Edukasi

5 Perbedaan Berpikir Kreatif dan Kritis dalam Berbagai Aspek

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Untuk bisa mengembangkan keterampilan serta kemampuannya, setiap individu diberikan anugerah untuk senantiasa berpikir dan merasakan apapun yang ada di sekitarnya. Dengan kemampuan berpikir yang diberikan, manusia bisa menelisik serta mengembangkan semua pola pikir yang dimilikinya.

Sehingga bisa berkembang ke arah yang lebih baik. Pola berpikir yang berkaitan dengan hal mendetail dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar ini seringkali disebut dengan pola berpikir tingkat tinggi. Dimana manusia sudah tidak hanya berpikir saja dalam tahap ini, melainkan sudah bisa menghubungkan berbagai hal yang berkaitan serta bisa mencari solusi atas permasalahan yang ada.

Namun, pola berpikir tingkat tinggi ini tidak berhubungan dengan satu jenis konsep berpikir saja. Melainkan sudah dikembangkan menjadi beberapa konsep berpikir lainnya. Salah satunya yang seringkali kita dengar adalah konsep berpikir kritis serta konsep berpikir kreatif.

Kedua hal tersebut seringkali diartikan sama oleh beberapa orang. Padahal, nyatanya kedua konsep berpikir itu sangat berbeda. Konsep berpikir kritis lebih identik dengan konsep berpikir yang mengadalkan kerasionalitasan, hubungan kausalitas dan lain sebagainya.

Sedangkan konsep berpikir kreatif lebih condong pada konsep berpikir yang menghasilkan suatu hal yang baru. Baik yang ditujukan untuk menyelesaikan permasalahan ataupun lain sebagainya. Adapun beberapa perbedaan mendetail mengenai kedua konsep berpikii tersebut.

NoBerpikir KritisBerpikir Kreatif
1.Konsep berpikir kritis merupakan konsep berpikir yang identik dengan upaya menganalisa, menggali secara mendalam, serta menghubungkan antara satu hal dengan hal lainnya yang erat kaitannya dengan informasi atau sebuah permasalahan. Bisa dikatakan konsep berpikir yang satu ini lebih kompleks apabila dibandingkan dengan konsep berpikir lainnya. Karena menggabungkan berbagai tahapan, serta pemikiran yang rasional mengenai suatu hal.Konsep berpikir kreatif merupakan sebuah konsep berpikir yang cenderung membuahkan suatu hal yang baru. Entah yang berkaitan dengan penyelesaian suatu masalah atau upaya untuk menciptakan suatu hal yang baru atau nyeleneh dibandingkan dengan hal lainnya. Output yang dihasilkan dari pola berpikir ini benar benar tidak bisa diukur bagaimana karakteristiknya. Karena seringkali output yang dihasilkan dari pola berpikir ini akan benar benar berbeda dengan lainnya dan tidak akan sama antara satu dengan lainnya.
2.Tidak terlalu menekankan pada sisi keoriginalan ide atau penyelesaian. Karena hal tersebut bukanlah prioritas utamanya. Yang terpenting dalam konsep berpikir kritis ini adalah kita bisa menyelesaikan masalah dengan tepat dan tuntas. Tidak terlalu memperdulikan apakah cara dan strategi ini sudah pernah digunakan atau belum. Yang penting semua hal yang berkaitan bisa dihubungkan dan ditemukan solusi dan penyelesaiannya.Konsep berpikir ini berbeda dengan konsep berpikir kritis. Karena dalam konsep berpikir kreatif, keorisinilan serta keoriginalan suatu ide atau gagasan memang benar benar ditekankan. Dalam konsep berpikir ini benar benar ditekankan bahwa penyelesaian atau output yang dihasilkan harus berbeda dengan yang lainnya. Namun, tetap bisa menyelesaikan permasalahan dengan cara dan waktu yang lumayan cepat tentunya. Sehingga seringkali disebut nyeleneh atau out of the box dibandingkan dengan penyelesaian yang lain.
3.Solusi yang dipilih dalam konsep berpikir kritis ini seringkali sama dengan yang lainnya. Dan sifatnya tidak terlalu wah dan hanya biasa saja.Karena konsep berpikir ini lebih ditekankan pada jiwa kreatifitas yang dimiliki oleh tiap individunya. Maka tak salah apabila output atau solusi yang dihasilkan sangat berbeda dan tak terduga. Hal itu dikarenakan kreatifitas dan keterampilan dari tiap orang tentunya berbeda beda dan masing masing dari mereka pun memiliki pola pikir serta penyelesaiannya masing masing.
4.Dalam proses berpikirnya seringkali berpatok pada hal hal yang sudah pasti atau hal hal yang kebenarannya memang sudah bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga tanpa disadari secara tidak langsung pola pemikiran ini tidak membuka peluang hadirnya pemikiran pemikiran lainnya yang berada di luar kemungkinan dan bukti yang telah ada.Konsep berpikir kreatif ini lebih cenderung terbuka dengan berbagai hal yang berada di sekitarnya. Walaupun hal tersebut tidak menghadirkan data atau informasi yang terlalu signifikan mereka tetap menggunakannya sebagai pertimbangan dan inspirasi untuk menemukan solusi lainnya.
5.Lebih cenderung mengembangkan atau memperbaiki berbagai gagasan atau ide yang telah ada sebelumnya. Dan mungkin akan sedikit dilakukan modifikasi untuk memperoleh solusi yang lebih efektif.Menghasilkan suatu ide yang baru yang keorisinilannya benar benar bisa dipertanggungjawabkan.