Geografi

Iklim Dingin: Pengertian, Ciri, Flora dan Fauna

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Iklim merupakan kondisi cuaca pada suatu wilayah yang terjadi dalam kurun waktu lama. Iklim ini ada karena pengaruh dari letak garis lintang, lereng, ketinggian, jarak dari perairan dan kondisi arus air laut.

Sehingga setiap wilayah dapat memiliki iklim yang berbeda-beda. Terdapat beberapa jenis iklim di dunia yakni iklim tropis, iklim subtropic, iklim sedang dan iklim dingin.

Apa itu Iklim Dingin ?

Iklim dingin adalah jenis iklim dimana suhu rata-ratanya mencapai kurang dari 10o Celcius setiap bulan dalam setahun. Biasanya daerah yang beriklim dingin memiliki tanah yang tertupi es maupun salju. Iklim dingin juga disebut sebagai iklim kutub.

Secara garis besar iklim dingin umumnya terjadi di daerah kutub yakni kutub utara dan kutub selatan. Serta iklim dingin terjadi sepanjang tahun di daerah kutub tersebut. Bahkan suhu di daerah tersebut juga dapat berada di bawah 0oCelcius.

Iklim dingin terbagi menjadi dua yaitu iklim tundra dan iklim es. Iklim tundra dapat ditandai dengan musim dingin yang berlangsung lama, musim panas berlangsung singkat, tanah membeku sepanjang tahun dan tumbuhan yang tumbuh berupa lumut maupun semak.

Sedangkan iklim es ditandai dengan suhu rendah terjadi terus menerus sehingga terdapat es abadi di Kawasan tersebut dan tumbuhan yang tumbuh hanya berupa lumut yang menutupi area bekas pencairan es tersebut.

Ciri Kawasan Beriklim Dingin

Berbagai kawasan yang ada di belahan dunia ini memiliki iklim yang tidak sama. Oleh karena itu, agar anda dapat mengetahui daerah yang memiliki iklim dingin maka kenalilah ciri-cirinya. Berikut adalah ciri kawasan beriklim dingin :

  • Tanahnya selalu tertutupi es dan salju.
  • Suhu daerahnya rendah yang mengakibatkan adanya salju abadi di daerah tersebut.
  • Pada musim dingin, suhunya sangat dingin bahkan cenderung ekstrem.
  • Pada musim panas, suhunya tidak panas melainkan terasa sejuk.
  • Musim panas yang terjadi di Kawasan tersebut hanya berlangsung singkat.
  • Rata-rata suhu setiap bulannya kurang dari 10o Celcius setiap bulan dalam setahun.
  • Curah hujan yang jatuh dalam bentuk kristal es kecil atau salju.

Wilayah Iklim Dingin

Berdasarkan garis lintang wilayah iklim dingin terletak di antara 66,5° sampai 90° LU dan 66,5° sampai 90° LS. Negara yang memiliki iklim dingin antara lain yaitu Alaska, Kanada, Islandia, Swedia, Norwegia, Kirgistan, Mongolia, Finlandia, dan Rusia bagian utara.

Wilayah yang mengalami iklim dingin mencakup sekitar 20% dari wilayah bumi yang ada. Di wilayah yang beriklim dingin beberapa akan selalu memiliki suhu dibawah 0oCelcius. Terdapat wilayah yang suhunya berada dibawah 0oCelcius yakni Yakutsk, Iqaluit, Fairbanks, Yellowknife dan Chucchill.

Flora Dan Fauna di Wilayah Iklim Dingin

Flora dan fauna setiap wilayah berbeda-beda karena dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor iklim, topografi, kondisi tanah, serta letak geografis. Namun, untuk kawasan beriklim dingin ini memiliki flora dan fauna yang bervariasi.

1. Flora di Wilayah Iklim dingin

Secara sederhana flora merupakan tanaman atau tumbuhan. Apabila setiap wilayah memiliki flora yang tumbuh didaerah tersebut. Berikut adalah beberapa flora di wilayah iklim dingin :

1. Lumut

Lumut merupakan salah jenis tumbuhan yang berada di kawasan iklim dingindan biasanya ditemukan menempel di bebatuan. Lumut yang hidup di wilayah iklim dingin antara lain yakni lumut kerak dan lumut sphagnum.

2. Semak

Semak merupakan jenis tumbuhan yang memiliki batang yang tidak terlalu besar dan memiliki sedikit daun. Tanaman ini dapat ditemukan di wilayah iklim dingin.

2. Fauna di Wilayah Iklim dingin

Secara sederhana fauna merupakan hewan. Apabila setiap wilayah memiliki flora yang tumbuh didaerah tersebut. Berikut adalah beberapa fauna di wilayah iklim dingin :

1. Beruang Kutub

Beruang kutub dapat hidup di wilayah iklim dingin karena beruang kutu memiliki dua lapisan bulu dan lapisan lemak tubuh yang tebal. Sehingga ketika beruang kutub berada di suhu dingin maka suhu tubuh dan laju metabolisme tidak berubah.

2. Pinguin

Pinguin dapat hidup di wilayah iklim dingin karena pinguin memiliki bulu tebal dan bulu tersebut tidak akan basah meskipun sudah terkena air. Bulu pinguin itu seperti duri sehingga air yang menempel akan dapat meluncur hingga air tidak sempat membeku.

3. Kelinci salju

Kelinci salju dapat hidup di wilayah iklim dingin karena memiliki bulu berwarna putih bersih dan memiliki indera penciuman yang tajam.

Fungsi bulu berwarna putih ketika musim dingin adalah untuk melindungi diri dari mangsanya sebab bulu putih dapat memudahkan kelinci untuk bersembunyi disalju. Sedangkan fungsi indera penciuman tajamnya untuk dapat menemukan makanan.

4. Walrus

Walrus dapat hidup di wilayah iklim dingin karena memiliki lemak subkutan hingga 10 cm yang berfungsi untuk menghangatkan tubuh. Bahkan walrus dapat tidur dialam air dan seringkali berbaring diatas lapisan es ditengah laut yang dingin.

5. Rubah Arktik

Rubah arktik dapat hidup di wilayah iklim dingin karena rubah artktik memiliki bulu lebat yang dapat berubah warna. Fungsi bulu yang dapat berubah tersebut dapat membantu rubah artktik memperoleh makanan dan bertahan hidup.

6. Muskox

Muskox dapat hidup di wilayah iklim dingin karena muskox memiliki dua lapisan bulu. Bulu yang terluar akan tumbuh memanjang sampai mata kaki. Sedangkan bulu dilapisan bawahnya lebih kuat dan lebih hangat dari bulu domba.

7. Burung Hantu Salju

Burung hantu salju dapat hidup di wilayah iklim dingin karena memiliki bulu tebal yang berfungsi untuk melindungi diri dari hawa dingin. Warna bulu burung ahntu salju biasanya didominasi oleh warna putih.