Geografi

7 Cara Mengatasi Menipisnya Lapisan Ozon

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sebelum kita membahas tentang cara menghambat penipisan lapisan ozon ada baiknya kita mengenal lebih dulu, apa itu lapisan ozon.

Ozon adalah salah satu gas yang terdiri atas molekul-molekul ozon. Pada setiap molekul ozon memiliki tiga atom oksigen. Gas ini juga merupakan salah satu materi pembentuk atmosfer bumi.

Lapisan ozon di atmosfer tersebar di lapisan troposfer sebanyak 10% dan di lapisan stratosfer sebanyak 90%. Lapisan ozon ini berguna untuk menyerap energi radiasi ultraviolet yang sangat tinggi dari matahari dan menjaga suhu bumi agar tetap stabil.

Sinar ultraviolet matahari berdampak buruk bagi kehidupan di bumi. Dengan adanya lapisan ozon, sinar UV bisa diproses agar tidak berbahaya bagi makhluk hidup bumi. Itulah sebabnya lapisan ozon sangat diperlukan oleh kita semua.

Namun seiring dengan berjalannya masa, lapisan ozon bumi mulai mengalami penipisan. Dan hal tersebut bisa memicu beragam masalah iklim serta lingkungan yang akan berpengaruh pada kelangsungan hidup manusia, hewan, dan tumbuhan.

Terjadinya penipisan ozon, tidak lepas dari aktivitas manusia terutama di bidang industri. Selain itu kerusakan lapisan ozon bisa timbul akibat penggunaan gas seperti : Chlorofluorocarbon (CFC), Halons, Dinitrogen Oksida, Bromida, dan Metil Kloroform.

Karena penipisan ozon mulai terasa dampaknya, maka sudah seharusnya kita melakukan berbagai cara berikut ini untuk menjaga lapisan ozon.

Cara Mengatasi Penipisan Lapisan Ozon

  • Kurangi Pemakaian Kendaraan Pribadi

Asap kendaraan bermotor adalah salah satu faktor penyebab menipisnya lapisan ozon bumi. Bukankah kita merasa bumi semakin panas akhir-akhir ini?

Saat ini hampir setiap rumah mempunyai kendaraan pribadi baik motor ataupun mobil. Bahkan satu rumah bisa saja memiliki lebih dari satu kendaraan. Bisa dibayangkan jika kendaraan tersebut setiap harinya keluar maka emisi udara akan semakin meningkat dan merusak lapisan ozon kita.

Sebaiknya gunakan transportasi umum jika tersedia. Atau gunakan transportasi yang lebih ramah lingkungan seperti sepeda. Selain mengurangi emisi gas rumah kaca, bersepeda juga lebih sehat untuk tubuh kita.

  • Pilih Bahan Ramah Lingkungan

Kehidupan sehari-hari kita juga berpengaruh kepada bumi kita. Termasuk saat memilih barang-barang yang kita gunakan sehari-hari. 

Jika memungkinkan, hindari pemakaian mebel yang berbahan busa seperti sofa atau kursi kantor. Lebih baik pilih bahan organik seperti bulu angsa, sabut kelapa, kapuk, atau kapas.

Penggunaan plastik dan sterofoam juga harus dikurangi. Untuk kemasan makanan, pilihlah yang berbahan dasar kertas, daun, kulit jagung, atau bahan organik lainnya.

  • Penghapusan Bahan Chlorofluorocarbons (CFC)

Berdasarkan Protokol Montreal pada bulan September 1987, sebanyak 46 negara sepakat untuk meniadakan produksi sejumlah zat yang dianggap sebagai penyebab utama berkurangnya lapisan ozon.

Zat-zat tersebut antara lain CFC, HCFC, klorin, bromin, dan halons. Saat ini penggunaan bahan-bahan tersebut telah dialihkan ke bahan lain yang lebih ramah lingkungan.

  • Menghindari Pemakaian Bahan Kimia Pertanian

Pemakaian bahan kimia di lingkungan pertanian memang lebih ampuh dalam mengusir dan melenyapkan hama penganggu tanaman. Tapi hal ini bisa berdampak buruk pada lingkungan.

Dalam setiap pestisida yang digunakan, terdapat zat methyl bromida yang turut menjadi penyebab menipisnya lapisan ozon di bumi.

Menggunakan pembasmi hama ramah lingkungan seperti kulit jeruk bali, semprotan tembakau dan cabai kering, tentunya lebih bijak bagi kita. Sekaligus bisa menyelamatkan lapisan ozon bumi kita.

  • Menghemat Pemakaian Listrik

Pemakaian listrik secara masif juga berpengaruh pada lapisan ozon kita. Listrik dihasilkan dari proses pengolahan batu bara yang menghasilkan zat karbonmonoksida. Zat ini diketahui juga menjadi penyebab penipisan lapisan ozon.

Gunakan peralatan listrik dan lampu sewajarnya. Matikan lampu di siang hari dan jangan mengisi daya HP semalaman penuh. Lebih baik lagi jika kita juga memakai kipas angin saja daripada AC. Kalaupun harus memakai AC, gunakan seperlunya saja saat berada di ruangan tersebut.

  • Memperbanyak Ruang Hijau Terbuka di Kota

Pemerintah juga punya andil besar untuk ikut mengurangi dampak pemanasan global. Salah satunya dengan menciptakan ruang-ruang terbuka dan hijau di sudut kota.

Idealnya, ruang terbuka hijau harus tersedia setidaknya 30% dari total luas kota seluruhnya. Ruang terbuka hijau ini bisa berupa taman kota, hutan kota, taman pemakaman umum, dan jalur hijau di sepanjang trotoar, jalan, dan sungai.

Di dalamnya perlu ditanami dengan beragam pohon besar yang bisa menjadi peneduh sekaligus menyaring udara kotor. Contoh pohon yang bisa ditanam adalah palem, mahoni, dan trembesi.

  • Mengurangi Pemakaian Parfum dan Pengharum Ruangan Semprot

Pemakaian parfum secara nyata telah ikut menjadi penyebab berkurangnya lapisan ozon. Kandungan CFC yang ada dalam parfum adalah sebab utamanya.

Hal ini tidak bisa diremehkan. Bayangkan jika setiap orang yang kamu temui di jalan memakai parfum sebelum bepergian, maka berapa banyak zat CFC yang menguap di udara dan merusak lapisan ozon kita?

Selain parfum, pengharum ruangan semprot yang biasa kita pakai juga bisa menipiskan lapisan ozon. Lebih baik, pakai penghilang bau badan alami seperti batu tawas yang lebih ramah lingkungan.

Langkah sekecil apapun yang kita buat, akan memberi dampak bagi kehidupan kita di masa depan. Oleh karenanya, jangan ragu untuk berkontribusi menyelamatkan bumi.