IPA

12 Hewan Prasejarah Terganas Selain Dinosaurus

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Binatang purba adalah makhluk hidup yang hidup pada masa lampau jauh sebelum adanya kehidupan manusia. Mungkin yang paling terkenal diantara mereka adalah dinosaurus. Namun sebenarnya ada satwa lain yang juga hidup pada masa itu atau bahkan jauh sebelum dinosaurus ada.

Meski kini keberadaannya sudah dinyatakan punah namun fosil mereka berhasil ditemukan dan di identifikasi. Berikut ini adalah daftar binatang purbakala ganas yang pernah hidup di muka Bumi. 

1. Megapiranha

Piranha adalah ikan yang terkenal ganas yang hidup di perairan sungai Amerika Selatan. Megapiranha adalah salah satu jenis dari piranha yang memiliki ukuran sepuluh kali lipat dari piranha biasa. Ikan sepanjang satu meter ini hidup pada 10 juta tahun lalu dan sudah dinyatakan punah. 

Meski memiliki ukuran yang besar namun massa megapiranha tidak begitu berat yakni hanya 20 hingga 25 pon. Fosil dari Mega Piranha ditemukan pertama kali pada awal tahun 1900 an di Argentina.

Meski sempat terabaikan namun fosil yang diberi nama megapiranha paranensis ini kembali di telisik setelah seorang ahli paleontologi yakni Alberto Cione menemukan tiga pasang fosil gigi besar. 

2. Titanoboa

Sebagian dari kita mungkin sudah sering mendengar tentang ular Boa yang terkenal dengan ukuran dan kekuatannya yang besar.

Pada periode 60 juta tahun yang lalu terdapat reptil terbesar di dunia yang disebut dengan nama Titanoboa. Panjang Titanoboa sanggup mencapai 12,8-14,3 meter dengan massa tubuh sebesar 1,25 ton. 

Fosil monster ular ini ditemukan di area pertambangan batu bara di Kolombia atau tepatnya yaitu di Cerrejón pada awal abad 21. Berdasarkan fosil-fosil yang telah dikumpulkan hingga tahun 2007, para ahli mengatakan ciri-ciri Titanoboa yakni memiliki struktur gigi yang lebih rapat daripada boa modern.

Mereka menyimpulkan bahwa reptil ini memangsa ikan khusus, kura-kura dan juga buaya. Total penemuan fosil berjumlah 117 buah yang kemudian disusun menjadi replika dan dipamerkan di National Museum of Natural History pada 2012 serdi Grand Central Terminal New York. 

3. Hallucigenia fortis

Hallucigenia fortis adalah sejenis binatang cacing prasejarah yang kini telah dinyatakan punah sejak 400 juta tahun yang lalu. Binatang yang berasal dari genus Cambrian xantusiidae diyakini masih berkerabat dengan dengan arthropoda modern.

Meski berkerabat dengan namun penampilan fisik mereka berbeda yakni Hallucigenia fortis memiliki leher yang panjang, 7 pasang jarum pada bagian punggungnya dan 7 pasang kaki yang mirip tentakel. Cacing ini juga dikenal dengan sebutan lobopodian worm. 

4.  Purussaurus

Buaya terbesar saat ini yaitu berasal dari jenis caiman khususnya caiman hitam yang hidup di sungai Amazon. Namun pada periode 8 juta tahun silam pernah hidup fauna yang lebih besar dari caiman saat ini yaitu purussaurus. Tubuh buaya prasejarah ini mampu mencapai 13 meter dengan berat tubuh setara dengan gajah modern.

Tak hanya tubuhnya yang seperti monster, purussaurus memiliki kerangka tengkorak yang kokoh dan gigitan yang sangat tajam. Menurut para ahli kekuatan gigitannya hingga 69.000 Newton yang artinya jauh lebih tajam dari gigitan seseorang hiu putih. 

Penemu fosil purussaurus adalah Prof John Hutchinson dari The Royal Veterinary College di Venezuela. Dari fosil yang telah dipelajari tersebut, Prof John mengatakan bahwa purussaurus berhabitat di rawa dan daratan. Lengannya mampu menyesuaikan sehingga sanggup menyangga berat tubuhnya dan tetap luwes ketika berjalan di daratan. 

5. Helicoprion

Helicoprion dipercaya merupakan nenek moyang dari para penguasa lautan yakni hiu. Ikan yang menjadi momok paling ditakuti hewan lain ini diperkirakan pernah hidup di Bumi sekitar 270 juta tahun yang lalu. Sedangkan fosilnya ditemukan di tambang batu bara di Volgograd, Rusia selatan pada tahun 1899.. 

Berdasarkan fosil tersebut dapat disimpulkan ikan ini memiliki bentuk gigi yang unik yaitu berbentuk spiral.  Gigi tajam mereka tumbuh ke belakang tepat di sebelah sendi belakang rahang.

Ukuran tubuhnya lebih besar daripada hiu modern yakni hingga 8 meter dan massa lebih dari 400 kg. Para peneliti memberikan julukan kepada ikan ini yaitu “Buzzsaw Killer” karena merupakan predator terbesar. 

6. Pentecopterus decorahensis

Pentecopterus decorahensis adalah jenis kalajengking laut paling tua yang pernah ditemukan. Kalajengking purba ini memiliki ukuran tubuh yang luar biasa yakni setara dengan tubuh manusia. Fosil binatang yang hidup pada 470 juta tahun yang lalu ini ditemukan oleh para geolog dari Iowa Geological Survey pada tahun 2015. 

Dengan begitu Pentecopterus hidup sebelum dinosaurus mendominasi Bumi. Bahkan para ahli mengatakan kalajengkin yang mampu mencapai 1,6 meter ini adalah monster laut pertama di Bumi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh James Lamsel dari Yale University hewan ini merupakan binatang purba jenis baru yang masuk dalam keluarga eurypterid.

7. Anomalocaris

Anomalocaris adalah jenis predator utama yang hidup pada 500 juta tahun yang lalu. Fosil dari Anomalocaris ini ditemukan pada tahun 2011 di Pulau Kanguru, Australia bagian selatan. Berdasarkan fosil yang telah diteliti lebih lanjut crustacea ini menjadi predator utama dikarenakan ukurannya yang besar serta memiliki gigi yang sangat tajam.. 

Bagian mata anomalocaris mampu mencapai 2,5 cm dengan kemampuan visual hingga 16.000 ommatidium yang artinya lebih tajam dari arthropoda yang memiliki kemampuan penglihatan terbaik di masa sekarang. 

8. Arctodus

Arctodus dikenal juga dengan nama internasional sebagai Giant Short-Faced Bear atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Beruang Bermuka Pendek dan Beruang Bulldog.

Beruang raksasa ini hidup di hutan Amerika Utara pada masa prasejarah sekitar 800 ribu -10 ribu tahun yang lalu. Karnivora ini memiliki panjang tubuh 13 kaki dan berat 1 ton. 

Tak hanya menjadi beruang yang paling besar Arctodus juga menjadi yang tercepat. Kecepatan berlari binatang yang bisa menjadi omnivora ini yaitu 64 km/jam atau setara dengan seekor harimau. Kerabat terdekat dari Arctodus yang masih ada hingga saat ini adalah Beruang Berkacamata atau Beruang Andes. 

9. Phorusrhacidae

Pada masa 60 juta tahun yang lalu terdapat banyak binatang berukuran raksasa dari berbagai bangsa termasuk burung. Burung raksasa prasejarah yang berhasil diidentifikasi adalah Phorusrhacidae.

Burung yang disebut sebagai “burung” teror ini diketahui hidup di Amerika Utara dan Selatan. Fosil burung setinggi 2,5 meter dengan massa 130 ini ditemukan pertama kali pada tahun 1887 oleh Florentino Ameghino di ujung selatan Provinsi Santa Cruz, Argentina. 

Berdasarkan penelitian burung yang punah pada 2 juta tahun silam ini tidak dapat terbang tetapi dapat berlari. Kecepatan berlari mereka yakni 27 meter per detik. Meski tidak terbang burung ini mempunyai sepasang sayap dengan cakar pada setiap ujungnya. Cakar tersebut digunakan untuk menyerang musuh.

10. Arthropleura

Kaki seribu saat ini memiliki ukuran yang relatif kecil atau sekitar 1-2 inch. Namun perlu kamu ketahui pada masa 300 juta tahun yang lalu di Amerika Utara hidup kaki seribu sepanjang 2,6 meter yang disebut Arthropleura. Ukuran tersebut menjadikan binatang melata ini menjadi invertebrata terbesar yang pernah hidup di Bumi. 

Selain tulang belulang fosil dari kaki seribu prasejarah ini juga ditemukan jejak kakinya pada bebatuan, Jejak kaki mereka sekilas mirip dengan jejak ban mobil.

Berdasarkan penelitian meski berukuran raksasa ketebalan kulit mereka hanya tergolong tipis dan juga strukturnya tidak begitu kuat. Namun hal tersebut tidak menjadi masalah sebab tidak ada predator bagi Arthropleura. 

11. Meganeura

Meganaura adalah binatang prasejarah sejenis capung yang diperkirakan hidup pada zaman karbon atau sekitar 300 juta tahun silam.

Berbeda dengan serangga masa sekarang yang rata-rata berukuran kecil, Meganeura adalah serangga terbesar yang pernah ada. Sayapnya saja membentang hingga 75 cm atau lebih besar 12 kali lipat dari capung modern. 

Fosil dari serangga raksasa ini ditemukan pertama kali di Perancis pada tahun 1880. Charles Brongniart seorang ahli Paleontologi dari Perancis berhasil merepresentasikan Meganaura lima tahun setelah penemuan fosil.

Pada tahun 1979 di Bolsover ditemukan fosil yang lebih sempurna dan disimpan di Museum Nasional Sejarah Alam, di Paris. 

12. Stupendemys

Stupendemys adalah jenis kura-kura raksasa yang hidup di Kolombia, Amerika Selatan yang dinyatakan punah sejak 13 juta-6 juta tahun lalu. Fosil binatang seukuran dengan mobil ini ditemukan di kawasan Urumaco di Venezuela dan juga di gurun Tatacoa di Kolombia pada tahun 1970 an. 

Para ahli menyimpulkan kura-kura Stupendemys memilih dasar danau sebagai tempat tinggal mereka. Berbeda dengan kura-kura yang hidup di masa sekarang, Stupendemys memiliki sepasang tanduk yang terdapat di setiap sisi cangkangnya, Fungsi dari tanduk tersebut adalah untuk pertahanan diri.