Edukasi

13 Bahasa Paling Banyak Penutur di Dunia

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Bahasa merupakan sarana untuk berkomunikasi dan mengungkapkan ekspresi kita. Uniknya setiap daerah memiliki bahasa yang berbeda yang menjadikan bahasa tersebut sebagai identitas mereka. Setidaknya ada lebih dari 6000 bahasa yang ada di dunia. Dari sekian banyaknya bahasa tersebut berikut adalah bahasa yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. 

1. Bahasa Mandarin

Mungkin kamu mengira bahwa bahasa yang paling banyak dituturkan adalah bahasa Inggris sebab digunakan sebagai bahasa internasional. Namun ternyata perkiraan tersebut salah karena pada faktanya bahasa Mandarin lah yang menempati posisi pertama sebagai bahasa paling banyak digunakan. Bahasa Mandarin merupakan bahasa resmi yang digunakan di negeri tirai bambu atau China. Seperti yang kita ketahui bahwa China memiliki penduduk yang besar yaitu 1,4 Milyar jiwa pada tahun 2019.

Seluruh penduduk China diwajibkan berbahasa resmi yaitu bahasa Mandarin. Penutur bahasa Mandarin semakin bertambah karena bahasa ini tidak hanya dituturkan di China saja melainkan di berbagai negara seperti Taiwan, Hongkong, Singapura, dan di negara lainnya. Tak heran karena memang warga China banyak melakukan migrasi ke banyak negara. Selain menjadi bahasa paling banyak digunakan, Mandarin juga ditetapkan sebagai salah satu bahasa resmi PBB

2. Bahasa Spanyol

Mungkin di Indonesia bahasa Spanyol tidak begitu populer namun siapa sangka justru bahasa ini menjadi bahasa terbesar kedua setelah bahasa Mandarin. Bahasa Spanyol merupakan bahasa yang digunakan di negara Spanyol yaitu sebuah negara monarki yang berada di benua Eropa. Bahasa ini menjadi bahasa pertama bagi 440 juta jiwa. 

Penduduk Spanyol memang hanya berjumlah sekitar 40 juta jiwa namun bahasa Spanyol telah digunakan di 20 negara berbeda. Negara-negara yang menuturkan bahasa Spanyol antara lain Argentina. Bolivia, Chili, Kolombia, Kosta Rika, Kuba, Ekuador, Republik Dominika, El Salvador,  Guinea ecuator, Guatemala, Honduras, Mexico, Nicaragua, Panama, Paraguay, Peru, Uruguay, dan Venezuela. 

Tak hanya menjadi bahasa terbesar kedua bahasa Spanyol juga menjadi bahasa paling populer dan banyak dipelajari ketiga di dunia. Bahasa Spanyol juga banyak dituturkan di Amerika sebab banyak warga Spanyol yang bermigrasi dan menetap di sana. 

3. Bahasa Inggris

Bahasa Inggris merupakan bahasa yang telah ditetapkan sebagai bahasa internasional. Meski begitu ternyata jumlah penutur bahasa Inggris tidak sebanyak bahasa Mandarin dan bahasa Spanyol. Bahasa Inggris berada di urutan ketiga sebagai bahasa paling banyak dituturkan. Bahasa Inggris menjadi bahasa ibu di berbagai negara seperti Britania Raya, Irlandia, Amerika Serikat, Kanada, Australia, Selandia Baru dan sebagian negara di Karibia. 

Bahasa Inggris bahkan menjadi bahasa resmi di 50 negara. Bahasa ini menjadi semakin populer karena pada zaman dahulu kerajaan Inggris menguasai berbagai wilayah di seluruh dunia. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penyebaran bahasa Inggris. Bahasa Inggris dinilai lebih mudah dipahami dan dipelajari oleh orang lain sehingga bahasa ini ditetapkan sebagai bahasa internasional. Hingga saat ini telah ada 360 juta jiwa yang menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa utama mereka. 

4. Bahasa Hindi

Bahasa Hindi adalah bahasa resmi yang digunakan di India selain bahasa Inggris. Bahasa Hindi masuk ke dalam daftar bahasa paling banyak digunakan. Setidaknya ada 180 juta jiwa yang menggunakan bahasa hindi sebagai bahasa ibu mereka dan 300 juta jiwa sebagai bahasa kedua. Kemungkinan faktor persebaran bahasa Hindi dipengaruhi oleh kebudayaan Persia kuno. 

Bahasa hindi diperkirakan muncul pada abad ke 7 Masehi. Bahasa yang pada awalnya digunakan oleh masyarakat India utara ini merupakan turunan dari bahasa Sansekerta. Bahasa Hindi masuk ke dalam kelompok bahasa Indo-Arya yang merupakan cabang rumpun bahasa Indo-Iran dan Indo-Eropa. Selain di wilayah India dan Pakistan, bahasa Hindi juga dapat ditemukan di Afrika Selatan , Mauritius , Bangladesh , Yaman , dan Uganda. Bahasa Hindi dikenal juga sebagai bahasa Hindustan dan huruf-hurufnya dikenal dengan nama huruf Devanagari. 

5. Bahasa Bengali

Bagi masyarakat Indonesia, bahasa Bengali atau disebut juga sebagai bahasa Bangla masih sangat jarang terdengar. Namun bahasa ini masuk ke dalam daftar bahasa paling banyak dituturkan. Penutur asli bahasa Bengali adalah orang-orang Hindu yang berada di India dan Bangladesh. Bahasa ini telah menjadi bahasa pertama bagi 220 juta penduduk dan menjadi bahasa kedua atau yang lainnya bagi 260 juta penduduk di muka bumi. 

Sama dengan bahasa Hindi atau hindustan, bahasa Bengali juga merupakan turunan dari bahasa Sansekerta dan masuk bagian dari rumpun bahasa Eropa yang muncul pada abad ke 11 Masehi. Kata Bengali disematkan oleh Inggris untuk menyebut orang-orang Bengala. Kata tersebut diambil dari “Vanga” yang kemudian berkembang menjadi “Bangalaah” hingga akhirnya menjadi “Bengali”. Bahasa Bengali terbagi menjadi dua dialek yaitu bahasa standar atau disebut dengan Shadhu Basha dan bahasa non standar atau Cholit basha. 

Huruf-huruf yang terdapat dalam bahasa Bengali merupakan hasil perkembangan dari huruf Devanagari Hindi sehingga tak heran apabila banyak ditemukan kemiripan di antara keduanya. Saat ini, bahasa Bengali telah menjadi bahasa resmi di India bersama dengan bahasa Hindi. 

6. Bahasa Portugis

Bahasa Portugis merupakan bahasa yang berasal dari negara Portugal. Namun penggunaannya tidak hanya di Portugal saja melainkan di negara-negara tetangganya seperti Brazil, Angola, Mozambik, Timor-timur, Makau, dan lainnya. Bahasa Portugis merupakan bagian dari bahasa Roman yang juga masih masuk ke dalam kategori rumpun bahasa Indo-Eropa. Bahasa ini menjadi bahasa Romawi yang paling banyak dituturkan kedua setelah bahasa Spanyol. 

Berdasarkan catatan Ethnologue, bahasa Portugis telah dituturkan oleh lebih dari 220 juta penduduk dengan penutur asli sebanyak 10 juta jiwa. Diketahui salah satu faktor penyebaran bahasa Portugis adalah penjelajahan mereka pada abad ke 15-16 Masehi. 

Bahasa Portugis bermula dari bahasa Latin Vulgar yang berkembang pada masa kekaisaran Romawi Kuno. Ketika kaisar Romawi Kuno berhasil menaklukan Semenanjung Iberia terdapat berbagai macam dialek namun bahasa Portugis belum dianggap pada saat itu. Hingga akhirnya Portugal mendirikan Universitas dan menggunakan bahasanya Sendiri yaitu pada tahun 1290 M. Sejak saat itulah bahasa Portugis dianggap menjadi sebuah bahasa tersendiri. 

7. Bahasa Rusia

Bahasa Rusia merupakan bagian dari bahasa Slavia yang telah dituturkan oleh setidaknya 154 juta Jiwa. Selain di Rusia, bahasa Rusia juga menjadi bahasa resmi di beberapa negara seperti Belarus, Kazakhstan, Kirgistan dan Tajikistan. Sementara itu bahasa Rusia juga digunakan sebagai bahasa kedua di negara-negara lain seperti di wilayah Asia Tengah, Kaukasia dan Eropa Timur Asia. 

Pada Era Soviet, meskipun banyak memiliki etnis yang berbeda-beda namun mereka menjadikan bahasa Rusia sebagai bahasa persatuan mereka. Setelah Soviet pecah barulah negara-negara lain menggunakan bahasa mereka sendiri namun sebagian dari mereka tetap mampu berbahasa Rusia. Persebaran bahasa ini semakin luas dengan adanya imperialisme yang dilakukan Rusia di wilayah Eurasia. Bahasa Rusia dipelajari oleh negara-negara pakta warsawa dan negara lainnya yang bersekutu dengan Uni Soviet. 

Huruf-huruf yang terdapat pada bahasa Rusia tercipta pada abad ke 9 oleh Saint Cyrill dan  Saint Methodius. Oleh sebab itulah huruf tersebut dikenal dengan nama huruf Kiril. 

8. Bahasa Jepang

Sesuai dengan namanya, bahasa Jepang merupakan bahasa yang berasal dari negara Jepang. Bahasa ini menjadi bahasa paling banyak dituturkan ke 8 dengan jumlah penutur sebanyak 128 juta penutur asli. Tak hanya di Jepang, bahasa Jepang juga banyak digunakan di Taiwan dan Korea. Mereka adalah orang-orang Jepang yang berpindah ke sana pada masa penjajahan dan tetap menggunakan bahasa ibu mereka untuk berkomunikasi sehari-hari. 

Penutur bahasa Jepang semakin luas sebab bahasa ini dipelajari oleh sekolah-sekolah di negara lain bahkan di Indonesia. Sementara itu sistem penulisan huruf Jepang ditemukan pada abad ke 4 Masehi yang disebut dengan huruf Kanji. Sistem penulisan bahasa Jepang sendiri terbagi menjadi tiga yaitu Hiragana, Katakana, dan Kanji. Huruf Hiragana yang mulai dikembangkan pada abad ke 10 merupakan bentuk penyederhanaan huruf kanji yang dinilai terlalu rumit dan unik. Oleh sebab itu hiragana diciptakan agar orang-orang dapat menulis dengan huruf Jepang dengan cepat. 

9. Bahasa Jerman

Bahasa Jerman merupakan bahasa yang berasal dari Jerman dan telah dijadikan bahasa resmi di Austria dan Liechtenstein. Negara lain yang juga banyak menggunakan bahasa Jerman adalah Swiss, Luksemburg, Belgia dan negara Uni Eropa lainnya. Bahasa Jerman juga menjadi salah satu bahasa yang banyak digunakan sebagai mata pelajaran di sekolah-sekolah Indonesia. Bahasa Jerman memiliki penutur asli sebanyak lebih dari 100 juta jiwa.

Perkembangan bahasa Jerman dimulai pada abad ke 8 Masehi dan berasal dari rumpun bahasa Proto-Jermanik. Bahasa Jerman terbagi menjadi dua dialek yaitu bahasa Jerman Tinggi yang disebut sebagai Hochdeutsch dan Bahasa Jerman Renda atau Plattdeutsch. Hingga saat ini bahasa Jerman telah mengalami beberapa fase perubahan konsonan terutama pada dialek Jerman tinggi. 

10. Bahasa Arab

Bahasa Arab merupakan salah satu bahasa yang paling banyak digunakan sekaligus menjadi bahasa paling berpengaruh terhadap bahasa-bahasa lain. Hal tersebut terjadi karena bahasa Arab merupakan bahasa yang digunakan dalam kitab suci Al Quran yang dan terus dipertahankan selama 14 abad. Bahasa Arab merupakan bahasa yang berasal dari bahasa Aramaik yang banyak dituturkan di wilayah Palestina. 

Berdasarkan sejarahnya, bahasa Arab dibawa oleh nabi Ibrahim dan keluarganya. Nabi Ibrahim beserta istri dan anaknya kemudian bermigrasi ke Mekkah. Setelah istri nabi Ibrahim yaitu Siti Hajar menemukan sumber mata air zam-zam kota Mekkah semakin ramai dikunjungi orang dari berbagai latar belakang bahasa yang berbeda. Perbedaan tersebutlah yang menjadi cikal bakal bahasa Arab. 

Hingga saat ini bahasa Arab telah dituturkan oleh lebih dari 250 juta jiwa. Beberapa negara yang menggunakan bahasa Arab antara lain Aljazair, Chad, Gambia, Irak, Israel, Komoro, Kuwait, Lebanon, Libya, Morocco, Mesir, Oman, Palestina, Sudan, Suriah, Tunisia, Yaman, dan Yordania. 

11. Bahasa Perancis 

Bahasa Perancis merupakan bahasa yang digunakan di negara Perancis, Belgia, Luksemburg, Monako, Vatikan, Swiss, dan sebagian di Amerika. Bahasa Perancis merupakan bahasa Romawi yang berkembang dari bahasa Latin. Awal perkembangannya dimulai pada masa kepemimpinan kaisar Romawi Julius Caesar. 

Pada saat Kaisar Romawi Julius Caesar berhasil menaklukan Gaul yang sekarang ini menjadi wilayah Perancis, ia menemukan orang-orang berbicara dengan menggunakan bahasa Gaulish. Bahasa tersebut mirip dengan bahasa latin namun memiliki beberapa perbedaan. Hingga pada tahun 900 M bahasa Latin berkembang menjadi bahasa Perancis Kuno. Hingga saat ini bahasa Perancis memiliki 129 penutur dengan 77 juta penutur asli. 

12. Bahasa Korea 

Budaya Korea saat ini sedang marak digemari hampir di seluruh negara. Bahasa Korea menjadi salah satu budaya yang banyak peminat untuk mempelajarinya. Faktanya bahasa Korea masuk ke dalam daftar bahasa paling banyak dituturkan dengan jumlah penutur sebanyak 77,5 juta. Sementara itu sistem penulisan bahasa Korea disebut dengan Hangeul. 

Hangeul diciptakan oleh Raja keempat Korea pada era Dinasti Joseon yaitu Raja Agung Sejong. 

Sebenarnya pada saat itu masyarakat Korea sudah memiliki bahasa lisan sendiri namun untuk penulisan mereka mengandalkan tulisan China. Huruf-huruf China pun hanya dapat dipelajari oleh kaum-kaum bangsawan. Hal tersebut mendorong Raja Sejong untuk menciptakan bahasa dan tulisannya sendiri dengan harapan rakyatnya lebih makmur dan cerdas. 

13. Bahasa Marathi 

Bahasa Marathi adalah bahasa yang digunakan di negara bagian India dan beberapa negara lainnya seperti Gujarat, Madhya Pradesh, dan Karnataka. Bahasa Marathi adalah bahasa yang paling banyak dituturkan ke 3 di India. Sebanyak 70 juta orang menjadikan bahasa bahasa Marathi sebagai bahasa ibu mereka. 

Sama seperti bahasa lainnya di India, bahasa Marathi juga mendapat pengaruh dari bahasa Sansekerta. Selain Sansekerta, bahasa ini juga dipengaruhi oleh Persia, Inggris, dan Portugis. Bahasa Marathi menjadi salah satu bahasa yang kompleks dimana setiap angka satu hingga seratus memiliki namanya sendiri. Sehingga jika kamu ingin menguasai bahasa ini makan harus menghafal satu persatu angka tersebut.