Bimbingan Konseling

Hubungan Perkembangan Moral dan Perkembangan Sosial Anak yang Perlu dipahami

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Perkembangan, sebuah kata yang yang berhubungan dengan sebuah proses yang akan terus terjadi atau tidak akan berhenti. Termasuk dalam perkembangan manusia yang mempunyai fase dalam setiap tahapan perkembangan di dalamnya.

Jika pertumbuhan sel-sel otak anak semakin bertambah, maka kemampuan intelektualnya juga akan berkembang, proses perkembangan tersebut tidak hanya terbatas pada perkembangan fisik, melainkan juga pada perkembangan psikisnya (Ayuningsih, 2009 : 12).

Manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk individu diharapkan mampu untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Proses penalaran moral yang terjadi pada remaja sangat ditentukan oleh hubungan atau aktivitasnya dengan lingkungan, selain dengan keluarga khususnya adalah dengan teman sebaya.

Hal ini sejalan dengan Kohlberg (dalam Santrock, 2011) percaya bahwa proses dalam keluarga pada dasarnya tidak penting dalam perkembangan moral anak. Ia berpendapat bahwa hubungan orang tua – anak biasanya tidak memberikan kesempatan kepada anak untuk membentuk perspektif memberi dan menerima.

Menurut Kohlberg kesempatan ini justru ada pada hubungan dengan teman sebaya. Meskipun banyak ahli lain yang lebih berfokus kepada nilai moral orang tua mempengaruhi perkembangan penalaran moral anak.

Namun mereka juga setuju dengan Kohlberg dan Piaget, bahwa teman sebaya juga memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan penalaran moral.

Kesadaran pada pendekatan kognitif sebagai perkembangan moral juga menjelaskan bahwa apabila seseorang paham akan peranannya terhadap lingkungan sosial dan bagaimana cara pandang dalam mengambil tindakan yang seharusnya diambil dalam mengatasi masalah sosial yang berhubungan dengan lingkungan dan norma –norma sosial. Karena inti dari prinsip moral adalah keadilan.

Individu dituntut untuk jujur , menghargai dan memperhatikan hak –hak pribadi setiap individu. Tahap perkembangan moral menunjukkan cara individu untuk berpikir, termasuk konsisten dalam cara berpikirnya.

Tahap perkembangan moral bersifat universal yang artinya setiap individu akan melalui tahap yang sama namun berbeda dalam hal kecepatan dan sejauh mana tahap dapat dicapai.