5 Perbedaan Freelance dan Part Time yang Perlu diketahui

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tidak bisa dipungkiri bahwa di masa sekarang teknologi sudah banyak mengalami pembaharuan dan perkembangan. Hal itu nyatanya bisa sangat mempermudah setiap kegiatan dan aktivitas dari masyarakat.

Salah satunya dalam mencari pekerjaan. Dengan fasilitas internet dan beberapa website, masyarakat bisa langsung menemukan pekerjaan yang mereka cari, bahkan tidak hanya itu karena perkembangan teknologi yang sudah bisa dibilang sangat pesat ini terdapat beberapa pekerjaan yang juga bisa dilakukan secara jarak jauh.

Atau yang biasanya dikenal dengan istilah freelance atau pekerja lepas. Terlebih di era pandemik seperti ini, yang kebanyakan dari masyarakat lebih menghabiskan waktunya di rumah bukan, dan untuk bisa memanfaatkan waktu kosongnya dengan sangat maksimal sebagian dari mereka tentunya akan tergiur bergabung sebagai freelance.

Tidak hanya itu, ada juga istilah “part time” yang mungkin sudah tidak asing terdengar di sebagian besar dari kita. Namun, seringkali orang masih belum bisa membedakan antara keduanya, lalu apa sih sebenarnya perbedaan “part time” dan freelance?

Berikut merupakan perbedaan part time dan freelance yang perlu diketahui.

NoFreelancePart Time
1.Freelancer ini seringkali disebut sebagai pekerja lepas, hal ini bukannya tidak mendasar melainkan dalam melakukan tugasnya seorang freelancer sama sekali tidak terikat waktu, seorang freelancer bisa bekerja sesuai dengan waktunya sendiri tanpa harus ditetapkan oleh pihak client.Part time ini bisa dikatakan sebagai pekerjaan paruh waktu, dimana memiliki waktu kerja yang bisa terbilang lebih singkat dibandingkan dengan full time. Dalam melakukan pekerjaannya, seorang part time sangat terikat dengan waktu bekerja sama seperti seseorang yang bekerja full time, namun yang membedakannya hanyalah durasi bekerjanya saja.
2.Jumlah jam kerja seorang freelancer ditentukan dari jumlah banyak dan sedikitnya seorang freelancer mengambil projek.Sedangkan untuk seorang part time, jumlah jam kerjanya telah ditetapkan oleh atasan.
3.Pekerjaan seorang freelancer ini bisa dibilang memiliki cakupan bidang yang lebih luas dibandingkan dengan part time, jasa freelancer sendiri banyak dicari di bidang desain, writing, admin dan lain sebagainya.Hanya beberapa bidang pekerjaan saja yang menyediakan lowongan bagi pekerja part timer ini, seringkali kebanyakan pekerjaan yang mencari seorang part timer ini adalah bidang pekerjaan yang bergerak di kewirausahaan café dan admin sebuah toko.
4.Seorang freelancer bisa memiliki bidang mana yang dia ingin ambil projeknya untuk dikerjakan, karena bisa dibilang memang cakupan bidang di dunia freelancer sangatlah luas. Bisa dikatakan seorang freelancer bisa dengan bebas memiliki projek yang mereka mau yang tentunya sesuai dengan bidang mereka.Seorang part timer hanya bisa mengerjakan tugas dari institute atau tempat dimana dia sudah bernaung tersebut, sehingga bisa dibilang seorang part timer tidak bisa memilih project yang mereka mau, tapi mereka lebih menjalankan tugas apa yang telah mereka pilih.
5.Hitungan pembayaran dari seorang freelancer biasanya berpatok pada seberapa banyak dan detail kesulitan dari projek yang dia dapatkan. Sehingga bisa dikatakan pembayarannya tidak bisa rutin sebulan sekali atau lainnya. Melainkan dipatok ketika pekerjaan sudah selesai dikerjakan.Hitungan pembayaran seorang part timer seringkali sama dengan para pekerja full timer, dimana bayaran akan diberikan sebulan sekali ataupun seminggu sekali sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.
fbWhatsappTwitterLinkedIn