Seni

8 Jenis Batik Betawi dan Maknanya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Batik, merupakan salah satu warisan nusantara yang sudah terkenal sampai ke luar negeri. Di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali jenis, hampir di setiap wilayah mempunyai ciri khas masing-masing.

Tidak ketinggalan pula, di Betawi juga memiliki ciri khasnya sendiri. Dengan warna – warna yang cerah, menjadi ciri yang paling melekat pada batik betawi. Seperti merah, oranye, hijau dan kuning, menjadikan batik khas betawi terkenal.

Adapun motif yang diambil seringkali tentang sejarah Jakarta dan potret kehidupan sehari-hari. Dan berikut ini 8 jenis motif batik betawi yang menjadi ciri khasnya.

1. Batik Motif Pucuk Rebung

Motif pucuk rebung merupakan batik pesisir yang menggambarkan pucuk batang bambu. Motif ini memang merupakan adaptasi dari songket Melayu dan tumpal pada batik Lasem.

Akan tetapi di balik itu semua ada makna filosofi terkandung dalam motif tersebut, yaitu tentang keseimbangan hidup, yaitu : bahwa antara manusia, alam sekitarnya, dan sang maha pencipta saling bersinergi.

2. Batik Motif Nusa Kalapa

Seperti yang tadi sudah disebutkan di atas. Motif batik betawi juga mengambil inspirasi dari keindahan alam sekitar. Salah satunya adalah motif batik betawi yang satu ini, motif Nusa Kalapa.

Jika dirunut, awal mula motif batik ini berasal dari ide desain Peta Ceila yang dibuat Pangeran Panembong pada masa Prabu Siliwangi (1482-1521). Peta tersebut merupakan gambaran dari sejarah Jakarta Tempo Dulu yang bernama Nusa Kalapa.

Yang kemudian Nusa Kalapa berubah menjadi Sunda Kelapa, diubah menjadi Jayakarta, kemudian diubah menjadi Batavia, dan akhirnya tercipta nama Jakarta.

Motif alam tersebut menggambarkan betapa Jakarta masa itu masih penuh dengan alam yang indah pun gunung dan sawah yang terhampar luas. Selain itu, motif batik ini juga muncul dari suasana Nusa Kelapa tempo dulu dan warna para nona Belanda yang bersantai di bawah pohon kelapa.

Umumnya motif ini berupa pemaparan ide kehidupan masyarakat dan budaya Betawi yang dipengaruhi budaya Arab, India, Belanda, dan Cina–macam Barongsai, Imlek, Cap Gomeh, dan Pe Chun.

3. Batik Motif Ondel-ondel

Sebagaimana yang sudah kita ketahui sejak lama bahwa ondel-ondel merupakan salah satu kesenian khas dari betawi. Boneka ini sudah seperti maskot tradisional dari Jakarta.

Motif ini sendiri melambangkan harapan agar pemakai berhasil mencapai hidup yang lebih makmur dan terlindungi dari nasib buruk dan bahaya.

4. Batik Motif Rasamala

Batik motif ini digambarkan sebagai sejarah ketika Belanda pertama kali mendarat di daerah Sunda Kelapa pada abad ke-16. Saat itu, Sunda Kelapa merupakan daerah hutan rawa liar yang ditutupi pohon rasamala.

Rasamala sendiri merupakan nama sebuah pohon yang ada saat masa itu. Orang Betawi menganggap pohon rasamala sebagai pohon yang keramat karena wanginya yang indah.

5. Batik Motif Salakanagara

Salakanagara merupakan motif yang melambangkan kerajaan pertama di daerah Betawi yang didirikan oleh Aki Tirem pada tahun 130 Masehi. “Salakanegara” sendiri memiliki arti “Negara Salak”, yang merupakan nama daerah yang berada di sekitar Gunung Salak yang dianggap keramat.

6. Batik Motif Kali Ciliwung

Batik Betawi motif ini menggambarkan kehidupan masyarakat betawi di sepanjang kali ciliwung. Konon ceritanya, pada zaman penjajahan kolonial, Belanda tertarik dengan sungai terbesar ini.

Belanda ingin sekali menguasai sungai Ciliwung ini dikarenakan melihat keindahan dan menganggap alirannya sebagai simbol rezeki. Disesuaikan sejarahnya, motif batik ini diharapkan mampu mendatangkan rezeki bagi sang pemakai.

7. Batik Motif Buah Mengkudu

Motif ini merupakan andalan dari pengrajin batik Betawi Terongong. Motif ini memiliki artian memang kudu tekun atau jika diartikan dalam bahasa Indonesia yaitu memang harus rajin.

Ini merupakan sebuah pesan penyemangat bagi masyarakat Betawi untuk tetap teguh dan rajin dalam berusaha, pantang menyerah dalam menggapai impian. Pemakaian batik motif ini diharapkan bisa bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya seperti halnya buah mengkudu yang banyak khasiatnya untuk kesehatan.

8. Batik Motif Topeng Betawi

Batik betawi yang bermotif ini mempunyai filosofi dari topeng, yang merupakan beragam karakter. Dalam pentas seni betawi sendiri sering kali menggunakan topeng untuk tampil.

Di dalam kesenian topeng Betawi, karakter yang ditampilkan merupakan wajah kegembiraan dan keceriaan sesuai dengan keseharian warga penghuni Ibukota Jakarta.

Makna yang diharapkan kepada si pengguna motif ini adalah selalu memiliki sifat gembira dan ceria di setiap waktu sepanjang hidupnya.