantu para programmer dalam melakukan akses pada sebuah sistem yang sedang dikembangkan, terutama jika terjadi suatu masalah. Beberapa fungsi lain dari backdoor antara lain sebagai berikut :

  • Mengambil Hak Akses Sebuah Website

Saat ini backdoor menjadi sangat banyak dan tersebar di sejumlah aplikasi dan fitur yang terdapat dalam suatu website. Hal tersebut bertujuan untuk dapat mengakses sebuah website. Para pembuat backdoor yang masuk ke dalam website dinamakan peretas, terutama karena setelah dapat masuk ke dalam website tersebut, maka dapat melakukan apa saja.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam memasukkan backdoor ini dalam sebuah website antara lain dengan menyisipkannya pada tema, folder untuk mengunggah, plugin, dan juga folder include. Biasanya, backdoor ini juga dapat secara tidak sengaja dimasukkan sendiri oleh para korban.

  • Mengambil Alih Hak Akses Suatu Server atau Komputer

Fungsi yang satu ini cukup berbahaya terutama jika para peretas berhasil meletakkan atau menyisipkan backdoor dalam sebuah server yang bisa jadi menjadi perangkat pribadi. Ketika backdoor berhasil masuk dalam sebuah sistem, para peretas bisa dengan bebas mengakses semua folder korban yang tersedia di dalam perangkat tersebut tanpa terkecuali.

Oleh karena itu, peretas dapat mencuri data korban dengan menggunakan cara ini. fungsi yang satu ini dapat terjadi ketika korban menginstal aplikasi pada sebuah perangkat yang umumnya memiliki nama program yang wajar, sehingga berhasil mengelabuhi para korban.

Langkah – Langkah Mencari Backdoor

Adapun beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk mencari backdoor sehingga dapat mencegah, mengatasi, dan menghadapi terjadinya penyupan backdoor yang dapat menyerang sistem khsusunya dengan menggunakan sistem operasi Linux.

Biasanya pencarian backdoor menjadi langkah yang sangat berguna terutama dalam melakukan penanganan pasca serangan server web hosting. Tujuan dari mencari backdoor itu sendiri adalah mencari dan mengatasi jika masih ada script backdoor yang tersisipkan dalam sebuah file.

Salah cari langkah yang dapat kita lakukan adalah dengan melakukan pencarian potongan kode yang terdapat dalam sebuah file server dengan bantuan sebuah teks perintah. Kita dapat menemukan perintah grep pada linux dan menggunakannya untuk mencari potongan script dalam sebuah file dengan mudah.

Grep pastinya sudah tersedia pada masing – masing  Linux, karena itu kita tidak perlu menginstalnya lagi. Namun, file website yang hendak dicek pelru diunduh terlebih dahulu.

Cara Mengatasi Backdoor

Terdapat beberapa cara yang dapat kita lakukan dalam mengatasi terutama membersihkan backdoor yang terdapat di web hosting, antara lain sebagai berikut :

  • Alangkah lebih baik kita menghapus tema – tema yang tidak diperlukan atau tidak digunakan, kemudian menggunakan tema yang original, paten, dan juga terpercaya.
  • Kita perlu memastikan bahwa tidak terdapat script redirect dengan melakukan pengecekan pada file .htaccess.
  • Yang terakhir dapat dilakukan dengan memeriksa file wp-config.php supaya file tersebut memiliki konfigurasi yang sama dengan file wp-confid-sample.php.

Cara Menghindari Backdoor

Sebelum terkena backdoor, adapun beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari backdoor antara lain sebagai berikut :

  • Mengaktifkan firewall website atau deice. Hal ini dapat memblok akses pengguna tanpa izin sehingga para peretas tak dapat mengambil data secara sembarangan baik pada website maupun device.
  • Menggunakan software antivirus dan meng-updatenya pada versi yang terbaru. Hal ini dapat menghindarkan kita dari serangan backdoor terutama kita juga harus memastikan bahwa program pada komputer sudah dalam versi terbaru.
  • Berhati – hati dengan perangkat lunak yang open source.kita harus menggunakan perangkat lunak dengan rating yang bagus, aman, dan pastinya resmi.
  • Berhati – hati dengan e-mail yang diterima. Kita harus waspada pada e-mail yang diterima, karena bisa jadi merupakan hacker yang berpura – pura menjadi orang yang kita kenal. Oleh karena itu, kita bisa melakukan scan pada e-mail sebelum membukanya.