Penjaskes

12 Macam-macam Senam Lantai

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Senam lantai adalah salah satu jenis senam dengan gerakan sistematis yang dilakukan dilantai  menggunakan matras sebagai alas. Senam lantai sama dengan olahraga lainnya memiliki banyak manfaat bagi kebugaran dan kesehatan tubuh.

Senam lantai bertujuan untuk meningkatkan kekuatan, kelenturan, kelincahan, dan koordinasi dan kontrol tubuh secara menyeluruh, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Berikut ini macam-macam senam lantai yang perlu diketahui, yaitu :

1. Sikap lilin (Candle Pose)

Sikap lilin adalah salah satu jenis senam lantai yang dilakukan dengan posisi ketika seluruh tubuh lurus bertumpu pada bahu dengan siku dan tangan membantu untuk menopang berat tubuh si pinggang.

Sikap lilin bermanfaat dalam meringankan kram perut akibat menstruasi, meningkatkan sirkulasi darah ke kepala, dan juga dapat mengencangkan otot perut dan kaki. Tetapi bagi penderita hipertensi, glaukoma dan wanita hamil sebaiknya hindari jenis senam lantai ini agar tidak terjadi hal berbahaya yang tidak diinginkan.

2. Kayang (Bride)

Kayang adalah jenis senam lantai dimana posisi tubuh bertumpu pada kedua tangan dan kaki, lalu punggung membentuk busur dengan posisi abdomen menghadap ke langit-langit. Lakukan kayang secara bertahap agar tidak cedera, karena senam lantai jenis yang satu ini membutuhkan punggung yang cukup lentur.

Kayang memiliki banyak manfaat bagi tubuh yaitu untuk memperkuat otot kaki, otot perut, otot bahu, otot tangan dan pinggang, serta meregangkan area dada, meluruskan lengan dan pergelangan tangan.

3. Berdiri dengan tangan (Handstand)

Berdiri dengan tangan atau yang biasa disebut Handstand merupakan jenis senam lantai yang biasa digunakan pada olahraga lain seperti yoga. Handstand adalah menopang seluruh tubuh dalam keadaan stabil, dan posisi tubuh terbalik lurus dengan menggunakan tangan.

Handstand memiliki manfaat untuk meningkatkan keseimbangan tubuh, memperkuat bahu, lengan dan juga pergelangan tangan, serta membantu meringankan stres dengan menenangkan otak.

4. Berdiri dengan kepala (Headstand)

Berdiri dengan kepala atau disebut dengan Headstand adalah salah satu jenis senam dengan postur berbalik dari berdiri dengan kepala di bawah sebagai tumpuannya. Gerakan ini digunakan dalam aturan yang berbeda seperti yoga, senam pemula, dan akrobat.

Jenis senam yang satu ini cukup membahayakan apabila dilakukan tanpa pengawasan ahlinya. Hal ini karena dalam melakukan gerakan ini memakai kepala dan lengan depan sebagai tumpuannya. Namun gerakan ini memiliki manfaat untuk membantu mengalirkan darah dan oksigen ke daerah kepala yang dapat meningkatkan fokus dan kesehatan tubuh.

5. Berguling ke depan ( Forward Roll)

Guling depan merupakan jenis senam lantai yang bertujuan untuk melatih kekuatan otot punggung, dan melatih keseimbangan tubuh. Gerakan guling depan ini diawali dengan berdiri, kemudian posisi jongkok dengan tangan menjulur ke depan dan dibuka selebar bahu.

Lalu setelah itu masukkan dagu mendekati dada sambil kepala mendekat ke arah lantai. Terakhir, dorong tubuh ke depan menggunakan kaki dan mendarat kembali dengan kaki, dan diakhiri dengan posisi berdiri.

6. Berguling ke belakang (Backward Roll)

Guling ke belakang (Backward Roll) adalah gerakan yang sama saja dengan guling ke belakang, hanya saja arahnya berbalik menjadi ke belakang. Guling ke belakang diawali dengan tubuh membentuk posisi squat dengan tangan terentang ke depan, lalu turunkan bokong ke lantai diikuti bersama punggung dengan bantuan kaki.

Kemudian dorong tubuh ke belakang, lalu tangan berada di samping bahu yang bertujuan untuk membantu menopang tubuh saat berguling dan diakhiri dengan posisi berdiri.

7. Loncat Harimau

Loncat harimau adalah jenis senam lantai yang gerakannya melompat ke dengan dengan kedua tangan lurus ke depan, lalu dilanjutkan dengan berguling ke depan dan diakhiri dengan posisi jongkok. Loncat harimau bermanfaat untuk melatih koordinasi tubuh, kekuatan, keseimbangan tubuh, dan kewaspadaan.

8. Cartwheel

Chartweel adalah gerakan jungkir balik dengan memutar seluruh tubuh ke samping dan bertumpu pada tangan. Chartweel juga dikenal sebagai gerakan meroda, karena bentuk gerakan yang seperti roda. Jenis senam lantai ini bermanfaat untuk melatih ketangkasan tubuh, dan keseimbangan tubuh. Apabila ingin melakukan cartwheel, sebaiknya lakukan pemanasan terlebih dahulu agar tidak mengalami cedera.

9. Push Up

Push up merupakan jenis senam lantai yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh. Tidak hanya itu, jenis senam ini mudah dilakukan di rumah tanpa memerlukan alat fitness. Push up adalah latihan yang menggunakan berat badan sendiri sebagai beban yang dapat melatih otot pectoral di dada dan otot-otot di bagian belakang lengan atas.

Manfaat push up yaitu dapat meningkatkan kekuatan otot dan sendi, melatih keseimbangan tubuh, dan membuat jantung lebih sehat.

10. Child’s Pose

Child’s pose adalah gerakan yang biasa digunakan untuk istirahat atau diam sejenak untuk mengambil napas. Child pose dilakukan dengan memanjangkan kedua tangan ke depan dan melebarkan lutut dengan jari kaki saling menyentuh satu sama lain. Lalu posisikan dada turun di antara paha.

Gerakan ini memiliki manfaat untuk menenangkan tubuh secara keseluruhan, membantu meredakan insomnia, serta meregangkan punggung bagian bawah dan bahu.

11. Butterfly Pose

Butterfly merupakan jenis senam lantai yang mudah dilakukan, yaitu cukup dengan duduk dan melebarkan kaki membentuk sayap kupu-kupu. Cara melakukan butterfly pose adalah dengan memegang kaki dengan kedua tangan dan meluruskan punggung agar tangan, punggung dan juga bahu ikut tertarik. Jenis senam lantai yang satu ini dapat meredakan nyeri menstruasi dan juga menstimulasi sirkulasi darah di tubuh.

12. Bertumpu pada tangan

Jenis senam lantai yang terakhir yaitu bertumpu pada tangan. Gerakan ini merupakan gerakan yang bertumpu pada tangan yang berfokus dengan kekuatan secara maksimalnya di satu titik saja dan menanggung seluruh beban tubuh.

Jenis senam lantai ini berfungsi untuk melatih kekuatan otot tangan dan lengan, meningkatkan keseimbangan, stamina tubuh, dan fleksibilitas tubuh serta membantu meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.