Seni

23 Contoh Alat Musik Melodis dan Penjelasannya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Alat musik melodis adalah semua alat musik yang dapat menghasilkan nada dan melodi. Alat musik melodi dapat memancarkan suara yang lebih merdu sehingga tidak dapat dijumpai dan tidak bisa dilakukan oleh jenis alat musik ritmis

Alat musik melodis memiliki banyak jenis dari yang tradisional hingga yang modern. Fungsi alat melodis yakni sebagai pengiring lagu dan tari, sebagai instrumen, hingga dapat bermanfaat sebagai media terapi.

Berikut contoh-contoh alat musik melodis beserta gambar.

1. Akordeon

Akordeon

Akordeon merupakan alat musik yang berasal dari Sumatera Selatan. Secara historis alat musik ini merupakan dampak dari adanya penetrasi budaya luar dan pertama kali diciptakan oleh seniman yang berasal dari Berlin pada tahun 1822 yakni Christian Fried.

Cara memainkan akordeon yakni dengan menggendong alat musik tersebut di depan dada, kemudian meniup sambil menekan tombol-tombol not yang ada sesuai dengan kehendak pemain.

2. Angklung 

Angklung

Angklung merupakan alat musik melodis tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Alat musik ini terbuat dari bambu dan memiliki banyak jenis seperti angklung badeng, angklung dogdog lojor, dan lain sebagainya. Cara memainkan angklung yakni dengan digoyangkan hingga menciptakan nada dan melodi.

3. Balafon 

Balafon

Balafon merupakan alat musik melodis tradisional yang berasal dari Afrika Barat. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul hingga menghasilkan bunyi yang keluar dari lubang potongan kayu yang berada di bagian bawah Balafon. Biasanya alat musik ini dimainkan pada saat ada acara pesta pernikahan dan upacara, serta pada saat pemain memainkan balafon, pemain tersebut akan disambi mendongeng.

4. Boomwhackers

Boomwhackers

Boomwhackers merupakan alat musik melodis yang berasal dari Amerika Serikat. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul dengan telapak tangan. Boomwhackers berbentuk silinder yang terbuat dari pipa kecil dan diberi berbagai macam warna agar terlihat menarik. 

5. Biola

Biola

Biola merupakan alat musik melodis yang cara memainkannya dengan cara digesek. Orang yang memainkan biola disebut dengan violinist. Alat musik ini hanya terdiri dari empat senar yakni D-G-E-A. Biola terdiri dari beberapa bagian yakni senar, jembatan biola, leher biola, badan biola, dan papan jari biola. 

6. Cello

Cello

Cello merupakan alat musik yang masih satu keluarga dengan biola, bedanya ukuran cello lebih besar daripada biola. Cello dimainkan dengan cara digesek, sama seperti biola. Cellis merupakan sebutan bagi orang yang memainkan cello. Alat musik ini banyak dimainkan untuk instrumen tunggal.

7. Concertina 

Concertina

Concertina merupakan alat musik yang masih satu keluarga dengan Akordeon. Alat musik ini berkembang di Inggris pada 1850. Concertina dimainkan dengan cara menekan tombol yang ada di kedua ujung. Secara fisik hampir sama dengan akordeon, namun pada concertina tidak memiliki not balok.

8. Gitar

Gitar

Gitar merupakan alat musik melodis yang paling sering ditemui. Gitar biasanya terbuat dari kayu dan memiliki enam senar. Cara memainkan Gitar yakni dengan cara dipetik hingga menghasilkan nada. Gitar biasanya dimainkan untuk iringan lagu, media terapi, instrumen tunggal, dan lain sebagainya.

9. Glockenspiel

Glockenspiel

Glockenspiel merupakan alat musik perkusi yang terbuat dari logam. Glockenspiel dimainkan dengan cara dipukul. Glockenspiel biasanya dimainkan untuk instrumen tunggal. Alat musik ini berasal dari Jerman.

10. Harmonium

Harmonium

Harmonium merupakan salah satu alat musik melodis yang berasal dari India, dan terkenal hingga ke Eropa. Alat musik ini memiliki nada rendah dan tinggi. Harmonium berbentuk seperti balok yang terbuat dari kayu dan memiliki nada seperti piano.

11. Harpa 

Harpa

Harpa merupakan alat musik melodis yang yang dipetik berukuran besar. Harpa berbentuk segitiga, memiliki senar dan biasanya berwarna emas. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik menggunakan kedua tangan. Harpa memiliki tiga bagian utama yakni senar, papan suara, dan leher harpa.

12. Kalimba

Kalimba 

Kalimba  merupakan alat musik melodis tradisional yang berasal dari daerah Zimbabwe, Afrika. Alat musik ini terbuat dari bahan kayu yang dipasang logam pada bagian atas. Kalimba dimainkan dengan cara dipetik dengan kedua tangan menyesuaikan irama nada kunci lagu.

13. Kolintang 

Kolintang

Kolintang merupakan alat musik melodis tradisional yang berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara. Kolintang terbuat dari bahan kayu yang dibilah-bilah dan tersusun secara berderet pada bak kayu. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul. 

14. Kecapi 

Kecapi

Kecapi adalah alat musik melodis tradisional yang berasal dari Sunda, Jawa Barat. Kecapi berbentuk trapesium yang menyerupai perahu. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik dan termasuk dalam klasifikasi alat musik kordofon yang dapat menghasilkan suara melalui senar. Biasanya kecapi dimainkan sebagai instrumen utama dalam iringan musik.

15. Klarinet

Klarinet

Klarinet berasal dari bahasa Italia yakni “clarino” yang memiliki arti terompet dan “et” yang memiliki arti kecil. Jadi klarinet merupakan alat musik yang mirip terompet dengan nada suara yang tinggi. Pada bagian klarinet memiliki banyak tombol dan lubang yang berfungsi untuk menghasilkan suara. Klarinet dimainkan dengan cara ditiup. 

16. Marimbula

Marimbula

Marimbula merupakan alat musik melodis yang berasal dari Karibia. Marimbula berbentuk kotak memiliki ukuran 40-60 cm dan terbuat dari kayu dan logam. bass kuno dari Karibia. Alat musik ini dapat dikategorikan sebagai bagian dari alat musik lamellaphone.

17. Pianika 

Pianika

Pianika atau istilah lainnya melodika merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara ditiup dan ditekan. Pada bagian pianika terdapat keyboard yang dapat menghasilkan melodi pokok dan kontra melodi. Pianika memiliki tuts yang berfungsi menghasilkan nada asli pada tuts putih, dan nada kromatis pada tuts hitam. Alat musik ini biasanya digunakan sebagai pengiring lagu. 

18. Sen-Plates 

Sen-Plates

Sen-Plates merupakan alat musik melodis yang berasal dari Jerman. Alat musik ini terbuat dari bahan logam sederhana yang terdiri dari enam pelat logam yang dapat menghasilkan bunyi dengan cara dipukul. Suara yang dihasilkan oleh alat musik ini telah didesain sedemikian rupa dengan teknik penyetelan khusus pelat sen. Sen-Plates berbentuk persegi mendatar dan di antara persegi terdapat lubang yang mengeluarkan bunyi.

19. Slit Drums 

Slit Drums

Slit Drums merupakan alat musik melodis yang berkembang di Afrika, Amerika Latin, dan Indonesia. Slit Drum terbuat dari bahan kayu yang terukir dan dilubangi. Lubang atau celah tersebut dapat mengeluarkan bunyi nada. Alat musik ini termasuk dalam keluarga alat musik perkusi. Sebagian besar slit drum memiliki satu celah atau lubang, namun ada pula yang memiliki dua sampai tiga celah.

20. Terompet 

Terompet

Terompet merupakan alat musik yang terbuat dari logam yang dimainkan dengan cara ditiup. Alat musik ini memiliki berbagai jenis dan ukuran. Kunci penting untuk memainkan terompet adalah nafas yang kuat dan panjang.  

21. Trombon 

Trombon

Trombon berasal dari bahasa Italia yakni “tromba” yang artinya terompet dan “one” yang artinya besar. Alat musik ini berbentuk menyerupai terompet namun lebih panjang. Bunyi yang dihasilkan oleh trombon lebih rendah daripada terompet. Alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup.

22. Waterphone 

Waterphone

Pada tahun 1968 alat musik yang bernama waterphone diciptakan oleh Richard Waters. Alat musik ini pada awalnya terinspirasi oleh suara ikan paus, bahkan di Kanada suara yang dihasilkan oleh waterphone digunakan untuk memanggil ikan paus. Waterphone dimainkan dengan cara digesek menggunakan tangan. Alat musik ini terbuat dari bahan stainless steel dan perunggu.

23. Xylophone 

Xylophone

Xylophone atau xilofon merupakan alat musik melodis yang berasal dari Afrika dan terkenal di Amerika Selatan dan Asia. Alat musik ini juga termasuk dalam kategori alat musik perkusi. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan pemukul khusus yang terbuat dari kayu, karet, maupun plastik.