Sejarah

11 Negara Pecahan Jazirah Arab yang Perlu diketahui

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Jazirah Arab merupakan sebuah semenanjung besar (jazirah) di wilayah Asia bagian barat daya yang bersimpangan dengan Afrika dan Asia. Luas Jazirah Arab kurang lebih sekitar 3.237 km persegi dengan total penduduk mencapai lebih dari 86 juta jiwa. Jazirah Arab ini dikenal sebagai tempat awal perkembangan Islam hingga saat ini.

Daerah Jazirah Arab juga disebut dengan Anak Benua Arab secara geologis. Hal tersebut dikarenakan wilayah ini mempunyai lempeng tektonik sendiri bernama Lempeng Arab, tetapi masih menjadi bagian dari kawasan timur tengah. Di dalam Jazirah Arab terdiri atas beberapa negara secara politik. Berikut adalah 11 negara pecahan Jazirah Arab

1. Arab Saudi

Arab Saudi atau lebih resmi disebut dengan Kerajaan Arab Saudi dikenal sebagai negara yang memiliki wilayah terluas ke-5 di Asia Dengan keseluruhan wilayah kurang lebih 2 juta kilometer persegi. Negara ini berbatasan di sisi utara dengan Yordania dan Irak, di sisi timur laut dengan Kuwait, di sisi timur dengan Qatar, Bahrain, dan Uni Emirat Arab, di sisi tenggara dengan Oman, dan di sisi selatan dengan Yaman.

Kerajaan Arab Saudi berada di lempeng yang sama dengan negara-negara Jazirah Arab lainnya. Kerajaan ini didirikan oleh Ibnu Saud pada tahun 1932 dengan menyatukan empat wilayah, yakni Hejaz, Najd, Al Ahsa, dan Asir. Salah satu kekayaan alam di Arab Saudi adalah sumber minyaknya yang menjadikannya sebagai negara produsen dan eksportir minyak terbesar di dunia.

2. Palestina

Palestina merupakan salah satu negara yang menjadi bagian dari Jazirah Arab. Negara ini terletak di antara Laut Tengah dan Sungai Yordan. Selain itu, Palestina juga berdekatan dengan negara Mesir, Suriah, dan negara Jazirah Arab lainnya. Akan tetapi, batas wilayah Palestina sering kali berubah karena konflik geopolitik dengan negara Israel.

3. Kuwait

Kuwait dikenal sebagai negara yang memiliki cadangan minyak dalam jumlah besar selain Arab Saudi. Negara ini berbatasan dengan negara Irak di sebelah utara dan Arab Saudi di sebelah selatan, serta masih menjadi bagian dari lempeng Jazirah Arab. Jumlah populasi masyarakat Kuwait diperkirakan sekitar 4 juta jiwa.

4. Yaman

Negara Republik Yaman menjadi salah satu negara yang terletak di Jazirah Arab, tepatnya berbatasan dengan Arab Saudi di sisi utara, Oman di sisi timur, Laut Arab di sisi selatan, Teluk Aden dan Laut Merah di sisi barat. Total penduduk di Yaman kurang lebih sekitar 25 juta jiwa dengan luas wilayah 528 kilometer persegi.

5. Oman

Kesultanan Oman merupakan negara di sebelah pesisir tenggara Jazirah Arab. Negara ini bersebelahan di sisiĀ  barat laut dengan Uni Emirat Arab, di sisi barat dengan Arab Saudi, serta di sisi barat daya degan Yaman. Wilayah Oman memiliki luas total sekitar 309 kilometer persegi dengan jumlah penduduknya lebih dari 4 juta jiwa.

6. Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab berbeda dengan Arab Saudi. Negara ini berada di bagian timur dari Jazirah Arab yang bersebelahan dengan negara Arab Saudi dan Oman serta berbatasan maritim dengan Teluk Persia dengan negara Qatar dan Iran. Luas Uni Emirat Arab relatif kecil, yakni sekitar 83 kilometer persegi dengan jumlah populasi lebih dari 9 juta jiwa.

7. Qatar

Qatar merupakan negara di bagian utara Jazirah Arab yang terletak di sebuah semenanjung kecil. Letaknya yang berada di semenanjung membuat negara ini hanya berbatasan darat secara langsung dengan Arab Saudi dan batasan lautnya dengan Teluk Persia. Meskipun luas wilayahnya kecil, yakni hanya 160 km persegi tetapi kandungan gas alam di sini sangat melimpah.

8. Bahrain

Kerajaan Bahrain secara geografis berbentuk kepulauan yang terletak di sebelah barat Teluk Persia, di antara Semenanjung Qatar dan pesisir Arab Saudi. Negara ini dikenal sebagai salah satu wilayah yang masyarakatnya menjadi pemeluk agama Islam. Luas wilayah Bahrain hanya sekitar 780 km persegi dengan jumlah populasi lebih dari 1 juta jiwa.

9. Irak

Republik Irak dikenal sebagai Mesopotamia dalam sejarah. Negara ini terletak di bagian paling utara dari Jazirah Arab, tepatnya berbatasan dengan Arab Saudi di sisi selatan, Yordania di sisi barat, Suriah di sisi barat laut, Turki di sisi utara, dam Iran di sisi Timur. Luas wilayah Irak kurang lebih sebesar 437 km persegi dengan populasi berjumlah lebih dari 36 ribu jiwa.

10. Suriah

Suriah atau nama resminya adalah Republik Arab Suriah merupakan negara yang masih menjadi bagian dari Jazirah Arab. Negara ini letaknya berada di ujung utara, bersebelahan dengan Turki di sisi utara, Irak di sisi timur, Palestina di sisi barat daya, Lebanon di barat, dan Yordania di selatan. Total luas wilayah Suriah hanya 185 km persegi dengan jumlah penduduk sekitar 23 ribu jiwa.

11. Lebanon

Republik Lebanon merupakan sebuah negara kecil yang juga berada di sisi utara Jazirah Arab. Negara ini berbatasan langsung dengan Suriah di utara dan timur serta Israel dan Palestina di selatan. Lebanon hanya memiliki luas wilayah 10 km persegi dan penduduknya berjumlah lebih dari 6 juta jiwa. Agak berbeda dengan negara di Jazirah Arab lainnya, masyarakat Lebanon tidak terlalu didominasi oleh pemeluk agama Islam.

Demikianlah penjelasan mengenai 11 negara pecahan Jazirah Arab. Kesimpulannya, Jazirah Arab adalah sebutan bagi wilayah semenanjung besar di bagian barat Asia yang memiliki lempeng tektonik tersendiri. Wilayah ini berisikan negara-negara yang secara politik termasuk ke dalam Jazirah Arab.

Negara-negara pecahan Jazirah Arab tersebut di antaranya, yaitu Arab Saudi, Palestina, Kuwait, Yaman, Oman, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Irak, Suriah, dan Lebanon. Hampir seluruh negara di Jazirah Arab dikenal sebagai bagian dari pusat penyebaran agama Islam hingga saat ini.