Umum

6 Jembatan Terpanjang di Asia Tenggara Beserta Gambarnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Jembatan merupakan konstruksi bangunan yang berfungsi sebagai penghubung antara satu wilayah dengan wilayah lain yang terpisahkan oleh kenampakan geografis, seperti sungai, lembah, selat, maupun teluk. Dibangunnya jembatan sendiri biasanya dimaksudkan agar transportasi antar wilayah menjadi lebih efektif dan efisien.

Ukuran sebuah jembatan dibangun sesuai dengan kebutuhannya. Adakalanya jembatan hanya berukuran panjang beberapa meter, namun ada pula jembatan yang panjangnya hingga ribuan meter. Berikut adalah daftar jembatan terpanjang yang ada di kawasan Asia Tenggara.

1. Jembatan Penang II, Malaysia

Jembatan yang memiliki predikat sebagai jembatan terpanjang pertama se-Asia Tenggara adalah Jembatan Penang II (Penang Second Bridge) atau Jembatan Sultan Abdul Halim Muadzam. Jembatan ini merupakan jembatan kedua yang dibangun untuk menghubungkan Bayan Lepas di Pulau Penang dengan daratan Malaysia.

Jembatan Penang II memiliki total panjang mencapai 24 km dengan 16,9 km diantaranya berada di atas perairan. Jembatan ini juga dibangun dengan konstruksi tahan gempa hingga kekuatan 7,5 SR.

Jembatang Penang II mulai dibangun sejak tahun 2008 dan selesai pada tahun 2014, meleset 2 tahun dari target selesai di tahun 2012. Untuk membangun jembatan ini dibutuhkan setidaknya dana sebesar RM4,5 miliar atau yang setara dengan US$1,7miliar.

Keberadaan Jembatan Penang II sendiri melengkapi jembatan yang pernah dibangun sebelumnya, yakni Jembatan Pulau Pinang yang telah diresmikan sejak 14 September 1985. Pembangunan jembatan kedua ini dilatarbelakangi karena semakin meningkatnya mobilitas masyarakat serta membantu mengurangi kemacetan.

2. Jembatan Pulau Penang

Jembatan Penang   atau Jembatan Pulau Penang  merupakan  jembatan tol yang menghubungkan Pulau Penang dengan daratan Malaysia. Jembatan ini mulai dibangun sejak tahun 1982 dan pertama kali dibuka pada 14 September 1985.  

Sebelum dibangunnya jembatan ini, transportasi antara Pulau Penang dengan Malaysia daratan hanya dilakukan melalui transportasi air  yang dilayani oleh kapal feri antara George Town dan Butterworth

Panjang keseluruhan Jembatan Pulau Penang   ini adalah sekitar 13,5 km yang menempatkannya sebagai jembatan terpanjang kedua di Asia Tenggara setelah Jembatan “pengikutnya”, yaitu Jembatan Penang II.

Untuk melintasi Jembatan Pulau Penang , pengguna jalan harus membayar tarif saat menuju Penang sebesar sekitar 5,6 Ringgit. Sementara saat kembali ke Malaysia daratan atau meninggalkan Pulau Penang, mereka tidak perlu membayar lagi.

3. Jembatan Mawlamyaing, Myanmar

Jembatan terpanjang kedua di Asia Tenggara adalah Jembatan Mawlamyaing atau yang juga dikenal dengan nama jembatan Thanlwin. Jembatan Mawlamyaing  merupakan jembatan terpanjang di Myanmar sekaligus terpanjang ketiga di Asia Tenggara dengan panjang mencapai 7.640 m.

Jembatan Mawlamyaing dibangun untuk menghubungkan Kota Mawlamyaing dan Mottama. Jembatan yang berada di negara bagian Mon ini dibangun pada pertemuan 3 sungai, yakni Sungai Thanlwin, Sungai Gyaing, dan Sungai Attayan.

Struktur jalan pada Jembatan Mawlamyaing terbagi mejadi 2 jalur yang diperuntukkan bagi kendaraan bermotor sepanjang 3 km dan kereta api sepanjang 6 km. 

Jembatan Mawlamyaing sendiri saat ini telah menjadi salah satu ikon wisata yang wajib dikunjungi wisatawan yang melancong ke negeri Myanmar.

4. Jembatan Suramadu, Indonesia

Jembatan terpanjang keempat se-Asia Tenggara adalah Jembatan Suramadu yang melintasi Selat Madura, Indonesia. Jembatan ini menghubungkan Kota Surabaya di Pulau Jawa dengan Kota Bangkalan di Pulau Madura.

Pembangunan Jembatan Suramadu melibatkan 3 era kepresidenan di Indonesia. ide atau gagasan pembangunannya telah ada sejak era Presiden Soeharto, sementara pelaksanaannya baru dimulai pada masa Presiden Megawati Soekarnoputri. 6 tahun kemudian, Jembatan Suramadu selesai dan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tepatnya pada 10 Juni 2009.

Jembatan yang memiliki panjang mencapai 5.438 meter dengan lebar 30 meter ini memiliki struktur bangunan jembatan yang terbagi menjadi tiga bagian, yaitu jalan layang (causeway), jembatan penghubung (approach bridge), dan jembatan utama (main bridge).

Pembangunan Jembatan Suramadu dilakukan secara bersamaan dari tiga sisi, yaitu dari sisi Bangkalan dan sisi Surabaya. Selain itu, pada saat yang sama juga dilakukan pembangunan bentang tengah yang terdiri dari main bridge dan approach bridge

5. Candaba Viaduct, Filipina

Candaba Viaduct atau yang dikenal juga dengan nama Pulilan-Apalit Bridge ini membentang sepanjang 5 km. Jembatan ini dibangun melewati Rawa Candaba dan juga Sungai Pampanga  yang berada di dekat jalan tol Luzoon Utara (North Luzon Expressway).

Jembatan yang menghubungkan Pampanga dan Bulacan ini merupakan jembatan terpanjang di Filipina sekaligus menjadi yang terpanjang kelima se-Asia Tenggara.  Jembatan ini memiliki 4 jalur yang terbagi atas 2 jalur utara dan 2 jalur selatan.

Saat melintasi jembatan ini, maka akan disajikan pemandangan Gunung Arayat yang indah.

6. Jembatan Rama VIII, Thailand

Jembatan terpanjang di Asia Tenggara selanjutnya adalah Jembatan Rama VIII yang memiliki panjang total 2,45 km. Jembatan yang membentang di atas Sungai Chao Phraya, Bangkok, Thailand ini mulai dibangun sejak tahun1999 dibuka secara resmi pada tahun 2002 silam.

Jembatan Rama VIII memiliki struktur bangunan yang sangat megah dan indah. Di atas jembatan terdapat kabel-kabel kokok yang menopang tiang tunggal yang berada pada sepertiga jarak dari ujung barat laut jembatan.