10 Contoh Tumbuhan yang Berkembang Biak dengan Umbi Batang

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tumbuhan sama seperti manusia dan hewan, karena merupakan makhluk hidup mereka memperbanyak diri dengan cara berkembang biak. Oleh sebab itu, terdapat dua jenis perkembangbiakan pada tumbuhan, yakni secara generatif dan vegetatif; generatif dimaksudkan pada proses perkawinan dan vegetatif adalah sistem perkembangbiakan tanpa perkawinan (termasuk sistem rhizoma dan sistem umbi batang).

Pada sistem generatif, tumbuhan berkembang biak melalui penyerbukan bunga, sebaliknya tumbuhan vegetatif bisa berkembang biak sendiri baik secara alami maupun buatan atau dengan bantuan manusia tanpa harus kawin. Untuk tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang, maka perkembangbiakannya bisa tergolong sebagai jenis vegetatif.

Umbi-umbian sendiri merupakan jenis tumbuhan yang perkembangbiakannya terdiri dari sistem rhizoma atau akar tinggal, umbi batang, spora, umbi lapis, adventif, tunas, maupun stolon atau geragih. Sistem perkembangbiakan bahan-bahan nabati yang diperoleh dari dalam tanah tersebut masing-masing memiliki contoh tanaman yang biasa kita jumpai dan gunakan untuk masakan dan obat tradisional.

Bagaimana proses perkembangbiakan umbi batang?

Perkembangbiakan tumbuhan dengan umbi batang terjadi ditandai dengan tumbuhnya batang atau modifikasi struktur batang di dalam permukaan tanah setelah proses penanaman bagian tanaman (khususnya batang atau umbinya langsung). Penanaman dilakukan seperti pada umumnya, yakni membuat lubang pada tanah, menaruh bagian tanaman/umbi di dalamnya, ditutup kembali dengan tanah, dan dipelihara melalui pemupukan, pemberian air, dan paparan matahari.

Batang yang tumbuh di dalam tanah akan berkembang dan terus membesar dengan adanya cadangan makanan yang terkandung di dalamnya. Ketika umbi tersebut ditanam kembali di dalam tanah lainnya, dengan perawatan yang benar maka umbi langsung tumbuh menjadi tanaman baru lagi.

Dan kali ini kita akan mengetahui tentang tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang di mana pembentukannya merupakan hasil modifikasi batang tumbuhan yang berguna sebagai penyimpanan cadangan makanan. Manusia sering memanfaatkan umbi batang karena kemampuannya bertunas dan berakar untuk kepentingan perbanyakan vegetatif.

Ciri-ciri umbi batang

Walau penanaman umbi-umbian lainnya bisa sama-sama di dalam tanah, umbi batang pada dasarnya tumbuh di dalam tanah dan kemudian menyimpan cadangan makanan di bagian batang; seperti berikut ciri-ciri utama dari umbi batang :

  • Bentuk daun adalah oval
  • Bentuk batang berongga dengan bentuk segi empat atau segi lima dan berwarna hijau tua
  • Bentuk batang daun dapat menyebar, tegak, atau menjalar dengan panjang batang 50-120 cm
  • Warna daun adalah hijau, abu-abu, atau kemerahan
  • Batang bertekstur keras
  • Tulang daun menyirip
  • Akar berukuran kecil dengan tekstur halus dan cenderung menjalar
  • Akar umbi batang umumnya menggerombol dan ada di bagian dalam tanah sekitar 25 cm dari permukaannya
  • Terdapat kandungan tepung dan zat makanan
  • Bunga umbi batang berukuran kecil dengan warna kemerahan atau keunguan
  • Bunga umbi batang diketahui mengandung racun tinggi dari kandungan solonimnya

Berikut contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang

1. Bengkuang

Bengkuang (Pachyrhizus erosus) sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia dan buah yang sudah terlalu familiar ini pun merupakan contoh tumbuhan yang perkembangbiakannya melalui sistem umbi batang. Pertumbuhannya sangat baik khususnya di daerah panas dengan tingkat kelembapan lingkungan yang tinggi.

Perkembangbiakan bengkuang terjadi begitu mudah, yakni setelah penanaman batang atau umbi maka akan tumbuh batang di dalam tanah. Umbi batang akan tumbuh di dalam tanah dengan cara menjalar dan dari batang tersebut tumbuh batang-batang lain yang membesar dan menjadi penyimpan cadangan makanan.

Dari umbi atau batang-batang baru tersebut kemudian akan timbul tumbuhan-tumbuhan bengkuang baru. Selama memperoleh sinar matahari yang selalu penuh, tumbuhan yang berasal dari Amerika dan masih tergolong suku polong-polongan (Fabaceae) ini akan dapat bertahan hidup dengan sempurna.

2. Gembili

Gembili (Dioscorea esculenta) merupakan jenis tumbuhan yang juga berkembang biak dengan umbi batang. Perkembangbiakan gembili dengan umbi batang dapat dengan cara setek (dilakukan dengan cara memotong bagian tanaman untuk ditanam) maupun cara merunduk (dilakukan dengan cara membengkokkan/membenamkan batang ke dalam tanah).

Menggunakan cara apapun, intinya setelah batang ditanam di dalam tanah maka akan cepat tumbuh tunas yang kemudian membentuk tumbuhan gembili baru. Batang yang tumbuh menjalar di dalam tanah nantinya dapat menumbuhkan batang-batang umbi lainnya.

3. Suweg

Suweg (Amorphophallus paeoniifolius) disebut dengan Elephant Foot Yam dalam bahasa Inggrisnya. Ciri dari tumbuhan yang berkembang biak dengan umbi batang ini adalah daunnya yang berukuran kecil namun runcing di bagian ujungnya.

Perkembangbiakan suweg terjadi bisa secara generatif maupun vegetatif, untuk cara vegetatifnya adalah dengan umbi batang. Usai penanaman batang/umbi, batang akan tumbuh di dalam tanah dan berkembang dengan kemunculan batang-batang baru lainnya membentuk tanaman umbi baru.

4. Ubi Jalar

Ubi jalar (Ipomoea batatas) adalah contoh lain dari tumbuhan yang perkembangbiakannya dengan umbi batang. Dikenal dengan nama lain seperti ketela, ubi manis, ubi rambat, petatas, maupun ubi jenderal, ubi jalar adalah tanaman dengan batang tak berkayu, akarnya merupakan akar serabut, bentuk daun menyerupai hati, dan bentuk bunga mirip terompet.

Perkembangbiakan ubi jalar dengan cara umbi batang adalah ketika batang tumbuh di dalam tanah dan kemudian semakin besar. Batang yang menggelembung berisi cadangan makanan dan nantinya semakin banyak; umbi ubi jalar akan tumbuh dengan banyak batang lagi di dalam tanah membentuk tumbuhan baru ketika ditanam di tanah lain lagi.

5. Sente

Sente (Alocasia macrorrhizos) adalah tumbuhan dengan perkembangbiakan umbi batang yang banyak dijumpai di daerah tropis dan subtropis. Tanaman yang berasal dari India dan kini banyak ditemukan di Asia Tenggara ini bisa tumbuh dengan baik secara subur selama memperoleh sinar matahari yang penuh.

Perkembangbiakan sente secara aseksual atau dengan umbi batang adalah melalui pertumbuhan batang di dalam tanah yang menggembung sebagai tempat cadangan makanan. Batang lainnya juga akan tumbuh dengan sendirinya dan membesar; umbi dapat membentuk tanaman baru ketika ditanam di tanah baru.

6. Keladi

Keladi (Caladium) merupakan tumbuhan yang masih termasuk dalam suku talas-talasan dengan perkembangbiakan melalui umbi batang. Dari segi daun, tumbuhan keladi berdaun lebar memanjang ke depan menyerupai bentuk hati dengan corak kombinasi warna hijau, putih, merah dan merah muda.

Tidak sedikit pula yang menganggap bahwa keladi merupakan tumbuhan dengan daun menyerupai bentuk sayap malaikat. Perkembangbiakannya adalah dengan bertunas (menghasilkan batang-batang penyimpan cadangan makanan di dalam tanah) apabila umurnya sudah cukup; umbi ini mampu menghasilkan tanaman baru dari batang yang ditanam dalam bentuk tunas tanpa harus ada proses perkawinan.

7. Dahlia

Dahlia (Dahlia apiculata) merupakan jenis tanaman bunga hias yang juga berkembang biak dengan umbi batang. Perkembangbiakan secara vegetatif ini belum banyak diketahui karena bunganya yang tampak indah; meski demikian, dahlia tergolong sebagai perdu berumbi dengan pertumbuhan musiman.

Perkembangbiakan dengan umbi batang pada tumbuhan dahlia sama seperti tumbuhan umbi batang lainnya, yakni tumbuh batang di dalam tanah. Yang membedakan adalah batang tidak memperbanyak diri, melainkan dari satu batang yang menggembung tumbuh tangkai-tangkai dahlia ke atas dan semakin dipangkas bunga akan tumbuh lebih banyak dengan batang yang lebih kuat.

8. Kencur

Kencur (Kaempferia galanga) merupakan contoh lain dari tumbuhan yang perkembangbiakannya dengan umbi batang. Perkembangbiakannya disebut dengan umbi batang karena batang yang tumbuh di dalam tanah kemudian membesar sebagai cadangan makanan lalu menumbuhkan tunas tanaman baru lagi dengan sendirinya.

Biasanya, penanaman tumbuhan kencur di tanah sedikit berpasir yang tingkat keasaman tanahnya 6-7 di musim penghujan dengan tanah berwarna hitam. Masa penanaman kencur sampai akhirnya bisa dipanen adalah sekitar 7-9 bulan, namun kembali lagi hal ini tergantung pada seberapa baik keadaan tumbuhan.

9. Talas

Talas (Colocasia esculenta) merupakan tumbuhan yang juga berkembang biak dengan umbi batang. Tumbuhan monokotil tegal dengan akar serabut, liar dan pendek ini memiliki tinggi sekitar 90-180 cm dan umbinya berbentuk bulat kecoklatan yang hidup subur di tanah yang gembur.

Perkembangbiakan talas dengan umbi batang terjadi melalui pertumbuhan batang yang telah ditanam ke dalam tanah yang kemudian dapat membesar untuk mengandung cadangan makanan. Batang atau umbi ini kemudian menumbuhkan tunas-tunas bakal tumbuhan-tumbuhan baru, yakni memperbanyak diri secara aseksual.

10. Kentang

Kentang (Solanum tuberosum) adalah tanaman umbi yang juga berkembang biak dengan umbi batang walau banyak orang masih mengetahui dan menganggap bahwa kentang adalah tanaman umbi akar. Penanaman kentang agar dapat tumbuh subur dan baik adalah di wilayah dataran tinggi (1.500-3.000 meter di atas permukaan laut).

Perkembangbiakan untuk proses memperbanyak kentang secara aseksual adalah menanam umbi kentang langsung ke dalam tanah. Penanaman yang dilakukan adalah dengan sepotong kentang atau umbi kentang bermata tunas untuk menjamin perkembangbiakan dan pertumbuhan tanaman baru.

Pastikan umbi yang hendak ditanam minimal mempunyai satu kuncup atau “mata” supaya bisa bertunas. Nantinya, dari tanaman induk di dalam tanah akan tumbuh batang dan selanjutnya dari batang yang sama akan memunculkan batang-batang lain yang menjadi tumbuhan baru.

fbWhatsappTwitterLinkedIn