Fisika

Transmisi: Fungsi – Jenis dan Komponennya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kendaraan memiliki sebuah sistem di dalamnya yang sering dikenal dengan transmisi. Transmisi merupakan salah satu komponen penting yang ada pada kendaraan baik itu dalam sepeda motor maupun mobil. berikut penjelasan mengenai transmisi.

Pengertian Transmisi

Dalam KBBI, transmisi berarti bagian kendaraan bermotor yang memindahkan atau meneruskan tenaga dari mesin ke belakang atau persneling. Dengan kata lain, transmisi merupakan salah satu dari sistem pemindahan tenaga dari mesin ke diferensial lalu ke poros axle yang nantinya membuat roda dapat berputar dan menggerakkan sebuah kendaraan.

Dengan demikian, adanya transmisi ini dapat berfungsi untuk mendapatkan berbagai momen dan kecepatan sesuai dengan kondisi jalan dan kondisi pembebanan di mana pada umumnya memakai perbandingan-perbandingan roda gigi. Selain itu, transmisi ini juga dipakai untuk mereduksi putaran sehingga didapat kesesuaian tenaga mesin dengan beban kendaraan.

Sementara sistem transmisi adalah salah satu komponen dari sistem penyediaan air bersih yang berguna untuk mengalirkan air dari sumber air ke daerah reservoir air dan instalasi pengolahan air dan juga dari reservoir air ke reservoir air yang lainnya.

Fungsi Transmisi

Transmisi memiliki fungsi utama yaitu untuk mengatur perbedaan putaran antara mesin dan putaran poros yang keluar dari transmisi. Proses yang dimaksud tersebut supaya kendaraan bisa bergerak sesuai dengan beban dan kecepatan kendaraannya.

Fungsi lainnya adalah untuk memperoleh variasi momen dan kecepatan yang disesuaikan dengan kondisi jalan serta kondisi pembebanan yang umumnya memakai perbandingan roda gigi. Roda gigi itu sendiri merupakan silinder yang di sekelilingnya terdapat gigi. Dengan kata lain, roda gigi ini adalah alat untuk pemindahan daya atau putaran yang paling presisi di mana perpindahannya berdasarkan gesekan antara gigi dengan gigi.

Prinsip dasar dari transmisi ini yaitu bagaimana cara mengubah kecepatan suatu poros menjadi kecepatan putaran yang diinginkan. Gigi transmisi berguna untuk mengatur tingkat kecepatan serta momen mesin sesuai dengan kondisi yang dialami oleh sepeda motor.

Dapat ditarik kesimpulan bahwa fungsi transmisi pada kendaraan sebagai berikut:

  • Ketika kendaraan berhenti, mesin kendaraan dapat tetap dalam keadaan menyala atau hidup.
  • Dapat membuat kendaraan bisa berjalan mundur sesuai dengan kebutuhan pengemudi.
  • Mengubah momen-momen yang dihasilkan oleh mesin sesuai dengan kebutuhan pengemudi.
  • Meneruskan tenaga serta putaran mesin dari kopling hingga ke poros propeller.

Tujuan Transmisi

Baik transmisi manual maupun transmisi otomatis yang digunakan dalam kendaraan memiliki tujuan yakni memberikan para pengemudi bermacam-macam jenis kecepatan yang diinginkan. Hal itu dikarenakan adanya rentang tenaga dan rentang putaran mesin yang terbatas dari mesin mobil.

Salah satu contohnya adalah banyak pemilik mobil di Indonesia kini memakai transmisi otomatis untuk menghindari kemacetan di kota-kota besar Indonesia. Karena tanpa adanya gigi transmisi, kecepatan mobil akan dibatasi oleh satu rasio gigi. Sehingga hal tersebut dapat membuat pengemudi kesusahan dalam mendapatkan kecepatan mobil yang diinginkan.

Dan transmisi manual bertujuan untuk memindahkan tenaga mesin kendaraan sesuai dengan kondisi mengemudi. Dengan kata lain, transmisi ini bertujuan untuk dapat menghasilkan tenaga yang lebih besar, melakukan gerakan mudur serta menjalankan roda dengan kecepatan tinggi.

Cara Kerja Transmisi Manual

Secara umum, transmisi manual merupakan salah satu komponen sistem pemindah tenaga yang memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Meneruskan tenaga atau putaran mesin dari kopling menuju poros propeler shaft.
  • Merubah momen yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan.
  • Memungkinkan kendaraan bisa berjalan mundur pada kendaraan yang kategorinya lebih dari dua roda.

Jenis Transmisi

Berikut jenis-jenis dari transmisi antara lain:

Transmisi Manual

Transmisi manual merupakan transmisi yang dipakai pada kendaraan bermotor yang menggunakan kopling atau clutch. Transmisi manual akan dioperasikan oleh pengemudi untuk mengatur perpindahan torsi mesin ke transisi. Selain itu juga memindahkan gigi yang sedang dioperasikan menggunakan tangan maupun kaki.

Cara kerja dari transmisi manual dan komponen-komponennya adalah bagian dari sistem pemindah tenaga dari suatu kendaraan. Dengan arti lain sebagai sistem yang berfungsi untuk mengatur tingkat kecepatan dalam proses memindahkan tenaga dari sumber tenaga kemudian diteruskan ke roda kendaraan.

Transmisi Otomatis

Berbeda dengan transmisi manual, transmisi otomatis merupakan transmisi yang melakukan pemindahan gigi percepatan secara otomatis di mana transmisi yang dipakai adalah transmisi otomatis jenis V-belt “CVT”. CVT itu sendiri merupakan sistem transmisi daya dari mesin yang menuju bank belakang dengan menggunakan sabuk di mana menghubungkan antara primary sliding shave dengan primary vixed shaved yang memakai prinsip gaya gesek.

Transmisi Semiotomatis

Transmisi jenis ini mungkin terdengar asing karena jarang sekali digunakan. Transmisi semiotomatis yaitu jenis transmisi yang berfungsi untuk melakukan perpindahan gigi percepatan dengan tanpa menginjak kopling.

Dari ketiga jenis di atas, transmisi manual dan transmisi otomatis yang sering digunakan sebagai sistem penggerak pada kendaraan baik itu kendaraan bermotor maupun mobil.

Komponen Transmisi

Transmisi ini tentu memiliki komponen-komponen agar bisa berfungsi dengan baik. adapun beberapa komponen transmisi sebagai berikut:

  • Main gear
    Main gear ini terpasang di main shaft dengan perantara bearing. Jumlahnya tergantung pada jumlah tingkat kecepatan yang terdapat di transmisi. Fungsi main gear ini yaitu untuk menghasilkan gear ratio bersama dengan counter gear yang disesuaikan dengan tingkat kecepatan.
  • Counter gear
    Counter gear ini terdiri beberapa gear yang disatukan. Banyaknya gear tersebut disesuaikan pada banyaknya tingkat kecepatan. Fungsinya yaitu untuk dapat memindahkan putaran dari input shaft menuju main gear dan juga membuat gear ratio.
  • Reverse idlre gear shaft
    Gear jenis ini berfungsi untuk dapat menghubungkan counter gear dengan main reverse sehingga main reverse gear mampu berputar berlawanan dengan arah input shaft.
  • Input shaft
    Input shaft ini disatukan dengan main drive gear di mana berfungsi untuk dapat memindahkan putaran dari clutch ke counter gear.
  • Main shaft
    Main shaft ini berfungsi sebagai output transmisi dan juga tempat pemasangan main gear dan hub set antara main shaft bersama input shaft transmission yang mampu berputar bebas karena dihubungkan oleh perantara bearing.
  • Gigi percepatan
    Gigi percepatan dalam transmisi berfungsi untu merubah momen yang dihasilkan oleh mesin sesuai dengan kebutuhan kendaraan baik itu beban mesin maupun kondisi jalan.
  • Interlock system
    Interlock system dipasang pada transmisi karena setiap tingkat kecepatan hanya dibolehkan terjadi satu gear yang masuk. Hal itu dikarenakan setiap main gear memiliki gear ratio yang berbeda.

Dapat kita simpulkan bahwa transmisi merupakan sistem pemindahan tenaga dari mesin ke diferensial lalu ke poro axle yang nantinya membuat roda dapat berputar dan menggerakkan sebuah kendaraan.

Transmisi ini memiliki tiga jenis yaitu transmisi manual, transmisi otomatis dan transmisi semiotomatis. Selain itu, tujuan adanya transmisi adalah memudahkan pengemudi untuk mendapatkan kecepatan yang diinginkan.