Kartu Rencana Studi: Pengertian – Contoh dan Cara Mengisinya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sebagai Mahasiswa Baru mungkin masih ada yang belum paham tentang Kartu Rencana Studi. Atau yang sering disebut dengan KRS. Apakah itu? Berikut penjelasan dari kami.

Pengertian Kartu Rencana Studi

KRS adalah sebuah lembar khusus berisi daftar mata kuliah yang akan kamu ambil pada satu semester. Pengisian KRS biasanya dilakukan pada awal tiap semester. Selain mata kuliah yang diambil dan jumlah SKS (Satuan Kredit Semester), terdapat pula informasi data mahasiswa, berupa nama, Nomor Induk Mahasiswa, fakultas, jurusan, dan tahun masuk kuliah.

Contoh Kartu Rencana Studi

contoh krs

Cara Mengisi Kartu Rencana Studi

Ada dua cara yang umum dilakukan untuk mengisi KRS, yaitu secara manual dan secara online. Cara manual biasanya melibatkan data-data fisik, seperti dokumen cetak dan melakukan face to face dengan pihak administrasi kampus.

Seiring dengan perkembangan teknologi, pengisian KRS kini lebih banyak dilakukan secara online atau melibatkan internet. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat mengisi KRS. Pertama, memastikan jaringan internet cukup stabil.

Pengisian KRS memang lebih praktis, tetapi bisa juga menjadi rumit karena seluruh mahasiswa mengakses server yang sama dalam waktu bersamaan. Akibatnya, server bisa down dan pengisian KRS harus dicoba berkali-kali.

Apabila kamu berhasil mengakses situs yang dimaksud, segeralah pilih mata kuliah yang tersedia untuk semester tersebut. Biasanya, kampus memberlakukan batas jumlah pengambilan SKS tiap semester. Di antaranya, kamu harus memilih mata kuliah wajib dan menambahkannya dengan mata kuliah pilihan.

Sebelum Mengisi KRS

Ketika memilih mata kuliah yang akan diikuti, jangan lupa untuk memastikan jadwalnya tidak bentrok. Tiap mata kuliah biasanya diselenggarakan pada waktu yang berbeda, tetapi ada pula yang bersamaan. Oleh karena itu, sangat perlu bagi kamu untuk mempertimbangkan baik-baik apa saja mata kuliah yang akan diambil.

Selain itu, kamu juga harus melengkapi persyaratan registrasi akademik, yaitu membayar SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) sesuai jumlah yang telah ditentukan. Jika tidak, kamu tidak akan bisa mengisi KRS dan mengikuti perkuliahan.

Untuk mengisi KRS, ada jadwal khusus yang telah ditentukan oleh pihak kampus. Kamu harus mengetahui informasi ini dan menaatinya. Apabila masa pengisian KRS telah lewat, kamu dipastikan harus cuti kuliah dan uang SPP dikembalikan. Jika ada yang keliru dan harus diubah setelah mengisi KRS, jangan khawatir, tersedia kesempatan bagi kamu untuk melakukan revisi.

fbWhatsappTwitterLinkedIn