Engagement Rate: Pengertian, Faktor dan Cara Mengukur

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Istilah engagement rate sering muncul dalam dunia digital marketing, khususnya saat membahas tentang pemasaran di media sosial.

Apa yang dimaksud dengan engagement rate? berikut adalah penjelasannya secara lebih mendalam dari mulai pengertian sampai tips untuk meningkatkan engagement rate.

Pengertian Engagement Rate

Engagement rate adalah metrik standar yang digunakan oleh perusahaan untuk melakukan pemasaran atau promosi di media sosial.

Keberadaan media sosial yang pada masa kini menjadi sebuah kebutuhan dasar setiap manusia, menciptakan peluang untuk pasar konsumen secara daring.

Media sosial dianggap bisa menjadi sarana yang paling menguntungkan karena bisa menjangkau kalangan yang lebih luas daripada dalam pasar offline.

Media sosial yang paling banyak digunakan saat ini adalah instagram, yang biasa dipakai oleh orang-orang untuk berhubungan dengan para kolega dan ajang menujukkan diri.

Di instagram para user dimanjakan dengan kemudahan untuk membagikan postingan dalam bentuk foto atau desain yang menarik.

Karena jangkauannya yang luas dan penggunaanya yang terbilang cukup mudah maka pada saat ini banyak yang menggunakan instragram sebagai salah satu sarana untuk pemasaran produk.

Para agen pemasaran atau pegiat marketing banyak memanfaatkan instagram untuk kepentingan pemasaran produk.

Mereka akan mengontrol produknya agar bisa lebih dekat dan diperhatikan oleh para konsumen dengan bantuan dari engagement rate.

Para pegiatan marketing yang cerdas akan memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh berbagai media sosial untuk meningkatkan engagement rate produknya, khususnya instagram.

Engagement rate bisa bermanfaat untuk mengukur keaktifan suatu postingan di media sosial apakah sudah berhasil menjangkau para pelanggan atau belum.

Apabila suatu produk mendapatkan banyak perhatian dari para pengikut di media sosial tentu saja akan meningkatkan kedekatan produk dengan konsumennya.

Dari hal tersebut engagement rate sangat diperlukan oleh perusahaan untuk menjangkau para konsumen melalui pemasaran online yang terbilang efektif.

Faktor yang Memengaruhi Engagement Rate

Merujuk pada sumber yang menjelaskan tentang engagement rate, ada beberapa faktor yang membuat engagement rate sangat sulit untuk di pelajari dan diaplikasikan.

Apalagi jika para followers potensial berkembang dan berubah dengan cepat di media sosial.

Akan tetapi, ada beberapa faktor yang mempengaruhi engagement rate jika dilihat dari media sosial yang dipakai untuk pemasaran. Jika dilihat dari pembagian media yang digunakan bisa dilihat sebagai berikut.

  • Website

Pada website engagement rate bisa dipengaruhi oleh rata-rata pengunjung yang melihat website, dinilai dari berapa lamanya mereka betah berada dalam halaman website tersebut.

Selain itu juga bisa dilihat dari peralihan pengunjung (scroll depth) dan jumlah share ke berbagai media lainnya.

  • Facebook

Untuk penggunaan media facebook biasanya engagement rate bisa dilihat dari banyaknya jumlah share, komen, dan like pada sebuah postingan.

Jika jumlah like, komen, dan share nya relatif tinggi maka bisa disimpulkan bahwa engagement rate dari postingan tersebut cakupannya cukup luas.

Selain like, share, dan komen di media sosial Facebook, engagement rate nya juga ditentukan oleh reaksi akun lain, juga interaksi dengan pengguna juga banyaknya klik pada halaman yang bersangkutan.

  • Instagram

Pada media sosial instagram, engagement rate yang didapatkan tidak terpaut jauh dengan facebook.

Instagram akan meningkat engagement ratenya jika sebuah postingan memiliki jumlah like, komen, share yang tinggi.

Tingginya tingkat engagement rate yang dimiliki sebuah postingan maka akan berbanding lurus dengan meningkatnya jangkauan postingan tersebut.

  • Twitter

Pada Twitter, engagement rate akan meningkat ketika sebuah postingan banyak yang meninggalkan like, komentar, retweet, ataupu quote tweet.

Jangkauan algoritma twitter akan meluas ke beranda para followers dari akun-akun yang melakukan interaksi dengan sebuah postingan yang melakukan interaksi.

Mengapa Engagement Rate Sangat Diperlukan?

Selain bermanfaat sebagai ukuran berhasil tidaknya konten yang dibagikan, engagement rate juga memiliki fungsi untuk meningkatkan penjualan melalui digital marketing.

Lalu apa sajakah yang membuat engagement rate sangat diperlukan dalam kegiatan pemasaran suatu perusahaan? berikut adalah beberapa alasannya.

Engagement rate dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk menyaring para followers potensial, dengan mencari tahu apa saja yang diinginkan para followers atau yang sedang digandrungi saat ini.

Sebagian besar orang akan terpengaruh orang lain ketika melihat produk yang cukup tenar dan digemari orang lain, mereka cenderung lebih menyukainya.

Melalui jumlah like yang semakin banyak maka para followers akan menganggap produk yang diposting memiliki banyak peminat.

Akan tetapi banyak juga para followers yang tidak melihat produk dari banyaknya jumlah like saja, akan tetapi melihat kualitas dari deskripsi produk yang disampaikan.

Engagement rate akan meningkat jika pemasaran yang dilakukan di media sosial dikerjakan secara rutin dan konsisten.

Hal tersebut bisa terjadi di pesaing perusahaan yang memiliki nilai engagement rate yang lebih tinggi, sehingga bisa diambil sebagai bahan pelajaran.

Para tim marketing seharusnya bisa mengukur dan memantau kinerja kompetitor sebagai bahan untuk meningkatkan lagi Engagement rate pada perusahaannya.

Cara Mengukur Engagement Rate

Untuk mengukur engagement rate bisa menggunakan beberapa metrik, misalnya seperti like,komentar, dan jumlah share suatu postingan di media sosial.

Akan tetapi metrik pada setiap media sosial bergantung pada media sosial apa yang dipakai, matrik pada instagram akan berbeda dengan matrik yang ada pada Facebook. Begitu juga matrik yang ada di website akan berbeda dengan jenis media sosial yang berbeda.

Untuk mengukur tingginya matrik pada media sosial bisa menggunakan ukuran banyanya “save” dan “add to story”, hal ini sangat berperan penting dalam meningkatkan engagement rate.

Dan berikut adalah beberapa cara untuk mengukur engagement rate dalam beberapa media sosial.

Untuk mengukur engagement rate sebuah akun tidak cukup dengan menggunakan jumlah followers saja akan tetapi akan lebih akurat jika menggunakan perhitungan berdasarkan jumlah reach yang dilakukan oleh akun lain.

Pada dasarnya postingan yang dibuat tidak hanya menjangkau followers saja, akan tetapi bisa dilihat oleh akun random yang memiliki minat serupa dengan konten yang dibagikan.

Atas dasar hal tersebut jumlah reach yang dilakukan oleh akun-akun diluar followers juga bisa menambah jumlah engagement rate pada suatu postingan yang dibagikan.

Angka rate yang terus berubah salah satunya dipengaruhi oleh angka ERR pada semua post yang telah dijumlahkan.

Untuk mengukur engagement rate berdasarkan jumlah reach akun-akun lain bisa menggunakan cara sebagai berikut.

ER = Total engagement rate per post kemudian dibagi dengan reach per post dikali dengan 100, maka akan ditemukan engagement rate dari postingan tersebut.

  • Engagement Rate Post

Jika dihitung berdasarkan post, engagement rate pada akun media sosial akan memiliki nilai yang naik turun.

Namun jika dilihat dari jumlah followers jumlah engagement rate akan bisa dilihat lebih stabil daripada jika dilihat dari jumlah postingan.

Rumus yang digunakan untuk mengetahui jumlah engagement rate berdasarkan post bisa dihitung dengan cara sebagai berikut.

ER = Total engagement pada sebuah postingan dibagi dengan jumlah followers pada sebuah akun. Dari perhitungan itu maka akan bisa diketahui engagement rate dari postingan tersebut.

  • Engagement Rate Impressions

Untuk sebuah postingan yang butuh dihitung berdasarkan impresi, perhitungan ini sangat cocok digunakan.

Akan tetapi, angka impresi bisa berubah dan fluktuatif sesuai dengan kondisi dari postingan yang diunggah.

Rumus yang bisa digunakan untuk menghitung engagement rate berdasarkan impresi bisa dengan persamaan berikut.

ER = Total engagement rate pada sebuah postingan dibagi dengan total impresi kemudian dikali dengan angka seratus.

Persamaan tersebut bisa menghasilkan ukuran engagement rate berdasarkan impresi dari akun-akun yang tertarik dengan postingan yang diunggah.

  • Daily Engagement Rate

Salah satu cara untuk menghitung engagement rate adalah dengan banyaknya engagement rate perhari pada sebuah postingan.

Walupun cara ini dinilai kurang akurat, karena tidak akan menginformasikan bahwa apakah hanya dilihat oleh satu followers secara berulang atau dilihat oleh followers yang berbeda.

Namun untuk mengetahui jumlah engagement rate berdasarkan kisaran kunjungan akun lain setiap hari bisa menggunakan persamaan berikut.

ER = Total engagement rate dalam satu hari dibagid engan keseluruhan jumlah followers lalu dikali dengan angka seratus.

Dengan menggunakan rumus tersebut akan bisa diketahui jumlah engagement rate perhari dalam sebuah postingan yang diunggah.

  • Engagement Rate Views

Cara menghitung engagement rate yang terakhir adalah dengan menghitungnya berdasarkan kisaran jumlah viewers yang melihat postingan yang diunggah.

Perhitugan ini akan sangat membantu sebuah merk jual jika postingan tersebut memiliki peran sebagai konten utama untuk menarik engagement para konsumen potensial.

Ada perbedaan antara views dengan unique views. Jumlah views bisa saja mencapai 2000 namun unique views nya mungkin hanya mencapai 1200 views yang menonton berulang postingan yang dibagikan.

Untuk menghitung engagement rate berdasarkan view bisa menggunakan rumus perhitungan sebagai berikut.

ER = Total engagement rate pada sebuah video dibagi dengan total penonton pada video tersebut kemudian dikalikan dengan angka seratus.

Tips Meningkatkan Engagement Rate

Ada beberapa tips untuk meningkatkan engagement rate suatu postingan, beberapa diantaranya diuraikan dalam penjelasan berikut.

  • Membuat Postingan yang Menarik

Pertama, adalah dengan menggunakan ciri khas dari brand yang akan dipasarkan. Keunikan yang ditampilkan dalam sebuah postingan akan menarik minat para followers untuk menyukai unggahan yang dibagikan.

Menggunakan pilihan kata yang menarik dan membuat para followers penasaran dengan produk yang ditawarkan.

Menggunakan foto yang menarik melalui kombinasi warna yang mencolok dan layout yang menyegarkan. Selain itu juga gunakan konsep autentik dan lain dengan postingan yang di unggah oleh para kompetitor.

  • Membuat Akun yang Interaktif

Salah satu meningkatkan engagement rate adalah dengan membuat akun lebih hidup melalui interaksi dengan para followers.

Bangunlah interaksi dengan para pengikut misalnya dengan membuat caption yang berupa pertanyaan seperti “Bagaimana pendapat para followers?”.

Pada akun instagram para sosial media merketing sering menggunakan unggahan insta story untuk membuat Q&A dan Challege.

Caranya cukup sederhana, hanya dengan mengarahkan para followers untuk meramaikan postingan yang ingin engagement rate nya ditingkatkan.

  • Penggunan Hastag yang Benar

Sebuah postingan yang diunggah bisa meluas penyebarannya ketika menggunakan hashtag yang relevan.

Sebaiknya para pengguna menggunakan hastag yang relevan dengan sistem riset terlebih dahulu, hal ini akan meningkatkan engagement rate pada sebuah postingan.

Uraian diatas adalah pembahasan mengenai engagement rate dari mulai pengertiannya sampai penjelasan tentang bagaimana cara meningkatkan engagement rate. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat.

fbWhatsappTwitterLinkedIn