Perbedaan Trust dan Believe Beserta Contohnya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Mungkin sebagian besar dari kita yang telah mempelajari bahasa Inggris, tentu sudah tidak asing dengan kata “trust” dan “believe”. Jika diartikan kedua kata tersebut mempunyai arti yang sama yakni percaya.

Namun dalam penggunaannya ternyata kedua kata tersebut tidak selalu dapat menggantikan antara satu dengan lainnya. Penggunaan kata tersebut tentu saja harus disesuaikan dengan isi kalimat. Jika tidak suatu kalimat dapat memiliki makna yang berbeda jika kata yang digunakan kurang tepat.
Lalu apa perbedaan “trust” dan “believe”?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari simak perbedaan kedua kata tersebut di bawah ini!

Trust

Jika diperhatikan, kata “trust” merupakan kata kerja atau verb dan juga kata benda (noun). Bahkan “trust” dijelaskan di dalam Oxford dictionary berupa kata kerja yang menggambarkan percaya pada keandalan, kebenaran, ataupun kemampuan dari seseorang atau sesuatu.

Dengan kata lain, “trust” digunakan saat seseorang percaya kepada orang lain atau sesuatu dan orang tersebut sangat diandalkan. Misal kita mempercayakan nomor rekening ataupun rahasia pribadi kepada orang lain karena yakin jika orang tersebut tidak akan menyebarkan informasi tersebut ataupun memberitahukannya kepada banyak orang.

Hal tersebut dapat dikatakan sebagai “trust” atau percaya kepada kemampuan orang lain untuk tetap menjaga rahasia tersebut.

Berikut ini contoh kata “trust” sebagai kata kerja.

Contoh pada kalimat:

  • Can I trust you to keep my bank account and password when I go to the Papua? (Dapatkah aku percaya dirimu untuk menjaga rekening bank dan nomor rahasia ketika aku pergi ke Papua?)
  • I trust you to keep this information and don’t tell anyone about it, including your own family. (Aku percaya kepada kamu untuk menjaga informasi ini dan jangan memberi tahu kepada siapapun, termasuk keluargamu sendiri).
  • Don’t worry. We trust you that you can do this mission. (Jangan khawatir. Kami percaya bahwa kamu dapat melakukan misi ini).

Seperti yang dijelaskan sebalumnya, “trust” tidak hanya sebagai kata kerja saja, namun juga kata benda atau noun. “Trust” sebagai kata benda mempunyai makna kepercayaan kepada orang lain atau sesuatu, berdasarkan pada kebenaran, keandalan, ataupun kemampuan dari orang tersebut.

Dan berikut contoh kata “trust” sebagai kata kerja.

Contoh pada kalimat:

  • I know that he is trying so hard to get the trust of his grandfather. (Aku tahu bahwa dia mencoba dengan keras untuk mendapatkan kepercayaan dari kakeknya).
  • Everybody know if our relationship is based on trust. And no one can disturb it. (Semua orang tahu jika pertemanan kita berdasarkan kepercayaan. Dan tidak ada satupun yang dapat mengganggunya).
  • I realized that my trust in her was misplaced. I’m very disappointed. (Aku sadar jika kepercayaanku kepada dirinya telah disalahgunakan. Aku sangat kecewa).

Believe

Kata “belive” termasuk ke dalam kata kerja atau verb sehingga penggunaan kata ini sama seperti kata kerja pada umumnya.

Jika diartikan dalam kamus Oxford, “believe” berarti menerima sesuatu hal sebagai suatu yang benar meskipun tanpa adanya bukti. Dan jika diartikan, kata “believe” mempunyai arti percaya atau percaya jika orang lain mengatakan suatu kebenaran.

Contoh pada kalimat:

  • I don’t believe if he is a richman in the town. (Aku tidak percaya jika dia adalah orang kaya di kota).
  • Nowadays, many people tend to believe everything what the media says. (Saat ini, banyak orang cenderung percaya semuanya tentang apa yang media ucapkan).
  • We believed if Director came to the our division and he want the report this month . (Kami percaya jika Direktur datang ke divisi kami dan dia ingin laporan bulan ini).

Kata “believe” juga dapat diartikan sebagai memiliki keyakninan atau kepecayaan kepada agama. Dalam hal ini “believe” menjadi kata kerja tanpa objek.

Contoh kalimat:

  • I pray to God every day because I believe. (Aku berdoa kepada Tuhan setiap hari karena aku beriman).
  • I didn’t believe in God before. But everything changed after I met him. (Dahulu aku tidak percaya kepada Tuhan. Namun semua telah berubah setelah aku bertemu dengan dia).

Tidak hanya itu, kata “believe” yang terdapat di dalam kamus Oxford diartikan sebagai menganggap suatu hal sebagai pendapat. Dalam hal ini “believe” memiliki fungsi sama seperti “think” dan “feel” yang digunakan untuk mengungkapkan pendapat.

Contoh kalimat:

  • He believes that drinking guava juice can increase thrombocyte blood. And it’s really good for recovery. (Dia percaya jika meminum jus jambu biji dapat meningkatkan trombosit dalam darah. Dan hal tersebut sangat baik untuk pemulihan).
  • I believe I put my wallet in the bag. (Aku rasa aku meletakkan dompetku di dalam tas).

Kata “believe” dapat juga diartikan sebagai merasa yakin jika seseorang dapat melakukan sesuatu.

Contoh kalimat:

  • I believe in you that the reason I choose you to join in my team. (Aku percaya kepada kamu itulah alasannya aku memilih dirimu untuk bergabung di dalam kelompokku).
  • Right now, people are starting to believe in. (Sekarang, orang-orang mulai percaya padanya).
fbWhatsappTwitterLinkedIn