Kimia

2 Jenis Ikatan Kimia Beserta dengan Ciri, Contoh, da Rumusnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Ikatan kimia adalah sebuah yang dapat mengikat dua buah atom atau lebih untuk membuat senyawa atau sebuah molekul kimia. Ikatan tersebut yang dapat menjaga atom agar tetap saling berdekatan dalam sebuah senyawa yang akan dihasilkan.

Berikut ini beberapa jenis ikatan kimia :

Ikatan ion

Ikatan ion terjadi pada atom unsur yang mudah melepaskan elektron dan atom unsur lain menerima ekektron tersebut.

Ciri-ciri :

  • Titik leleh/ titik didih tinggi
  • Dapat menghantarkan arus listrik dalam bentuk larutan (aq) dan lelehan (f) tapi tidak dalam bentuk padatan (s)
  • Kristalnya keras tapi rapuh
  • Larut dalam air
  • Tidak larut dalam pelarut/senyawa organik (misal : alkohol, eter, benzena)

Contoh : NaF, Kl, Na2S, CsF, Rb2S, Na2O, CaO, BaO, MgS

Ikatan kovalen

Ikatan kovalen adalah ikatan yang terbentuk dengan cara pemakaian pasangan elektron bersama oleh 2 atom yang berikatan.

Contoh : HCl, H2, O2 , N2 , Cl2 , PCl2 , PCl5 , CO2 , HNO3

Ikatan kovalen dibedakan menjadi 2, yaitu :

Ikatan kovalen polar

Ikatan kovalen polar terjadi pada salah satu atom yang saling berikatan memiliki elektronegativitas yang jauh lebih besar dibandingan dengan yang lain.

Ciri-ciri :

  • Titik didih/ titik leleh lebih rendah dari ikatan ion
  • Dapat menghantarkan arus listrik tapi hanya dalam bentuk larutan (aq) saja.
  • Mempunyai pasangan elektron bebas (PEB), kecuali bentuk molekulnya liner dan bujur sangkar

Contoh : HF, HCl, PCl3 , NH3

Berikut ini merupakan contoh terjadinya ikatan kovalen polar. Misalnya pada ikatan atom H dengan atom F membentuk HF. Konfigurasi elektron atom H dan F :

1H = 1

9F = 2,7

Dari konfigurasi tersebut dapat kita ketahui bahawa H punya 1 elektron valensi dan F punya 7 elektron valensi maka agar masing-masing seperti gas mulia makan atom H membutuhkan 1 elektron supaya jadi duplet dan F membutuhkan 1 elektron agar menjadi oktet maka kedua unsur itu saling meminjamkan 1 elektronnya.

Rumus struktur = H-F, Rumus kimia + HF

Ikatan kovalen nonpolar

Ikatan kovalen nonpolar terjadi jika kedua atom berikatan mempunyai afinitas elektron yang sama.

Ciri-cirinya :

  • Titik didih/ titik leleh lebih rendah dari ikatan ion
  • Tidak dapat menghantarkan arus listrik
  • Tidak mempunyai pasangan elektron bebas (PEB)
  • Bentuk molekulnya simetri

Contoh : H2 , Cl2 , Br2 , CCl4 , CH4

Contoh ikatan kovalen nonpolar adalah pada antar atom H membentuk molekul H2

Konfigurasi elektron atom H :

1H = 1

Masing-masing atom H memiliki 1 elektron, agar stabil seperti gas mulia yaitu membentuk duplet (2 elektron), maka atom H membutuhkan 1 elektron dengan cara saling meminjamkan 1 elektron.

H* + H-> H* H

Rumus struktur = H – H

Rumus kimia = H2

Berikut tabel perbedaan ikatan ion, kovalenpolar, dan kovalen non polar

NoSifat fisik Ion Kovalen polar Kovalen non polar
1Kelarutan dalam air larut larut tidak larut
2daya hantar listrik larutan  ✓  ✓ x
3daya hantar listrik dalam larutan   ✓ x x
4daya hantar listrik dalam padatan x x x
5titik leleh dan titik didihtinggi rendah rendah

Bentuk molekul suatu senyawa kovalen dapat ditentukan dengan teori domain elektron / teori VSEPR. Teori domain elektron merupakan Shell electron pair of repulsion, yaitu teori yang menggambarkan bentuk molekul berdasarkan kepada tolakan pasangan elektron disekitar atom pusat.

Bentuk molekul ditentukan berdasarkan jumlah pasangan elektron ikatan (PEI) dan pasangan elektron bebas (PEB).