Kegiatan Bisnis: Pengertian – Tujuan dan Klasifikasi

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tahukah Anda bahwa banyak barang-barang disekitar kita yang merupakan hasil dari kegiatan bisnis atau niaga. Sebagai contoh peralatan rumah tangga seperti meja, kursi, lampu hingga makanan yang kita makan setiap harinya dan masih banyak lagi. Namun apa sebenarnya kegiatan bisnis atau niaga tesebut? Berikut pembahasannya.

Pengertian Kegiatan Bisnis

Pengertian Menurut KBBI

Menurut KBBI, “bisnis” adalah usaha komersial dalam dunia perdagangan.

Pengertian Secara Umum

Secara umum, bisnis adalah aktivitas yang berhubungan dengan perdagangan seperti usaha jual-beli dengan tujuan mendapatkan keuntungan.

Pengertian Menurut Para Ahli

  • Bukhori Alma (1993)
    Mendefinisikan bahwa bisnis adalah sejumlah usaha yang meliputi berbagai bidang seperti pertanian, produksi, distribusi, komunikasi dan transportasi yang berkecimpung dalam membuat serta memperjual-belikan barang dan jasa tersebut kepada konsumen.
  • Ammrirullah (2003)
    Mengartikan apabila bisnis merupakan sebuah aktivitas dan institusi yang menghasilkan barang dan jasa untuk pemenuhan kehidupan sehari-hari.
  • Jeff Madura (2007)
    Menyatakan bahwa bisnis adalah suatu usaha yang menyediakan dan menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi keinginan konsumen.
  • Louis E. Boone (2007)
    Berpendapat bahwa bisnis ialah seluruh aktivitas usaha guna untuk mencari keuntungan atau laba dengan menyediakan barang dan jasa dalam memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari.
  • Griffin & Ebert (2010)
    Menjelaskan bahwa bisnis yaitu sebuah kelompok atau organisasi yang memproduksi barang dan jasa lalu menjualnya kepada konsumen untuk mencari keuntungan.
  • Ferrell dkk (2014)
    Memberikan pendapat bahwa bisnis merupakan individu atau organisasi yang berusaha mencari keuntungan dengan menghasilkan produk yang dapat memuaskan kebutuhan konsumen.

Sejarah Kegiatan Bisnis

Dahulu kegiatan bisnis bermula dari tingkat keluarga yang tertutup dan dengan cara tradisional. Salah satu kegiatan bisnisnya adalah bercocok tanam guna untuk memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari.

Pada masa tersebut belum terpikirakan untuk melakukan usaha atau aktivitas yang bersifat komersial. Lalu munculah zaman berubah menjadi revolusi industri yang membawa dampak besar.

Terciptanya mesin-mesin yang membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan contohnya traktor untuk membajak.

Setelah revolusi industri terdapat perubahan kembali menjadi zaman era teknologi yang semakin memajukan dunia bisnis yang diikuti dengan era informasi yang memudahkan para pelaku bisnis untuk berkembang.

Fungsi Kegiatan Bisnis

Pada dasarnya fungsi bisnis ialah mengubah nilai sebuah produk atau jasa dengan cara:

  • Utility of form, fungsi bisnis yang dapat mengubah sumber daya secara fisik untuk menambah nilai kegunanaan atau nilai. Contoh: kain diubah menjadi pakaian.
  • Utility of place, fungsi bisnis yang mengubah letak atau memindahkan sumber daya agar lebih dekat dengan konsumen. Contoh: gas yang dihasilkan oleh penambangan diberikan oleh perusahaan X untuk dapat ditempatkan dalam tabung dan didistribusikan sampai ke tangan konsumen.
  • Utility of time, fungsi bisnis yang memelihara ketersediaan sumber daya atau produk agar konsumen mudah mendapatkannya dan tanpa penundaan. Contoh: supermarket yang selalu menyediakan kebutuhan konsumen dan akan cepat memperbarui persediaan apabila habis.
  • Utility of posession, fungsi bisnis yang menambah nilai sumber daya atau produk dengan meningkatkan permintaan konsumen. Contoh: perusahaan X melakukan sosialisasi dan promosi produknya untuk menambah kesadaran maupun dorongan kepada konsumen agar menggunakan produk tersebut.

Tujuan Kegiatan Bisnis

  • Untuk mendapatkan keuntungan atau laba
  • Untuk mengadakan atau menciptakan produk dan jasa
  • Untuk kesejahteraan pelaku bisnis dan masyarakat
  • Untuk membuka lapangan pekerjaan
  • Untuk memajukan dan mengembangkan potensi daerah atau sumber daya yang ada.

Manfaat Kegiatan Bisnis

  • Dapat menjadi seorang bos atau leader
  • Mengatur waktu sesuai keinginan
  • Membantu mengurangi pengangguran
  • Terjaminnya masa depan diri sendiri.

Konsep dalam Kegiatan Bisnis

Sebuah bisnis dapat berjalan dengan baik apabila memiliki 4 konsep berikut:

  • Core strategy, ialah memiliki visi dan misi yang jelas.
  • Strategic resources, ialah memiliki sumber daya yang kuat seperti kompetensi diri, aset, dan proses.
  • Customer interface, ialah memiliki dukungan dan informasi yang mendalam serta dinamika hubungan yang baik.
  • Value network, ialah memiliki jaringan disekitar lingkungan bisnis agar dapat memperkuat bisnis yang ada.

Klasifikasi Kegiatan Bisnis

  • Sektor primer
    Merupakan sektor yang memperoleh sumber produksi dari alam atau membudidayakan apa yang sudah tersedia dialam. Sektor ini antara lain:
    • Sektor pertanian dan perikanan
    • Sektor pertambangan
  • Sektor sekunder
    Merupakan sektor yang sering disebut dengan sektor manufaktur ini mengolah bahan baku menjadi sebuah produk, baik itu produk setengah jadi atau jadi. Sektor ini antara lain:
    • Sektor industri
    • Sektor listrik, air, dan gas
  • Sektor tersier
    Merupakan sektor yang bergerak dan menghasilkan produk berupa jasa. Sektor ini antara lain:
    • Sektor transportasi (pengangkutan) dan komunikasi
    • Sektor pariwisata, perhotelan, dan restoran
    • Sektor pelayanan keuangan, persewaan dan jasa lainnya.
fbWhatsappTwitterLinkedIn

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

share pendapat, pengalaman, dan info anda mengenai topik ini, baca policy kami.