Umum

Ketahui 16 Profesi yang Sudah Punah

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Profesi adalah ketika seseorang melakukan sesuatu dan kemudian akan mendapatkan imbalan atau upah dari apa yang telah dilakukannya tersebut.

Manusia telah mengenal profesi sejak 100 ribu–500 ribu tahun yang lalu. Beberapa profesi tersebut masih ada yang bertahan hingga saat ini seperti petani, penjahit, musisi dan lain sebagainya. 

Semakin berkembangnya zaman jenis profesi yang dapat ditekuni manusia pun menjadi beragam. Sayangnya tidak semuanya bisa bertahan lama bahkan ada yang sudah tidak bisa dikerjakan lagi di masa sekarang. Apa saja pekerjaan atau profesi yang dulu pernah ada namun kini sudah hilang? Berikut penjelasannya. 

1. Kolektor Lintah 

Lintah merupakan salah satu spesies binatang yang suka menghisap darah termasuk darah manusia. Namun binatang ini mempunyai khasiat medus.

Oleh sebab itu di Eropa pada abad ke 19 muncul profesi yang bertanggung jawab mengumpulkan lintah yang disebut sebagai kolektor lintah. Mereka biasanya akan mengumpulkan lintah dengan memanfaatkan kaki binatang atau bahkan kaki sendiri. 

Caranya adalah dengan merendam kaki tersebut di rawa atau sungai dan membiarkan lintah-lintah menghisap darah mereka untuk beberapa menit. Namun pekerjaan ini mulai menghilang sejak abad 20. Hal itu disebabkan karena pekerjaan ini adalah pekerjaan musiman di mana lintah tidak banyak ditemukan ketika musim dingin. 

2. Membangunkan Orang 

Di era modern seperti ini hampir semua manusia akan mengatur alarm untuk membangunkannya di esok hari. Namun keberadaan alarm dahulu kalau tidak sepopuler sekarang. Sebab itu lah muncul profesi jasa membangunkan seseorang. 

Pekerjaan ini ada pada masa revolusi industri hingga tahun 1970-an di Britania Raya. Mereka dikenal sebagai knocker upper atau human alarm clock. Cara yang mereka gunakan untuk membangun orang yakni dengan mengetuk kaca jendela kamar.

Apabila kamar pelanggan mereka berada di lantai atas maka kanker upper akan menembakkan kacang polong atau memanfaatkan tiang panjang lalu mengetuk kaca jendela. 

3. Hush Shop keeper

Hush shopkeeper adalah sebuah pekerjaan yang dilakukan oleh banyak orang di Amerika Serikat. Pada tahun 1800-an minuman beralkohol masih dilarang di negeri Paman San sehingga penjualannya dilakukan secara diam-diam. 

Para penjual minuman beralkohol akan memberikan barangnya secara diam-diam di bawah meja. Dari cara tersebutlah pekerjaan ini mendapatkan namanya. 

4. Pemotong Es 

Pemotong es atau dikenal juga sebagai iceman atau ice cutter adalah pekerjaan yang masih ada pada awal tahun 1800 an. Tepatnya ketika mesin dan lemari pendingin belum ditemukan.

Sehingga untuk mengawetkan makanan mereka memanfaatkan es yang diberikan oleh alam yakni ketika musim dingin. 

Ice cutter akan memotong balok es yang ada di sungai atau danau kemudian di jual. Pemotongan es dilakukan dengan menggunakan gergaji yang ditarik dengan kuda ataupun tangan. Namun karena kini zaman sudah maju dan sudah ada lemari es maka pekerjaan ini pun menghilang. 

5. Penjaga Jam

Penjaga jam atau clock keper adalah pekerjaan yang umum dilakukan pada masa abad pertengahan di Eropa. Pada masa itu jam belum dapat diatur secara otomatis seperti saat ini. Sehingga diperlukan para penjaga jam untuk melacak dan mengatur waktu agar tetap akurat. 

Pekerjaan ini merupakan profesi yang menjanjikan kalau itu karena membutuhkan keterampilan khusus. Mereka bahkan mendapatkan bayaran yang besar. Namun kini penjaga jam sudah tidak dibutuhkan lagi di era serba digital ini. 

6. Pin Setter 

Pin Setter adalah sebutan untuk orang-orang yang mengatur kembali pin join dalam permainan bowling. Pekerjaan ini muncul karena pada saat itu mesin set up atau pengambilan pin secara otomatis belum ditemukan sehingga agar dapat bermain kembali pin harus diatur secara manual. Profesi pin setter masih bisa ditemukan hingga tahun 1936 sebelum akhirnya benar-benar digantikan mesin. 

7. Pembersih Cerobong Asap

Pekerjaan sebagai pembersih cerobong asap ada selama ratusan tahun hingga masa revolusi industri. Sesuai dengan namanya tugas mereka adalah membersihkan cerobong asap dari debu dan kotoran bekas pembakaran. Namun kini pekerjaan sebagai penyapu cerobong sudah sangat jarang karena orang-orang telah beralih menggunakan penghangat dengan energi listrik dan gas. 

8. Penyebar Ramuan Herbal

Profesi ini sangat umum dilakukan terutama di United Kingdom pada abad ke 16–17 M lalu. Tugas mereka adalah untuk menyebarkan ramuan herbal yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan dan bunga. Tujuannya adalah untuk menghilangkan bau tidak sedap yang dikeluarkan oleh Sungai Themes ketika masa pembangunan saluran pembuangan.

Umumnya mereka akan dipekerjakan oleh pihak kerajaan dan kaum bangsawan. Profesi ini mulai menurun dan menghilang ketika sistem pipa ledeng dan pembuangan limbah dikembangkan dan pengharum ruangan ditemukan. 

9. Pembawa Air 

Pada abad ke 17 di India pekerjaan sebagai pembawa air umum dilakukan. Tugas mereka adalah mengumpulkan dan membawa air minum ke desa-desa, menyediakan air bersih baik untuk keluarga ataupun perorangan. Orang yang melakukan profesi ini disebut sebagai bhishti. 

Pekerjaan sebagai pembawa air ini juga dapat ditemukan di China hingga tahun 1940-an. Seiring dengan berkembangnya sistem pipa air maka pekerjaan ini pun mulai menghilang. 

10. Operator Lift

Ketika berada di gedung yang tinggi pada umumnya akan disediakan lift. Dengan lift tersebut kita hanya perlu masuk dan menekan tombol sesuai dengan nomor lantai yang kita tuju. Namun tahukah kamu pada tahun 1950 an lift belum secanggih saat ini. Lift atau elevator masih dijalankan secara manual oleh seseorang yang disebut sebagai lift man atau lift girl. 

Mereka akan mengatur kapasitas dan menekan tombol atau saklar agar lift dapat berfungsi. Kini lift sudah otomatis sehingga pekerjaan ini sudah tidak diperlukan lagi. 

11. Pemantik Lampu 

Sebelum menggunakan lampu listrik, penerangan jalan menggunakan lampu gas atau bahkan lilin. Tentu saja sistem pada saat itu belum otomatis dan serba manual. Oleh sebab itu lah pemantik lampu dipekerjakan. Tugasnya adalah menyalakan dan menjaga lampu atau lilin tetap terjaga. Pekerjaan ini sangat dibutuhkan sebelum tahun 1899 ketika sistem penerangan listrik mulai dikembangkan. 

12. Lektor

Lektor adalah pekerjaan yang umum kita temukan pada abad 20. Mereka adalah orang-orang yang ditugaskan untuk menghibur para pekerja di tengah kesibukannya. Hiburan yang mereka berikan adalah membacakan buku atau berita. 

Pekerjaan seperti ini bertahan selama 150 tahun. Hingga pada akhirnya mesin radio ditemukan dan para lektor sudah tidak dibutuhkan lagi jasanya. 

13. Petugas Lumpur 

Petugas lumpur adalah sebuah pekerjaan yang dilakukan di kapal uap. Ini adalah profesi yang banyak diminati selama Perang Saudara di Amerika Serikat. Biasanya yang melakukan pekerjaan ini adalah seorang laki-laki yang masih remaja. 

Tugas utama merek adalah membantu kapal untuk menghindari lumpur agar tidak terjebak. Namun sebenarnya pekerjaan ini adalah pekerjaan serba bisa karena mereka kerap mendapatkan tugas untuk mengantarkan pesan, makanan dan minuman. 

14. Petani Gong 

Pekerjaan sebagai petani gong masih bertahan pada abad ke 19 di Inggris. Mereka bertugas untuk membersihkan jamban ke pembuangan terakhir. Umumnya mereka akan melakukan pekerjaan ini di malam hari karena dianggap mengganggu dan menjijikan. 

Selain itu juga karena untuk menghindari paparan penyakit yang terpapar dari kotoran. Karena itu lah para petani gong juga dikenal sebagai pria malam atau nightman. 

15. Operator Papan Saklar 

Operator papan saklar adalah profesi yang membantu perusahaan untuk menghubungkan pelanggan melalui jaringan telepon. Jasa mereka dibutuhkan karena pada saat itu sistem telepon masih sangat sulit digunakan. Profesi ini juga disebut sebagai operator telepon. 

Para pekerjanya adalah seorang wanita dan merupakan profesi yang ekslusif. Pekerjaan ini masih ditemukan hingga awal abad ke 20. 

16. Daguerreotypist

Pada dasarnya daguerreotypist serupa dengan seorang fotografer hanya saja metode yang digunakan berbeda. Pekerjaan ini populer sekitar tahun 1830–1860an. Mereka akan mencetak hasil foto dengan menggunakan wadah khusus seperti cermin yang berat yang terbuat dari tembaga perak.

Orang yang bisa menggunakan jasa ini hanyalah para bangsawan karena upahnya yang sangat mahal. Namun teknologi semakin maju dan pekerjaan ini pun sekarang sudah ditinggalkan.