Biologi

Jalur Pembentukan Metabolit Sekunder Beserta Contoh Senyawanya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Metabolit sekunder merupakan senyawa yang dihasilkan dalam jalur metabolisme yang tidak terlibat langsung dalam proses pertumbuhan makhluk hidup tersebut namun berperan penting dalam kehidupan makhluk hidup tersebut misalnya sebagai sistem pertahanan, memberikan karakteristik yang khas, serta sistem hormon. Berikut ini pembahasan mengenai Jalur Pembentukan Metabolit Sekunder.

Jalur Pembentukan Metabolit Sekunder

  • Jalur Asam Asetat
    Metabolit yang terbentuk dari jalur asam asetat meliputi senyawa fenolik, prostaglandin, dan antibiotik makrolida, serta berbagai asam lemak
  • Jalur Asam Sikimat
    Metabolit yang terbentuk dari jalur asam sikimat yakni senyawa fenolik, turunan asam sinamat, lignan, dan alkaloid
  • Jalur Asam Mevalonat
    Metabolit yang terbentuk dari jalur asam mevalonat yakni metabolit terpenoid dan steroid.

Contoh Senyawa Metabolit Sekunder

Berdasarkan asal usul biosintesisnya, metabolit sekunder dapat dibedakan menjadi:

Terpenoid

Terpenoid merupakan komponen tumbuhan yang mempunyai aroma dan dapat diisolasi dari bahan nabati dengan penyulingan yang disebut sebagai minyak atsiri. Sebagian besar terpenoid mempunyai kerangka karbon yang dibangun oleh dua atau lebih unit C-5 yang disebut unit isopren.

Steroid

Berdasarkan efek fisiologis yang dihasilkan, steroid terdiri atas beberapa kelompok yakni sterol, asam-asam empedu, hormon seks, hormon adrenokortikoid, aglikon kardiak dan sapogenin.

Alkaloida

Hampir seluruh senyawa alkaloida berasal dari tumbuh-tumbuhan dan tersebar luas dalam berbagai jenis tumbuhan. Semua alkaloida mengandung paling sedikit satu atom nitrogen yang biasanya bersifat basa dan dalam sebagian besar atom nitrogen ini merupakan bagian dari cincin heterosiklik.

Senyawa alkaloida diantaranya kuinin, morfin dan stiknin. Alakaloida dapat ditemukan dalam berbagai bagian tumbuhan seperti biji, daun, ranting dan kulit batang.

Flavonoid

Flavonoida mempunyai kerangka dasar karbon yang terdiri dari 15 atom karbon, dimana dua cincin benzen (C6) terikat pada suatu rantaipropana (C3) sehingga membentuk suatu susnan C6 – C3 – C6. Susunan ini dapat menghasilkan tiga jenis struktur senyawa flavonoida. Contoh senyawa flavonoida, diantaranya isoflavonoida.

Saponin

Saponin adalah suatu glikosida yang ada pada banyak macam tanaman. Fungsi dalam tumbuh-tumbuhan belum diketahui pasti, namun kemungkinan berperan dalam penyimpanan karbohidrat, atau merupakan waste product dari metabolisme tumbuh-tumbuhan.

Kemungkinan lain adalah sebagai pelindung terhadap serangan serangga.