Sejarah

Sejarah Hari Pendidikan Nasional Singkat

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Setiap tanggal 2 Mei, di lndonesia memperingati hari Pendidikan Nasional. Bagaimana sejarahnya hingga tanggal 2 Mei diperingati hari Pendidikan Nasional?

Tanggal 2 Mei diperingati sebagai hari Pendidikan Nasional karena bertepatan dengan hari ulang tahun dari bapak Pendidikan Nasional di Indonesia, yaitu Ki Hadjar Dewantara yang merupakan pencipta slogan Tut Wuri Handayani.

Beliau juga merupakan pahlawan nasional Indonesia yang memiliki peran penting dalam kemajuan pendidikan di Indonesia.

Salah satunya dengan mendirikan sekolah bernama Perguruan Taman Siswa untuk penduduk pribumi agar dapat menikmati pendidikan yang sama seperti orang-orang terpandang.

Dimana pada masa itu, pendidikan hanya dapat dinikmati oleh orang-orang terpandang atau hanya orang Belanda saja.

Sebelum mendirikan sekolah, beliau terkenal akan tulisannya yang selalu mengkritik Belanda sehingga sering terlibat masalah dan akhirnya diasingkan di Pulau Bangka.

Namun berkat bantuan dari Cipto Mangoenkoesumo dan Douwes Dekker beliau dipindahkan ke Belanda.

Pada tahun 1922, setelah kembali ke Indonesia, beliau mendirikan Perguruan Taman Siswa yang menjadi tolak ukur konsep pendidikan di Indonesia.

Setelah kemerdekaan Indonesia, beliau diangkat menjadi menteri pendidikan Indonesia yang menjabat dari tanggal 19 Agustus 1945 hingga 14 November 1945.

Sehingga dalam rangka menghormati jasa-jasa beliau maka pemerintah Indonesia menetapkan hari kelahirannya sebagai hari Pendidikan Nasional.

Hal tersebut dituangkan melalui Keppres no. 316 tahun 1959 pada tanggal 16 Desember dengan resmi menetapkan tanggal 2 Mei diperingati sebagai hari Pendidikan Nasional.

Dimana tujuan dari memperingati hari Pendidikan Nasional adalah dengan memahami bahwa pendidikan sangat penting sehingga semua masyarakat dapat dengan mudah menempuh pendidikan yang diharapkan.

Biasanya untuk membantu pelajar memahami hari pendidikan, sekolah-sekolah akan mengadakan upacara untuk mengenang pahlawan yang telah berjuang demi kemajuan pendidikan di Indonesia.