Sejarah

3 Peran D.N Aidit dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Dipa Nusantara Aidit atau D.N Aidit adalah seorang pemimpin senior Partai Komunis Indonesia (PKI), sekaligus salah satu tokoh yang juga berperan di balik proklamasi kemerdekaan Indonesia. D.N Aidit lahir pada 30 Juli 1923 di Pulau Belitung.

D.N aidit juga bergabung dalam gerakan perlawanan terhadap kolonialisme di Angkatan Muda. D.N Aidit berperan dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia, salah satunya memberikan bantuan signifikan ketika Soekarno hendak membacakan proklamasi kemerdekaan.

Walaupun nama D.N Aidit yang merupakan ketua Partai Komunis Indonesia (PKI) selalu mendapatkan stigma negatif karena peristiwa G30S/PKI. Namun, D.N Aidit ikut berperan dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Berikut ini beberapa peran D.N Aidit sebagai tokoh yang terlibat dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia, diantaranya:

1. Ikut Terlibat dalam Peristiwa Rengasdengklok

Peristiwa rengasdengklok merupakan peristiwa dimana para golongan muda memutuskan untuk menculik Soekarno dan Hatta dan membawanya ke Rengasdengklok untuk mendesak Soekarno dan Hatta agar segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia

D.N Aidit merupakan salah satu pemuda yang juga menculik Soekarno dan Hatta, bersama dengan Soekarni, Wikana, dan Chaerul Saleh.

2. Mengajak untuk Menggelar Rapat Rahasia bersama Golongan Muda

D. N Aidit mengajak teman-temannya yang merupakan golongan muda untuk menggelar rapat rahasia di Kebun Jeruk Institut Bakteriologi Pegangsaan. Rapat rahasia tersebut akhirnya digelar pada rabu malam pukul 19.00 dan dihadiri oleh para pemuda, termasuk D.N Aidit.

Mereka yang hadir dalam rapat rahasia tersebut sepakat bahwa Indonesia harus segera memproklamasikan kemerdekaan. Setelah rapat tersebut, mereka memutuskan untuk membawa hasil rapat tersebut kepada Soekarno dan Hatta.

3. Mengusulkan Soekarno sebagai Presiden Indonesia yang Pertama

Dalam rapat rahasia yang diadakan di Kebun Jeruk Institut Bakteriologi Pegangsaan yang dihadiri oleh D.N aidit dan beberapa anggota golongan muda. Selain sepakat agar Indonesia segera memproklamasikan kemerdekaanya, Aidit juga mengajukan usulan yang memiliki pandangan jauh, yaitu menetapkan Soekarno sebagai presiden Indonesia yang pertama.

Tidak hanya itu, D.N Aidit juga membantu secara signifikansi Soekarno saat ingin membacakan proklamasi di Lapangan Ikada untuk memberikan berita kemerdekaan kepada seluruh rakyat.