Bahasa Indonesia

Cabang Ilmu Linguistik Beserta Penjelasannya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Linguistik berasal dari kata “lingua” yang berarti bahasa. Linguistik sendiri adalah ilmu yang membahas, mempelajari, dan mengkaji bahasa, baik itu bahasa daerah, bahasa Indonesia, juga bahasa negara lain dengan memperhatikan aspek sosiologi dan psikologi.

Secara sederhana linguistik berfokus pada bahasa dan penggunaannya sebagai alat komunikasi.  Manusia dalam kesehariannya tidak mungkin berkomunikasi tanpa bahasa. Makhluk hidup lain tidak memiliki bahasa dalam berinteraksi satu sama lain.

Cabang-cabang linguisik dibagi dua yaitu mikrolinguistik dan makrolinguistik. Mikrolinguistik dibagi dua yakni umum (fonologi, morfologi, semantik, sintaksis) dan untuk bahasa tertentu. Makrolinguistik dibagi dua pula yakni bidang interdisipliner dan bidang linguistik terapan. Berikut pembahasannya.

Mikrolinguistik

Mikrolinguistik adalah bagian linguistik yang mempelajari bahasa dalam arti paling detail, yakni bahasa merupakan kejadian alam yang terbentuk karena kebutuhan manusia untuk berinteraksi.

Mikrolinguistik mempelajari sifat-sifat, struktur, cara kerja, dan sebagainya tentang dasar bahasa. Mikrolinguistik dibagi menjadi dua, yaitu mikrolinguistik bersifat umum dan mikrolinguistik untuk bahasa – bahasa tertentu.

Mikrolinguistik Umum

  • Fonologi
    Adalah cabang kecil linguistik yang dimana lingkupnya membahas tentang bunyi bahasa ditinjau dari fungsinya.
  • Morfologi
    Merupakan cabang kedua dari mikro linguistik yang membahas tentang kata beserta pengelompokannya. Morfologi juga meneliti struktur kata, bagian-bagiannya dan cara pembentukannya.
  • Semantik
    Adalah penelitian yang membahas makna bahasa baik yang bersifat leksikal, gramatikal ataupun kontekstual.
  • Sintaksis
    Menyelidiki satuan kata dan satuan lain di atas kata, hubungan satu dengan lainnya dan cara penyesuaiannya.

Mikrolinguistik Bahasa tertentu

Dibagi menjadi linguistik deskriptif dan linguistik historis.

  • Linguistik deskriptif
    Bertugas melakukan penilaian secara netral sesuai kenyataan tanpa melakukan penilaian.
  • Linguistik historis
    Mengkaji perkembangan dan perbandingan bahasa.

Makrolinguistik

Makrolinguistik adalah bagian linguistik yang mempelajari bahasa yang dikaitkan dengan faktor-faktor di luar bahasa, seperti faktor mental manusia, sosial, pengajaran, pengobatan, filosofi, dan lainnya.

Penelitian secara eksternal itu dibagi menjadi dua jenis, yaitu bidang interdisiplinier dan bidang terapan.

Bidang Linguistik Interdisipliner

Bidang interdisipliner bisa dicabangkan lagi menjadi 12 cabang, berikut penjelasannya

  • fonetik
    Kajian fonetik dibagi menjadi tiga yaitu artikulatori (penghasilan bunyi bahasa), akustik (penyampaian bunyi bahasa), dan auditoris (penerimaan bunyi bahasa)
  • psikolinguistik
    Objek studinya adalah proses perkembangan bahasa pada masa anak-anak, proses pembelajaran bahasa, dan proses pencampuran dua bahasa atau lebih dari orang yang menguasainya
  • antropologi
    Hubungan antara bahasa dengan kebudayaan. Bagaimana bahasa daerah digunakan sebagai alat berinteraksi antar sesama manusia pada situasi tertentu.
  • Etnografi
    Penyelidikan lingkungan alam dan budaya suatu bahasa dengan mempergunakan teknik penelitian lapangan untuk mendeskripsikan konteks situasi suatu pertuturan.
  •  Sosiologi
    Penyelidikan bahasa yang berpegang pada pandangan bahwa bahasa tidak dapat dipisahkan dari konteks manusia sebagai makhluk sosial, dan menghubungkan ciri khas pengungkapan bahasa kepada orang atau kelompok. Contohnya kita kenal bahasa jawa yang dibagi menjadi kromo, ngoko, alus atau bahasa Indonesia yang baku dan tidak baku. Penggunaan bahasa ini disesuaikan dengan lawan bicaranya karena adanya perbedaan status sosial.
  • Neurolinguistik
    Kajian linguitik lebih spesifik kepada para penyandang disabilitas tuna wicara dan tuna rungu sejak lahir. Penelitiannya mencakup kegiatan bicara, mendengar, membaca, menulis, dan berbahasa isyarat dalam berkomunikasi.
  • Filologi
    Adalah salah satu cabang ilmu linguistik yang tertua yang membandingkan  kekerabatan bahasa dan perubahan bahasa dari berbagai bahasa. Selain itu filologi linguistik juga mengkaji transkripsi, terjemahan, pelacakan, naskah babon, dan memaknai informasi yang terdapat dalam naskah-naskah kuno.
  • Stilistika
    Merupakan cabang ilmu linguistik yang memfokuskan diri pada analisis gaya bahasa. Contohnya karya sastra.
  • Filsafat bahas
    Filsafat bahasa merupakan interdisipliner antara linguistik dan filsafat. Istilah-istilah filsafat, seperti subjek, predikat, objek, dalam uraian Yunani, masih berpengaruh sampai sekarang.
  • Epigrafi
    Merupakan cabang ilmu linguistik yang menelaah isi tulisan pada prasasti danbiasa dilakukan oleh arkeolog.
  • Paleografi
    Adalah cabang yang mempelajari bahasa dalam kaitannya dengan pendeskripsian tulisan – tulisan kuno terutama yang berasal dari abad pertengahan (penafsiran tulisan kuno).
  • Semiotika
    Adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari bahasa dalam kaitannya dengan simbol.

Bidang Linguistik Terapan

Bidang terapan adalah kajian yang membahas bahasa untuk diterapkan pada dunia lain. Yang termasuk dalam bidang terapan adalah:

  • Linguistik Medis
    Bidang yang mencakup cacat bahasa, dan sebagainya. Linguistik medis disebut juga patologi bahasa.
  • Linguistik edukasional
    Cabang linguistik terapan yang bersangkutan dengan peningkatan efesiensi pengajaran bahasa dengan menyediakan deskripsi mengenai proses-proses dasar dan dengan mempergunakan metode pengajaran yang memadai.
  • Linguistik forensik
    Cabang linguistik terapan yang berkaitan dengan hukum. Linguistik forensik digunakan untuk menyidik kejahatan yang sebagian pembuktiannya berupa data bahasa.
  • Leksikografi
    Cabang ilmu linguistik terapan yang mencakup metode dan teknik penyusunan kamus.
  • Penerjemahan
    Bidang linguistik terapan yang tujuan utama penerjemahan adalah menghasilkan terjemahan yang semirip mungkin dengan naskah aslinya.
  • Sosiolinguistik
    Bidang linguistik yang terapan mempelajari penggunaan bahasa dalam komunikasi sosial.
  • Grafologi
    Kajian linguistik mengenai sistem simbol yang digunakan untuk menyampaikan pesan bahasa dalam bentuk tetulis
  • Mekanolinguistik
    Linguistik terapan yang mencakup penggunaan linguistik untuk ilmu komputer dan usaha untuk membuat mesin penerjemahan.
  • Medikolinguistik
    Linguistik terapan yang mempelajari bahasa untuk diterapkan di dalam pengobatan.
  • Fonetik
    Ilmu linguistik terapan yang mempelajari bunyi bahasa dan penggunaanya di dalam praktek.