PPKN

Rehabilitasi : Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Jenis

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Rehabilitasi berasal dari kata re yang artinya kembali dan habilitasi yang artinya kemampuan. Sehingga dapat diartikan bahwa Rehabilitasi adalah suatu proses mengembalikan kemampuan baik dalam bidang Kesehatan, sosial, kejiwaan, Pendidikan, ekonomi, maupun bidang lainnya yang bertujuan memulihkan tenaga penderita cacat secara jasmani maupun rohani untuk kembali bersosialisasi di masyarakat.

Sedangkan menurut kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI), Rehabilitasi adalah pemulihan kepada kedudukan (keadaan, nama baik) yang dahulu (semula) atau perbaikan anggota tubuh yang cacat dan sebagainya atas individu supaya menjadi manusia yang berguna dan memiliki tempat di masyarakat.

Tujuan Rehabilitasi

Tujuan utama rehabilitasi yaitu untuk membantu individu dalam mencapai kemandirian optimal secara fisik, mental, sosial, vokasional, dan ekonomi dengan kemampuannya. Sehingga hal tersebut dapat membantu mencapai kapasitas maksimal dalam memperoleh kepuasan hidup dengan tetap mengakui adanya berbagai masalah yang terkait dengan keterbatasan teknologi dan sumber lainnya.

Namun masih ada empat tujuan rehabilitasi lainnya, diantaranya:

  • Untuk menyadari kelainan atau masalahnya dan dapat menguasai diri agar tidak menggantungkan diri pada orang lain
  • Membantu mengerti batas-batas dari kelakuan, dapat menyesuaikan diri di lingkungan, dan tidak memisahkan diri, tidak rendah diri, dan bergaul dengan sewajarnya di lingkungan sosial sehingga bisa menyesuaikan diri dengan baik.
  • Membantu mempunyai keterampilan dan kemampuan ekonomi secara tertentu yang bisa menjamin kehidupan di masa mendatang
  • Memiliki tanggung jawab dan mampu berpartisipasi terhadap lingkungan masyarakat, tanpa mengganggu kehidupan masyarakat lainnya.

Fungsi Rehabilitasi

Berikut ini empat fungsi rehabilitasi menurut Syafitri (2013), yaitu:

  • Kuratif, yaitu berfungsi sebagai penyembuhan dari gangguan yang membutuhkan layanan khusus, dalam bidang koordinasi, gerak motorik, komunikasi, psiko-sosial, pendidikan.
  • Rehabilitatif, berfungsi sebagai pemulihan kemampuan yang mengalami gangguan koordinasi, gerak, motorik, komunikasi, psiko-sosial, Pendidikan
  • Promotif, berfungsi sebagai upaya peningkatan kemampuan yang telah dimiliki dengan harapan yang membutuhkan layanan khusus mengalami peningkatan menuju kondisi normal secara optimal.
  • Preventif, berfungsi memberikan layanan pencegahan dalam kondisi kecacatan supaya tidak terjadi kondisi yang lebih parah.

Jenis-jenis Rehabilitasi

Rehabilitasi tentu dalam pelaksanaannya tidak berdiri sendiri, melainkan satu kesatuan yang utuh dalam mengantarkan individu supaya mampu mandiri dan terampil dalam kehidupan di masyarakat. Berikut ini ada beberapa jenis rehabilitasi, diantaranya:

1. Rehabilitas Pendidikan

Rehabilitas Pendidikan adalah layanan yang diberikan kepada yang membutuhkan layanan khusus dalam bidang Pendidikan. Setiap Lembaga pendidikan yang mengelola suatu layanan Pendidikan yang bertujuan untuk para individu yang membutuhkan layanan khusus, maka sudah termasuk rehabilitasi Pendidikan. Biasanya Lembaga tersebut diselenggarakan oleh swasta dan pemerintah dibawah departemen Pendidikan Nasional.

2. Rehabilitasi dalam Keluarga

Rehabilitasi dalam keluarga adalah salah satu jenis rehabilitasi yang dilakukan oleh orang tua kepada anaknya yang mengalami gangguan.

Rehabilitasi jenis ini dimaksudkan agar orang tua lebih dahulu diberikan Latihan bagaimana cara memberikan layanan kepada anaknya atau keluarga yang membutuhkan layanan khusus.

Nantinya, orang tua yang sudah dilatih oleh tenaga profesional di Lembaga formal akan melakukan praktik pelayanan terhadap anaknya di bawah bimbingan tenaga profesional. Sehingga par9a orang tua mampu memberikan layanan di rumah.

3. Rehabilitasi Medis

Rehabilitas medis adalah jenis rehabilitas yang diberikan kepada seseorang yang mengalami gangguan-gangguan dalam koordinasi gerak, komunikasi, sensorik motorik, dan penyesuaian sosial. Dalam rehabilitasi medis ini meliputi layanan fisioterapi, speech therapy, ortotik prostetik, occupational therapy.

Tenaga yang akan membantu dan menangani pada rehabilitasi medis ini yaitu tenaga profesi madya dari departemen Kesehatan. Setiap tenaga akan berperan menjadi tenaga administrator, konsultan, dan manajemen bidang rehabilitasi.

4. Rehabilitasi Berbasis Masyarakat

Rehabilitasi berbasis masyarakat (RBM) adalah jenis rehabilitasi yang memanfaatkan potensi sumber daya masyarakat. Hal ini bertujuan agar rehabilitasi dapat dilakukan secara merata bagi seluruh masyarakat yang memerlukannya.

Karena pelayanan yang dilakukan tenaga profesional tentu memerlukan biaya tinggi dan lokasi yang representatif. Sedangkan, anak-anak yang membutuhkan layanan haru segera layani jika mengalami gangguan.

5. Rehabilitas Sosial

Rehabilitas sosial adalah jenis rehabilitasi yang dilakukan oleh dinas sosial dengan melalui mobil keliling yang memberikan layanan kepada masyarakat terutama di daerah pedesaan.

Tujuan rehabilitasi sosial ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan bersosialisasi, mencegah turunnya kemampuan bersosialisasi dalam lingkungan.

6. Rehabilitasi Vokasional

Rehabilitasi Vokasional adalah rehabilitasi yang bertujuan untuk memberikan layanan khusus dalam bidang vokasional atau keterampilan.Rehabilitasi jenis ini menawarkan keterampilan kepada mereka yang sifatnya individu sesuai dengan kemampuan yang dimiliki dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitarnya.