Ekonomi

3 Faktor yang Mempengaruhi Pemberian Diskon Beserta Penjelasannya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tentunya semua orang pasti sudah tau tentang istilah diskon. Suatu hal yang sangat ditunggu tunggu oleh konsumen. Yang memang adanya pun tidak pasti bergantung dengan situasi dan kondisi yang ada. Seperti yang kita tahu bahwa secara umum, diskon sendiri diartikan sebagai suatu keputusan terkait pemotongan ataupun pengurangan harga dari suatu produk yang didasarkan dengan beberapa pertimbangan tertentu.

Entah itu nantinya ditujukan untuk meningkatkan angka penjualan dari produk ataupun dijadikan sebagai salah satu strategi untuk bisa menarik konsumen. Namun, untuk bisa menetapkan adanya pemotongan atau pengurangan harga terhadap suatu produk ini perusahaan tidak melakukannya dengan sembarangan.

Tentunya didasari dengan beberapa pertimbangan yang pasti. Terlebih apabila sedang naik naiknya produk pesaing yang ada di pasaran, penetapan dari strategi marketing yang satu ini bisa dipertimbangkan adanya.

Selain itu, agar tidak berakhir dengan adanya kerugian dari sisi perusahaan, diskon yang ditetapkan pada konsumen harus memenuhi beberapa ketentuan dan syarat yang ada. Salah satunya seperti beli dua gratis satu, atau minimal jumlah harga dari pembelian.

Sehingga nantinya disamping produk juga bisa terjual banyak, perusahaan juga tetap mendapatkan keuntungan dari itu. Inilah yang disebut penerapan strategi penjualan yang cerdas. Lalu apa saja sih faktor yang mempengaruhi adanya diskon?

Berikut merupakan pemaparan mengenai faktor yang mempengaruhi adanya diskon yang perlu diketahui.

1. Jumlah Produk yang Melimpah

Strategi penetapan harga dengan menggunakan metode diskon ini bisa digunakan untuk meningkatkan angka penjualan produk seperti yang telah disinggung sebelumnya. Dimana seringkali upaya untuk meningkatkan angka penjualan dari produk ini selain digunakan untuk mendapatkan keuntungan yang banyak dalam waktu yang lumayan cepat, bisa diterapkan juga untuk mempercepat penjualan dari produk yang memiliki stok yang lumayan melimpah.

Stok yang melimpah ini seringkali terjadi karena perusahaan yang melakukan produksi produk secara massal yang mana diorientasikan untuk bisa memenuhi kebutuhan dari konsumen. Namun, yang terjadi justru sebaliknya.

Produk yang telah diproduksi dengan jumlah yang melimpah itu nyatanya memiliki tingkat penjualan yang lebih rendah dibandingkan dengan target penjualan yang telah diperkirakan sebelumnya. Oleh karenanya produk produk tersebut cenderung akan tertimbun di gudang penyimpanan.

Untuk bisa menghabiskan semua produk tersebut, tentunya pihak perusahaan haruslah bisa menentukan strategi yang tepat untuk bisa meningkatkan kembali antusias serta rasa ketertarikan dari masyarakat terhadap produk tersebut.

Salah satunya dengan menetapkan adanya pemotongan dan pengurangan harga inilah yang nantinya pasti bisa meningkatkan angka penjualan produk.

2. Rendahnya Permintaan Pasar

Tidak bisa dipungkiri lagi ketika kondisi perekonomian dari konsumen dirasa sangat tidaklah stabil, baik yang dikarenakan adanya ketidakstabilan mata uang, rendahnya jumlahnya pendapatan rata rata itu nanti sangatlah berpengaruh terhadap tinggi rendahnya daya beli konsumen terhadap produk. Semakin tidak stabil perekonomian masyarakat, akan semakin rendah tingkat permintaan produk yang ada.

Dimana masyarakat akan cenderung untuk menghemat atau berpikir pikir lagi sebelum membeli suatu produk. Sedangkan yang terjadi akan sebaliknya jika memang kondisi perekonomian masyarakat sangatlah stabil, angka dari permintaan konsumen terhadap produk pun akan tinggi.

Oleh karenanya untuk mengatasi permasalahan tingkat permintaan pasar yang rendah yang tentunya sangat berbanding terbalik dengan jumlah atau kuantitas dari produk yang ada perusahaan bisa menggunakan metode penetapan harga diskon ini untuk membuat produk bisa dijangkau oleh konsumen kembali.

3. Persaingan Pasar

Semakin hari tentunya akan semakin banyak pula bisnis ataupun usaha yang bermunculan, baik yang nantinya membawa jenis produk yang sejenis ataupun jenis produk yang lebih bervariasi nantinya tergantung pada bagaimana cara perusahaan untuk bisa mengemas data dan informasi yang mereka dapatkan tentang kebutuhan dan keinginan konsumen dalam suatu produk.

Dan hal itulah yang bisa dibilang menyebabkan terjadinya persaingan pasar. Setiap perusahaan akan berlomba lomba untuk bisa memasang harga yang tepat yang disertai dengan kualitas produk yang diinginkan oleh konsumen.

Oleh karenanya penetapan harga diskon ini bisa menjadi salah satu cara untuk bisa bertahan dan unggul dari tingkat persaingan pasar yang terjadi.