Biologi

Macam-macam Gerak Pada Tumbuhan Beserta Penjelasannya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Salah satu ciri dari makhluk hidup adalah bergerak. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa tumbuhan juga merupakan makhluk hidup. Lalu apakah tumbuhan bergerak? Jawabannya adalah iya, tumbuhan juga bergerak. Bagaimana tumbuhan itu bergerak? Simak pembahasannya di bawah ini.

Gerak pada tumbuhan adalah gerakan yang dilakukan oleh tumbuhan. Gerakan terbagi menjadi dua macam yakni gerak aktif dan gerak pasif. Gerak aktif adalah perpindahan dari satu titik ke titik yang lainnya. Gerak ini dilakukan oleh binatang dan manusia. Sedangkan gerak pasif adalah gerak yang dilakukan oleh bagian tertentu. Gerakan ini lah yang dilakukan oleh tumbuh-tumbuhan.

Penyebab tumbuhan bergerak adalah adanya proses pertumbuhan dan juga karena adanya rangsangan atau iritabilitas yang dimiliki tumbuhan tersebut. Arah gerakkan tumbuhan bisa mendekati arah rangsangan atau malah menjauhi larangan. Gerak pada tumbuhan terbagi menjadi beberapa macam seperti:

Gerak Endonom

Gerak endonom adalah suatu gerak pada tumbuhan yang terjadi karena adanya rangsangan atau faktor dari dalam tumbuhan tersebut. Gerakan endonom merupakan gerakan yang autonom yakni gerakan secara spontan. Gerak endonom dibagi lagi menjadi dua macam yaitu:

  • Gerak Endonom Nutasi
    Gerak nutasi adalah gerak yang dilakukan oleh daun dan gerak sitoplasma atau siklosis yang terjadi pada sel-sel daun ganggang.
  • Gerak Endonom Higroskopis
    Gerakan ini dipengaruhi oleh kadar air dalam tumbuhan. Kadar air tumbuhan tersebut berubah secara terus menerus hingga akhirnya menyebabkan kulit buah atau kotak spora kering dan pecah.

Gerak Etinom 

Gerak etinom adalah gerakan pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor dari luar. Artinya faktor tersebut tidak berasal dari tanaman itu. Gerak ini disebut juga dengan gerak esionom. Faktor-faktor yang mempengaruhi gerakan ini antara lain cahaya, sentuhan, suhu, air, gravitasi Bumi, dan zat kimia.

Bagian tanaman yang dapat memberikan respon terhadap rangsangan ini adalah akar, batang, daun, buah, dan bunga serta organ tumbuhan lainnya. Gerakan etinom dibagi lagi menjadi beberapa macam berdasarkan pada jenis rangsangannya. Diantaranya adalah:

  • Gerak Tropisme
    Gerak tropisme adalah gerakan tumbuhan yang mengikuti arah datangnya rangsangan. Kata tropisme berasal dari bahasa Yunani yaitu “trope” yang artinya “membelok”. Terdapat dua macam gerak tropisme yaitu tropisme positif yaitu gerak yang mendekati sumber rangsangan dan tropisme negatif yaitu gerak yang menjauhi sumber rangsangan. Jika dilihat dari sumber rangsangannya maka gerak tropisme terbagi menjadi:
    • Geotropisme yaitu gerak tumbuhan yang dipengaruhi oleh gaya tarik bumi. Jika gerakan tumbuhan mendekati arah inti Bumi maka disebut dengan geotropisme positif. Namun jika gerak tumbuhan menjauhi arah inti Bumi maka disebut dengan geotropisme negatif.
    • Fototropisme yaitu gerak pada tumbuhan yang dipengaruhi oleh cahaya matahari. Jika tumbuhan bergerak menuju ke sumber cahaya maka disebut fototropisme positif. Namun jika sebaliknya maka disebut dengan fototropisme negatif.
    • Hidrotropisme yaitu gerakan yang mendapat pengaruh atau rangsangan dari sumber air. Contoh dari gerak ini adalah akar yang selalu bergerak mendekati tanah untuk mencapai sumber air.
    • Tigmotropisme yaitu gerakan tumbuhan yang dirangsang oleh persinggungan. Contoh tumbuhan yang melakukan gerak ini adalah tanaman markisa dimana sulurnya membelit dan batang tumbuhan mentimun yang membelit tumbuhan lainnya.
    • Kemotropisme yaitu gerakan terjadi jika tumbuhan mendapat rangsangan berupa zat kimia. Contoh dari gerak kemotropisme adalah akar yang bergerak menuju unsur hara atau pupuk yang terkandung dalam tanah.
    • Termotropisme yaitu gerakan tumbuhan yang mendapat rangsangan berupa panas dan perubahan pasan. Contoh tumbuhan yang melakukan gerakan ini adalah tanaman Rhododendron dimana daunnya akan berubah keriting dan merunduk ke bawah jika suhu di sekitar mencapai -1 derajat celcius.
  • Gerak Nasti
    Gerak nasti adalah gerakan tumbuhan yang mendapat pengaruh berupa rangsangan namun arah gerakannya tidak bergantung pada arah datangnya rangsangan tersebut. Artinya gerakan ini tidak dipengaruhi oleh tumbuhan itu sendiri atau mendapat pengaruh dari luar. Gerak nasti terjadi karena kandungan turgor yang terdapat pada tulang daun. Gerak nasti terbagi menjadi beberapa jenis seperti di bawah ini.
    • Gerak Fotonasti yaitu gerakan yang mendapat pengaruh dari cahaya seperti yang terjadi pada bunga pukul empat yang akan mekar pada sore hari dan bunga sepatu yang mekar pada siang hari
    • Seismonasti adalah gerak yang terjadi ketika terkena rangsangan berupa sentuhan. Contoh tumbuhan dengan gerakan ini adalah tanaman putri malu dan venus yang akan menutup daunnya ketika disentuh.
    • Niktinasti adalah gerak nasti yang terjadi karena mendapat rangsangan berupa suasana gelap. Gerak ini disebut juga dengan gerak tidur tumbuhan. Contoh dari gerak ini terdapat pada tanaman petai cina yang akan menutup daunnya pada sore hari.
    • Termonasti adalah gerak tumbuhan yang mendapat pengaruh dari suhu. Contoh tanaman yang melakukan gerak ini adalah bunga tulip yang akan mekar jika suhu di sekitar naik dan akan menguncup ketika suhu turun.
    • Haptonasti adalah gerak tumbuhan yang terjadi apabila tanaman tersebut mendapat rangsangan berupa sentuhan serangga. Gerakan ini terjadi pada tanaman isektivora seperti kantung semar dan venus.
  • Gerak Taksis
    Gerak taksis adalah gerak perpindahan tumbuhan seluruh atau bagian dari tubuh tumbuhan tersebut. Gerak tersebut terjadi apabila tumbuhan mendapat rangsangan dari luar serta gerak tersebut arahnya dipengaruhi oleh sumber rangsangan. Gerak taksis dibedakan menjadi:
    • Gerak Fototaksis yaitu gerak taksis yang mendapat pengaruh rangsangan berupa cahaya dari luar. Jika gerak tersebut mendekat ke arah rangsangan cahaya disebut fototaksis positif namun jika gerak tumbuhan menjauh dari arah sumber cahaya disebut fototaksis negatif. Contohnya fototaksis positif adalah gerak kloroplas yang mendekat ke cahaya yang menerangi dinding sel. Sedangkan contoh gerak fototaksis negatif adalah ganggang yang bergerak menjauhi cahaya.
    • Gerak Kemotaksis adalah gerak taksis yang dipengaruhi oleh zat kimia atau oksigen sebagai sumber rangsangannya. Kemotaksis terbagi menjadi kemotaksis positif dan kemotaksis negatif. Ketika gerak taksis mendekati zat kimia maka dinamakan kemotaksis positif namun apabila sebaliknya maka disebut dengan kemotaksis negatif. Contoh kemotaksis positif adalah fertilisasi pada tanaman lumut-lumutan dan paku-pakuan. Sedangkan contoh kemotaksis negatif terdapat pada gerak tumbuhan menjauhi racun yang berbahaya.
    • Gerak Galvanotaksis yaitu gerak taksis yang mendapat rangsangan berupa muatan listrik. Contohnya  alga hijau berkoloni yang mendekati sumber rangsangan yang mengandung muatan listrik.
    • Gerak Termotaksis adalah gerak taksis yang dipengaruhi oleh suhu atau temperatur sebagai sumber rangsangannya.
    • Gravitaksis yaitu gerak taksis yang mendapat pengaruh atau rangsangan berupa gravitasi Bumi.
    • Tigmotaksis yaitu jenis gerak taksis yang mendapat rangsangan berupa sentuhan maupun kotak fisik lainnya.
    • Rheotaksis adalah jenis gerak taksis yang mendapat pengaruh dari rangsangan berupa aliran air
    • Phonotaksis adalah gerak taksis yang mendapat pengaruh dari suara.