15 Contoh Pantun Tentang Agama Beserta Maknanya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyampaikan sebuah pesan atau nasehat kepada orang lain, diantaranya adalah melalui pantun. Pantun merupakan puisi lama asal Melayu yang terikat dengan ketentuan tertentu. Sebuah bait dalam pantun terdapat 4 baris berima a-b-a-b atau a-a-a-a dan  yang terdiri dari sampiran dan isi.

Tema pantun bisa bermacam-macam tergantung pada tujuan dibuatnya pantun tersebut. Salah satunya adalah pantun bertema agama. Pantun tentang agama digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan mengenai ajaran agama.

Berikut adalah beberapa contoh pantun  yang berisi nasehat dan pesan terkait ajaran agama atau yang bisa disebut sebagai pantun agama.

Contoh Pertama

Pagi hari beli sarapan

Boleh ditambah memakan buah

Mari jalankan perintah Tuhan

Sedang larangan-Nya jauhilah

Makna pantun di atas adalah:

Ajakan untuk menjalankan perintah Tuhan dan untuk menjauhi segala larangan-Nya

Contoh Kedua

Jalan-jalan ke kota Bima

Jangan lupa makan ketupat

Menjalankan ajaran agama

Kunci bahagia dunia akhirat

Makna pantun di atas adalah bahwa menjalankan perintah atau ajaran agama merupakan kunci dari kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Contoh Ketiga

Di pantai orang bertemu

Sambil minum air kelapa

Betapapun banyak urusanmu

Beribadah tak boleh lupa

Makna pantun di atas adalah pengingat atau nasehat agar seberapapun seseorang sibuk dengan aktivitas duniawinya, sudah semestinya ia tidak lupa untuk beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Contoh Keempat

Pergi ke Bali menyebrang laut

Kesana untuk membelu tuna

Sebelum ajal datang menjemput

Banyak beramal tentu berguna

Makna pantun tersebut adalah bahwasanya seseorang seharusnya banyak-banyak melakukan amal sholeh sebagai bekal untuk kehidupannya di akhirat sebelum ajal menjemputnya.

Contoh Kelima

Main ke sawah di tepi desa

Melihat-lihat bunga dahlia

Jauhilah segala dosa

Agar hidupmu bahagia

Makna dari pantun di atas adalah bahwasanya salah satu jalan agar seseorang mendapatkan kebahagiaan dalam hidupnya adalah dengan menjauhi segala perkara dosa. Hal ini dikarenakan dosa seseorang akan menghalanginya dari rahmat Allah kepadanya.

Contoh Keenam

Tahukan kamu si buah ara

Buah ini manis rasanya

Hidup di dunia tuk sementara

Di akhirat kekal selamanya

Makna dari pantun di atas adalah sebagai pengingat bahwasanya hidup di dunia itu tidak akan selamannya, tetapi hanya bersifat sementara. Adapun kehidupan yang kekal selamanya adalah kehidupan di akhirat.

Contoh Ketujuh

Mentari pagi perlahan naik

Burung berkicau dengan merdunya

Amal yang buruk amal yang baik

Akan kembali pada pelakunya

Makna pantun di atas adalah sebuah nasehat agar seseorang senantiasa beramal baik. Hal ini dikarenakan amal yang baik maupun amal yang buruk akan kembali kepada pelakunya sendiri.

Contoh Kedelapan

Kue lapis diatas nampan

Untuk diberi kepada teman

Hidup di dunia penuh cobaan

Marilah kita kuatkan iman

Makna pantun di atas adalah nasehat agar seseorang senantiasa menguatkan imannya dalam menjalani kehidupan yang penuh cobaan.

Contoh Kesembilan

Pergi ke pasar bawa keranjang

Pulang dari pasar naik delman

Bila ingin hidupmu tenang

Jadikan Al-Qur’an sbagai pedoman

Makna pantun di atas adalah sebagai nasehat  agar apabila seseorang ingin merasakan ketenangan dalam hidupnya, maka hendaklah ia menjadikan Kitab Suci Al-Qur’an sebagai pedoman dan petunjuk.

Contoh Kesepuluh

Hari Minggu menggelar pesta

Pesta di rumah si orang kaya

Janganlah mudah berkata dusta

Nanti tak lagi  dipercaya

Makna pantun di atas adalah nasehat kepada seseorang agar tidak bermudah-mudahkan berkata dusta atau berbohong karena hal itu akan membuatnya tidak lagi mendapatkan kepercayaan dari orang lain.

Contoh Kesebelas

Membeli buku hari Selasa

Mengayuh sepeda pelan-pelan

Jika engkau berbuat dosa

Mohonlah ampun kepada Tuhan

Makna pantun di atas adalah anjuran agar seseorang yang telah melakukan perbuatan dosa untuk memohon ampun dan bertaubat kepada Tuhan, sebab Tuhan itu Maha Mengampuni hamba-hamba-Nya yang berbuat dosa.

Contoh Kedua Belas

Kayu gaharu, cendana, rotan

Tumbuhnya ada di tengah hutan

Bukan rupa dan kekayaan

Hanyalah takwa di mata Tuhan

Makna pantun di atas adalah bahwa Tuhan tidaklah melihat atau meniai hamba-Nya dari bentuk rupa maupun kekayaannya, melainkan dari ketakwaan dan ketaatannya.

Contoh Ketiga Belas

Ayam jantan senang bertarung

Yang betina bertelur delapan

Percuma ilmu setinggi gunung

Bila tidak diamalkan

Makna pantun di atas adalah nasehat untuk mengamalkan ilmu (agama) yang dimiliki, sebab ilmu setinggi dan sebanyak apapun tidak akan bermanfaat dan percuma bila tidak diamalkan dan justru bisa membuahkan dosa.

Contoh Keempat Belas

Akhir pekan pergi berkemah

Jangan lupa membawa peta

Bukan fulan atau fulanah

Tapi setan musuh yang nyata

Makna pantun di atas adalah sebagai peringatan bagi kita semua bahwasanya musuh manusia itu  bukanlah manusia lainnya, melainkan setan yang akan senantiasa menggoda manusia untuk menyesatkannya dari jalan Tuhan

Contoh Kelima Belas

Pergi berlibur ke Pantai Kuta

Pantai Kuta di Pulau Bali

Jagalah hati jagalah mata

Tabiat buruk ayo dijauhi

Makna pantun di atas yaitu nasehat untuk selalu menjaga hati dari sifat buruk serta menjaga mata dari melihat hal-hal yang haram. Serta ajakah untuk menjauhi segala perangai buruk yang bisa membawa manusia ke dalam dosa dan permusuhan.

fbWhatsappTwitterLinkedIn