Selain banyaknya jenis bakat, setiap orang juga memiliki minat. Minat merupakan salah satu bentuk dorongan atau keinginan yang ada dalam diri seseorang pada suatu objek.
Tiap orang memiliki minat yang dapat berbeda dengan orang lain karena bersifat pribadi atau individual.
Perbedaan minat tiap orang dapat dipengaruhi oleh faktor sosial, emosi dan pengalamannya.
Jenis Minat Menurut Woolfok
Menurut Woolfok minat tebagi menjadi dua jenis, yaitu:
Personal
Personal merupakan jenis minat yang bersifat individual dan aspek terpendam dari dalam diri seseorang.
Biasanya minat jenis ini akan muncul dengan sendirinya dari dalam diri seseorang atau tanpa pengaruh dari luar.
Situasional
Situasional merupakan jenis minat yang muncul karena adanya pengaruh dari luar seperti lingkungan atau aktifitas sosial.
Contohnya seorang anak yang memiliki minat terhadap memasa karena ibunya menyukai memasak.
Jenis Minat Menurut Djaali
Menurut Djaali, minat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
Realistis
Realistis merupakan jenis minat terhadap aktivitas praktis ataupun fisik, dimana lebih menggunakan otot dibandingkan komunikasi verbal.
Contohnya seseorang yang kurang menyukai bidang seni ataupun ilmu pengetahuan biasanya lebih menyukai sesuatu dengan bantuan alat.
Investigatif
Investigatif merupakan jenis minat yang investigatif terhadap hal-hal yang berorientasi keilmuan.
Contohnya seorang pelajar yang memiliki minat lebh memikirkan sesuatu dibandingkan melaksanakannya.
Biasanya orang yang memiliki minat terhadap jenis minat ini, lebih menyukai kegiatan yang mengandung analisis dan kurang menyukai pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang.
Artistik
Artistik merupakan jenis minat yang menyukai hal-hal yang kurang terstruktur, kreatif dalam seni dan budaya serta bebas berekspresi dan interaksi.
Sosial
Sosial merupakan jenis minat yang cenderung memiliki sifat bertanggung jawab dan mudah bergaul.
Seseorang yang memiliki bakat sosial cenderung memiliki kemampuan problem solving dan ber tanggung jawab.
Enterprising
Enterprising merupakan jenis minat yang cenderung menyukai hal-hal yang memiiliki nilai persuasif.
Contohnya seorang pelajar yang memiliki kemampuan dalam memimpin, seperti menjadi ketua kelas ataupun ketua osis.
Konvensional
Konvensional merupakan jenis minat yang lebih menyukai lingkungan yang tertib, kegiatan matematis dan komunikasi verbal yang baik.
Contoh dari jenis ini yaitu seorang pelajar memiliki minat akan cenderung meminimalisir kesalahan agar resolusi ditahun 2020 tercapai.
Jenis Minat Menurut Lefrancois
Menurut lefrancois, jenis-jenis minat dibagi menjadi dua jenis secara garis besar, yaitu
Minat Instrinsik
Minat instrinsik merupakan jenis minat yang berasal dalam diri individu yang bersifat fundamental.
Bersifat fundamental dilakukan agar dapat melakukan dorongan dalam berperilaku dengan kegiatan yang dimanati.
Selain itu minat instrinsik memiliki sifat yang bebas dan cenderung menyukai seseorang tanpa paksaan.
Minat Ekstrinsik
Minat ekstrinsik merupakan jenis minat yang berasal dari hasil reward atau punishment dengan dorongan suatu individu untuk menarik minatnya.
Biasanya minat ekstrinsik digunakan agar dapat memberikan dorongan pada minat intrinsik.