PPKN

North Atlantic Treaty Organization (NATO): Pengertian, Sejarah dan Tujuan, dan Dampaknya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Untuk dapat menjaga kedamaian serta ketentraman di dunia internasional, tak luput dengan peran berbagai organisasi keamanan dan perdamaian. Salah satu organisasi internasional yang khusus dibentuk untuk dapat menangani ini ialah North Atlantic Treaty Organization (NATO).

North Atlantic Treaty Organization merupakan organisasi internasional yang berhasil dibentuk pada tahun 1949. Organisasi besar ini dibentuk untuk menjaga keamanan serta kedamaian bagi negara negara yang menghadapi sebuah ancaman. Ancaman itu baik berasal dari segi politik, militer, maupun pertahanan.

Selain itu, berdirinya NATO juga dilatarbelakangi karena adanya peningkatan pengaruh Uni Soviet dalam bidang komunisme di Eropa Barat. Hal itu menyebakan lahirnya persaingan dan ketegangan yang kuat diantara negara negara adidaya.

Sejarah Berdirinya North Atlantic Treaty Organization

Ide terbentuknya North Atlantic Treaty Organization dimulai saat terjadinya perang dunia kedua. Dalam perang itu Amerika Serikat, Inggris, beserta Perancis menganut paham demokrasi liberal.

Namun, dalam perkembangannya pihak demokrasi liberal menyatakan bersatu dengan Uni Soviet yang beraliran komunisme yang berada dalam blok sekutu.

Padahal seperti yang kita tahu paham demokrasi liberal dan komunisme merupakan dua paham yang sangat berlawanan, baik dari segi pemikiran dan teorinya.

Namun, dalam perang dunia II ini mereka harus bergabung. Hal itu dilatarbelakangi karena mereka harus menghadapi lawan yang sama yaitu, fasisme.

Pihak liberalisme dan komunisme dapat mengalahkan fasisme pada akhirnya. Sehingga setelah keberhasilannya itu, bukan malah memperekatkan mereka, namun malah membuat kedua pihak itu bertentangan kembali.

Pertentangan itu menyebabkan munculnya dua kubu di dunia, yaitu Blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet.

Hingga kini pertentangan kedua blok itu dikenal dengan perang dingin. Perang dingin tersebut mampu mengubah tatanan dunia menjadi tatanan yang baru. Dengan itu dibentuklah organisasi Internasional yang diberi nama North Atlantic Treaty Organization.

Organisasi NATO dibentuk sebagai bagian dari perang dingin yang terjadi. North Atlantic Treaty Organization merupakan organisasi regional yang condong dalam bidang pertahanan dan keamanan negara negara Atlantik Utara. Hal yang melatarbelakangi terbentuknya NATO ialah akibat meluasnya pengaruh Uni Soviet dengan komunismenya di Eropa Barat.

Selain itu, NATO dibentuk untuk dapat mengatasi puncak ketegangan serta persaingan diantara negara super power. Untuk menghambat penyebaran paham komunisme oleh Uni Soviet maka beberapa negara menandatangai sebuah perjanjian Atlantik Utara di Belgia.

Negara yang tergabung dalam perjanjian itu adalah Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Belgia, Luxemburg, Italia, Norwegia, Denmark, Islandia, dan Portugal.

Selain itu, tujuan dalam mendirikan NATO juga dijadikan sebagai perlindungan bagi sekutu Amerika Serikat di bagian Eropa Barat. Perlindungan tersebut dilakukan untuk menghindari berbagai kemungkinan serangan yang dilakukan oleh pihak Uni Soviet.

Dalam pembentukan NATO, anggota organisasi beranggapan bahwa Amerika Serikat adalah negara pencetus dibentuknya NATO. Hal itu sebab Amerika Serikat masih dianggap kekuatan militer terbesar yang ada di dunia.

Tujuan Berdirinya North Atlantic Treaty Organization

Sejak awal didirikanya NATO mengemban tugas secara umum untuk menjaga perdamaian dan keamanan bagi para anggotanya yang sedang mengalami ancaman. Baik ancaman yang berasal dari dalam maupun luar negeri, baik dalam bidang politik, militer, dan pertahanannya.

Namun, secara khusus pembentukan NATO memiliki beberapa tujuan khusus. Diantaranya seperi berikut.

  • Menyelesaikan berbagai persengketaan yang terjadi dalam negara negara negara anggota melalui cara damai.
  • Mencegah penggunaan kekuatan militer dalam rangka menjalin hubungan internasional.
  • Menghilangkan persengketaan politik dan  ekonomi internasional.
  • Meningkatkan kerja sama dan silahturahmi secara ekonomi di antara negara-negara NATO.
  • Membela serta melindungi negara anggota dengan prinsip bahwa serangan terhadap satu anggota berarti serangan terhadap seluruh negara yang berada dalam lingkup NATO

Pencetus Berdirinya North Atlantic Treaty Organization

NATO dibentuk untuk dapat melindungi negara negara yang berada di kawasan Atlantik Utara dari paham komunisme. Hal itu dilatarbelakangi dengan meluasnya paham komunisme Uni Soviet sejak perang dunia II dimulai.

Untuk menghambat penyebaran paham komunisme oleh Uni Soviet maka beberapa negara menandatangai sebuah perjanjian Atlantik Utara di Belgia.

Negara yang tergabung dalam perjanjian itu adalah Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Belgia, Luxemburg, Italia, Norwegia, Denmark, Islandia, dan Portugal.

Perjanjian tersebut ditandatangani pada 4 April 1949. Dalam pembentukan NATO, anggota organisasi beranggapan bahwa AS adalah negara pencetus dibentuknya NATO. Hal itu sebab Amerika Serikat masih dianggap kekuatan militer terbesar yang ada di dunia.

Latar Belakang Berdirinya North Atlantic Treaty Organization

Adapun beberapa hal yang memperngaruhi dibentuknya NATO. Salah satunya adalah timbulnya kekhawatian mengenai penyebaran paham komunis, terutama di negara Atlantik Utara.

Penyebaran pengaruh UniSoviet memalui paham komunisme diwujudkan dengan ketergabungannya dalm pakta warsawa. Sehingga negara negara di kawasan Atlantik Utara berinisiatif untuk menghentikan perkembangan paham ini.

Berikut rincian secara khusus mengenai latar belakang pembentukan NATO.

  • Untuk mencegah terjadinya perang  lagi pasca  meletusnya Perang Dunia II
  • Menghambat pengaruh dari komunisme yang dilakukan oleh Uni Soviet di kawasan atlantik utara.
  • Munculnya  persaingan antara blok barat dan blok timur yang dipicu perbedaan paham.
  • Untuk mencegah adanya perubahan tatanan dunia yag baru akibat perang dunia II.

Dampak Berdirinya North Atlantic Treaty Organization

Tentunya dengan dibentuknya North Atlantic Treaty Organization mampu menghilangkan kekhawatiran negara negara Atlantik Utara. Berikut dampak lainnya dari pembentukan NATO.

  • Memberikan perlindungan terhadap pasukan sekutu Amerika Serikat yang berada di Eropa Barat.
  • Adanya upaya untuk menghambat penyebaran dari paham komunisme Uni Soviet.

Negara Negara Anggota North Atlantic Treaty Organization

Kelancaran pembentukan North Atlantic Treaty Organization tidak terlepas dari peran para anggotanya. Para anggotanya saling bahu membahu untuk menghambat perkembangan paham komunisme di negara negara Atlantik Utara. Hal itu dinyatakan dengan sebuah perjanjian Atlantik Utara.

Berikut anggota anggota NATO.

Negara PendiriNegara Yang Bergabung Pada Masa Perang dingin  Negara Yang Bergabung Setelah Masa Perang dingin  
Amerika Serikat   Yunani  Republik Ceko
Belanda   Turki  Polandia
Inggris  Jerman  Hungaria
Denmark  Spanyol  Bulgaria
Islandia   Estonia
Italia   Latvia
Kanada   Lituania
Luksemburg   Rumania
Norwegia   Slovekia
Perancis   Slovenia
Portugal   Albania