Geografi

7 Faktor Pembentuk Iklim Disertai Penjelasannya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kehidupan manusia tak lepas dari adanya pengaruh proses-proses di alam sebab kehidupan manusia akan mempengaruhi proses di alam begitu pula sebaliknya jika proses-proses di alam akan membawa pengaruhnya tersendiri bagi manusia.

Iklim  menjadi salah satu proses alam yang bisa membawa pengaruh terhadap kehidupan manusia. Pengaruh tersebut dapat secara fisik maupun secara non fisik atau sosial budaya

Iklim diartikan sebagai sebuah kondisi cuaca dalam suatu daerah yang terjadi dalam kurun waktu lebih lama. Iklim bisa saja mempengaruhi berbagai jenis tanaman yang sesuai dan cocok dibudidayakan dalam suatu kawasan, penjadwalan budidaya pertanian, dan berbagai teknik budidaya yang bisa untuk dilakukan.

Pengertian Iklim

Iklim dan cuaca memiliki arti yang berbeda dimana iklim merupakan suatu keadaan rata-rata cuaca pada suatu wilayah dalam jangka waktu yang relatif lebih lama. Sedangkan, cuaca adalah keadaan suhu udara, tekanan udara, curah hujan, angin, dan sinar matahari pada waktu dan tempat tertentu. Meskipun cuaca dan iklim memiliki pengertian yang berbeda, tetapi unsur-unsur yang membentuknya hampir sama. 

Iklim didefinisikan sebagai ukuran rata-rata dan variabilitas kuantitas yang relevan dari variabel tertentu pada periode waktu tertentu yang memiliki rentang waktu dari bulanan hingga tahunan bahkan bisa mencapai jutaan tahun lamanya.

Iklim berubah terus menerus karena interaksi antar komponen dan faktor eksternal seperti erupsi vulkanik, sinar matahari, dan berbagai faktor yang timbul karena adanya kegiatan manusia yang merusak lingkungan. Misalnya saja seperti perubahan penggunaan lahan dan penggunaan bahan bakar fosil yang berlebihan.

Faktor Pembentuk Iklim

  • Sinar Matahari

Matahari merupakan pengatur iklim di bumi yang penting dan menjadi sumber energi utama di bumi dengan energi dari matahari yang dipancarkan ke segala arah dalam bentuk gelombang elektromagnetik.

Penyinaran Matahari ke Bumi dipengaruhi karena berbagai kondisi awan dengan perbedaan sudut datang sinar matahari di setiap wilayah di muka bumi yang akan menerima sinar matahari dengan intensitas yang berbeda-beda. 

Terdapat beberapa daerah yang setiap tahunnya akan mendapatkan sinar matahari dengan intensitas yang lebih tinggi. Namun, ada juga daerah yang tidak mendapatkan sinar matahari sama sekali dengan intensitas yang cukup. Perbedaan inilah yang akan mengakibatkan pada perbedaan iklim yang terjadi di tiap-tiap daerah di setiap sis penjuru bumi. 

  • Suhu Udara

Suhu udara merupakan sebuah keadaan panas atau dinginnya udara yang sifatnya menyebar dan berbeda pada daerah tertentu. Persebaran secara horizontal menunjukkan suhu udara tertinggi ada di daerah tropis garis ekuator dimana semakin ke arah kutub, maka suhu udara akan semakin dingin.

Persebaran secara vertikal menunjukkan, semakin tinggi suatu tempat, maka suhu udara di daerah tersebut akan semakin dingin.

Perbedaan tingkat suhu juga menjadi salah satu faktor pembentuk iklim dengan keadaan di permukaan bumi yang akan mengindikasikan daerah sedang dalam kondisi panas, dingin, sejuk atau lainnya yang dapat diukur dengan menggunakan alat yang disebut dengan termometer.

Di dalam udara terdapat air yang terbentuk karena penguapan dan semakin tinggi suhu udara, maka akan semakin banyak uap air yang dikandung di dalamnya.

Hal ini berarti, jika semakin lembab udara tersebut, maka terdapat banyak uap air yang dikandung oleh udara. Alat untuk mengukur tingkat kelembaban udara suatu daerah adalah hygrometer.

  • Awan

Awan merupakan sebuah massa dari butir kecil air di dalam lapisan atmosfer bagian bawah menjadi salah satu faktor pembentuk iklim karena dapat mempengaruhi intensitas air hujan dan cuaca pada daerah tersebut.

Awan ternyata juga dapat menunjukkan kondisi cuaca, dimana jika awan berwarna gelap atau abu-abu, maka ia menandakan jika ia banyak mengandung air, sehingga akan turun hujan di daerah tersebut. 

  • Curah Hujan

Curah hujan adalah banyaknya jumlah hujan yang jatuh di suatu daerah selama waktu tertentu di mana untuk mengetahui besarnya curah air hujan bisa digunakan sebuah alat yang disebut dengan penakar hujan atau Rain Gauge.

Curah hujan menjadi definisi untuk jumlah satuan hujan yang turun dalam suatu tempat. Semakin tinggi curah hujan yang turun, maka akan semakin besar pula kemungkinan daerah tersebut untuk memiliki iklim yang basah dan begitu juga sebaliknya.

  • Angin

Angin adalah salah satu faktor pembentuk iklim di mana udara yang bergerak dari daerah yang bertekanan tinggi ke daerah yang bertekanan rendah dengan perbedaan tekanan udara tersebut biasanya disebabkan oleh adanya perbedaan suhu udara.

Apabila suhu udara tinggi, maka tekanannya akan rendah dan begitu juga sebaliknya. Adanya angin akan mempengaruhi keadaan wilayah yang dilaluinya dan menjadi salah satu faktor yang paling penting dalam pembentukan iklim. 

  • Tekanan Udara

Perbedaan tekanan udara di berbagai wilayah akan berpengaruh pada terbentuknya iklim di suatu daerah sebab tekanan udara adalah sebuah gaya yang muncul karena adanya perbedaan suhu di suatu tempat.

Semakin tinggi suhunya, maka tekanan udaranya akan semakin rendah dan apabila semakin rendah suhunya, maka tekanan udaranya akan menjadi semakin tinggi.