Osteichthyes berasal dari bahasa yunani yang artinya Osteon adalah tulang dan Ichtyes adalah ikan. Osteichthyes atau ikan bertulang sejati merupakan hewan yang termasuk ke dalam kelas hewan bertulang belakang dengan subfilum dari pisces. Osteichthyes ini adalah jenis ikan yang hidup di laut, rawa-rawa atau ikan air tawar.
Berikut ini klasifikasi Osteichthyes:
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Upafilum : Vertebrata
Infrafilum : Gnathostomata
Superkelas : Osteichthyes
Subkelas Osteichthyes
Dari klasifikasi ilmiah di atas, Osteichthyes juga memiliki dua subkelas yaitu Actinopterygii dan sarcopterygii.
Actinopterygii adalah jenis ikan yang habitatnya berada di perairan tawar dan laut. Ciri-ciri ikan yang termasuk subkelas ini cukup bervariasi, yaitu memiliki ukuran yang kecil mulai dari 7-10 mm dan ukuran yang besar sekitar 3-5 m. contohnya ikan mas dan ikan gurami.
Subkelas Sarcopterygii adalah jenis ikan dengan ciri khas memiliki sirip yang menyerupai daging. Kata Sarcopterygii berasal dari bahasa Yunani, yaitu sarx yang berarti daging dan pteryx yang artinya sirip. Contohnya Ikan paru.
Berikut ini ciri-ciri Osteichthyes, yaitu:
1. Ikan Lele (Ameiurus Melas)
Ikan lele termasuk kedalam kelompok hewan osteichthyes atau ikan bertulang sejati. Habitat ikan lele yaitu hidup di air tawar. Tubuhnya mudah dikenali karena memiliki tubuh yang licin, agak pipih memanjang dan ciri khasnya yaitu memiliki kumis yang panjang di bagian mulutnya.
2. Salmon (Oncorhynchus sp.)
Salmon adalah jenis ikan osteichthyes yang berkembang biak dengan bermigrasi. Salmon lahir di perairan air tawar, lalu bermigrasi ke laut, setelah itu kembali lagi ke air tawar untuk melakukan reproduksi.
3. Ikan Paru-Paru (Noeceratodus sp.)
Ikan Paru-paru merupakan ikan yang mempunyai dua kantong udara yang terhubung dengan usus, dan bernapas dengan insang. Jenis ikan ini hidup di sungai atau di rawa, namun sering muncul kepermukaan air untuk bernafas.
4. Tuna (Scomber scombrus)
Ikan tuna adalah ikan yang handal dalam berenang, dan memiliki daging berwarna merah muda sampai merah tua. Di dalam otot tuna memiliki banyak kandungan mioglobin daripada ikan lainnya. Tuna yang berukuran besar dapat menaikkan suhu darahnya di atas air, agar dapat hidup di ari yang lebih dingin dan dapat bertahan dalam kondisi apapun.
5. Ikan Mas (Carassius Auratus)
Ikan mas adalah ikan yang hidup di air tawar dan sudah tersebar luas di indonesia. Jenis ikan ini sudah tidak asing lagi, karena banyak yang mengonsumsi sebagai makanan dan juga ada yang menjadikannya sebagai ikan hias. Ikan mas mempunyai nilai ekonomis yang penting bagi Indonesia.
6. Ikan Gurami (Osphronemus gouramy)
Hampir semua orang di Indonesia mengetahui ikan gurami. Ikan gurami adalah jenis ikan yang hidup di perairan air tawar dan sangat populer sebagai ikan yang dikonsumsi sebagai makanan di asia tenggara dan asia selatan. Namun, ikan gurami juga dapat dijadikan sebagai ikan hias dengan memeliharanya di dalam akuarium.