TI

Virtual Machine: Fungsi – Jenis dan Contohnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Semakin maju zaman, maka akan semakin maju pula teknologi yang digunakan. Hal ini bersesuaian dengan yang digalakkan pada revolusi industri 4.0.

Belum lama ini tersiar kabar bahwasannya akan ada peralihan ke era digital. Misalnya pemakaian TV analog akan digantikan dengan TV digital sesuai dengan yang dikabarkan dari pemerintah. Selain versi digital, ada pula istilah virtual. Istilah ini biasa diketahui pada saat akan melakukan pembayaran.

Berbicara mengenai istilah virtual, kali ini akan dibahas mengenai virtual machine. Apa itu virtual machine? Selengkapnya akan diulas di bawah ini berikut dengan fungsi, jenis, kelebihan dan kekurangan, cara kerja, serta contoh dari virtual machine itu sendiri.

Apa Itu Virtual Machine?

Virtual machine merupakan salah satu contoh rekayasa atau program dari perangkat lunak yang memiliki double peran, selain sebagai perangkat lunak itu sendiri, ia juga bisa berperan sebagai perangkat keras yang dapat menjalankan tugas aplikasi, program, pengelolaan dan pengolahan script secara virtual.

Istilah yang paling sering digunakan untuk mengartikan virtual machine ialah adanya rumah di dalam rumah dimana virtual machine dapat membuat ruang kedua pada komputer dan aktivitas di dalamnya pun tak akan berpengaruh pada komputer utama.

Fungsi Virtual Machine

Segala sesuatu tercipta pasti memiliki fungsi, begitu pun dengan virtual machine yang memiliki fungsi. Fungsi dari virtual machine tersebut ialah sebagai berikut.

  1. Menguji Sistem Operasi, untuk mengetahui tingkat kompetibelnya suatu perangkat, disk image dapat bekerja atau tidak, dan mengetahui kecocokan antar muka.
  2. Mengupdate Sistem Operasi, untuk melihat gambaran kemungkinan terburuk yang terjadi pada saat melakukan update OS, seperti terjadinya blue screen, gagal booting dan sistem disk rusak yang bisa menghilangkan seluruh data tersimpan.
  3. Menguji Software dan Aplikasi, untuk dapat mengetahui apakah program instaler, baik software maupun aplikasi dapat berjalan dengan baik dan mampu mengkonfigurasi penyesuaiannya agar kinerjanya lancar di komputer utama, serta menguji aplikasi baru pada sebuah sistem agar lebih aman.
  4. Support Virtualisasi Komputer Server, untuk mendukung penyediaan web hosting dan dapat mengoptimalkan seluruh fungsi sehingga beban kerja pada komputer menjadi lebih ringan dan terdistribusi secara merata ke sumber jaringan.
  5. Support Virtualisasi Desktop, untuk mengetahui gambaran dari OS dan aplikasi yang berjalan pada komputer desktop .
  6. Virtualisasi Jaringan, untuk meniru fungsional jaringan fisik yang dapat meningkatkan kecepatan dan kinerja jaringan tersebut.

Jenis Virtual Machine

Teknologi virtual machine ini memiliki beberapa jenisnya, di bawah ini akan dipaparkan dua jenis virtual machine tersebut.

  1. Process Virtual Machine, yakni sistem operasi yang dijalankan sebagai aplikasi utama pada perangkat yang menjadi host. Contohnya adalah  JVM (Java Virtual Machine).
  2. System Virtual Machine, yakni OS sudah sepenuhnya di-virtualisasi agar bisa digunakan seperti komputer fisik, sehingga bisa beroperasi pada sebuah operating system dan server.

Kelebihan Virtual Machine

Setelah mengetahui fungsi dari virtual machine di atas, tentunya terasa sangat menguntungkan, bukan? Nah, selaras dengan hal tersebut tentu saja virtual machine memiliki beberapa kelebihan. Berikut kelebihan virtual machine tersebut.

  1. Bersifat Efisien dan Fleksibel, yakni user bisa menggunakan berbagai macam OS dalam satu device disesuaikan dengan kebutuhan.
  2. Maintenance-nya mudah, yakni pemeliharaan software-nya lebih mudah untuk dikelola dan lebih murah pula biayanya.
  3. Kinerja yang hebat, yakni tercermin dari lebih ringannya beban kerja pada komputer.

Kekurangan Virtual Machine

Dimana ada kelebihan, disitu ada kekurangan. Tak ada yang sempurna seratus persen, begitu pun dengan virtual machine . Selain kelebihannya yang telah diulas sebelumnya, ia juga memiliki kekurangan. Di bawah ini akan dijabarkan apa saja yang termasuk dalam kekurangan virtual machine tersebut.

  1. Mendominasi lokasi hardware di komputer utama.
  2. Virtualisasi system menjadi sangat kompleks.
  3. Memakan ruang penyimpanan data virtual, sehingga kapasitas RAM pada komputer utama bekurang.
  4. Mengambil sebagian fungsi prosesor pada komputer utama.

Agar mendapatkan hasil yang lebih baik, disarankan agar menggunakan komputer dengan spek yang tinggi sebagai komputer utama apabila ingin menggunakan software virtual machine.

Cara Kerja Virtual Machine

Cara kerja virtual machine diibaratkan seperti barisan layer yang berlapis-lapis. Lapisan tersebut terdiri dari 3 lapisan yakni perangkat keras ( layer hardware virtual), kernel, system program.

Pertama, software virtual machine atau bisa juga disebut dengan VMware akan membuat layer hardware virtual pada komputer user, lalu VMware tersebut akan membuat penyimpanan virtual, CPU virtual, RAM virtual, DVD ROM virtual, dan komponen virtual lainnya.

Kemudian,  layer software virtual akan menggantikan posisi komputer fisik atau host computer menjadi virtual machine sesuai dengan yang dibutuhkan user.

Terakhir, layer operation system akan menginstal virtual machine dimana OS tersebut akan berjalan secara terisolasi di sistem operasi utama.

Contoh Software Virtual Machine

Apabila tertarik untuk menggunakan virtual machine, di bawah ini akan diberikan beberapa contoh software virtual machine .

1. Hyper-V

OS (Operation system) yang di support Hyper-V antara lain Windows server, Windows XP, Windows SP, dan beberapa versi Linux.

2. Virtual Box

OS (Operation system) yang bisa digunakan pada software virtual box adalah Mac Windows dan Linux. Sedangkan, untuk pengguna perangkat Apple, Virtual Box bisa menjadi host Mac client virtual machine .

3. Qemu

OS (Operation system) yang bisa menjalankan virtual machine pada Qemu adalah sistem operasi Linux dan Windows.