Fisika

3 Faktor yang Mempengaruhi Tegangan Tembus

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tegangan tembus adalah tegangan yang diakibatkan dari kebocoran isolator sehingga menyebabkan isolator berubah menjadi konduktor. Tegangan tembus disebabkan oleh tiga faktor utama.

Faktor-faktor yang memengaruhi adanya tegangan tembus adalah sebagai berikut:

1. Temperatur Udara

Temperatur udara menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap tegangan tembus karena tingginya temperatur udara akan menyebabkan meningkatnya proses ionisasi thermis dan emisi thermis yang dapat menurunkan kekuatan dielektrik udara.

Selain itu, pengaruh temperatur tinggi adalah adanya pertambahan energi sehingga mempercepat elektron di udara yang menyebabkan tabrakan antar ion karena percepatan pergerakan molekul atau yang biasa disebut dengan korona. Untuk menangani hal ini. Maka, jarak antar konduktor harus disesuaikan dengan tegangan yang dihasilkan.

2. Tekanan Udara

Tekanan udara adalah beban dari udara terhadap suatu wilayah. Tekanan udara yang berpengaruh terhadap tegangan tembus adalah tekanan udara tinggi, tekanan udara terlalu tinggi, dan tekanan udara terlalu rendah.

Pada tekanan udara tinggi menyebabkan jumlah molekul dalam udara semakin banyak. Hal ini dapat menyebabkan proses ionisasi bertambah lebih banyak.

Hal ini berbanding terbalik dengan tekanan udara terlalu tinggi yang menyebabkan proses ionisasi terhambat. Sedangkan tekanan udara terlalu rendah menyebabkan molekul udara sedikit sehingga proses ionisasi sangat sedikit.

3. Kelembaban Udara

Kelembaban udara diartikan sebagai besar kandungan uap air dalam udara. Kelembaban udara standar bernilai 11 gr/m3, dengan suhu 20oC dan tekanan atmosfer 76mmHg.

Kelembaban udara yang tinggi menyebabkan kandungan air dalam udara meningkat sehingga proses ionisasi mudah terjadi.