16 Pengertian Interaksi Sosial Menurut para Ahli

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Dalam kehidupan sehari-hari, setiap individu maupun kelompok pasti berinteraksi atau berkomunikasi dengan individu atau kelompok lain. Itulah mengapa manusia disebut sebagai makhluk sosial, tentu karena manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa orang lain. Proses saling berinteraksi inilah dinamakan sebagai interaksi sosial.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), interaksi sosial adalah hubungan sosial yang dinamis antara orang dengan orang lain, atau antara kelompok dengan kelompok lain. Sederhananya, interaksi sosial merupakan hubungan timbal balik antara individu atau kelompok demi menjalin hubungan pertemanan, kerja sama, hingga diskusi dalam kehidupan bermasyarakat. Interaksi sosial dapat terjadi di mana pun dan kapan pun. Selama manusia hidup saling berdampingan, maka interaksi sosial akan terus terjadi.

Menurut sosiolog Charles P. Loomis, ciri-ciri dari interaksi sosial adalah adanya pelaku yang berjumlah lebih dari satu, terdapat simbol-simbol yang digunakan untuk berinteraksi, hingga memiliki tujuan tertentu dalam interaksi tersebut.

Selain itu, interaksi sosial juga memiliki beberapa syarat, antara lain dengan adanya kontak sosial hingga komunikasi. Kontak sosial yang terjadi pun tidak harus bertatap muka secara langsung, namun dapat dilakukan melalui media seperti radio, telepon, atau surat elektronik seperti e-mail. Sementara komunikasi dilakukan dengan mengungkapkan suatu pesan melalui media yang berupa lisan, tulisan, gambar, hingga film.

Pengertian Interaksi Sosial Menurut Para Ahli

Dalam perkembangannya, interaksi sosial memiliki beberapa pengertian menurut para ahli. Berikut ini penjelasan terkait pengertian interaksi sosial menurut para ahli sosiolog.

1. Gillin

Menurut Gillin, interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis antara individu dengan individu lain atau bahkan satu kelompok dengan kelompok lain. Hubungan ini terbentuk karena sebagai dasar bahwa manusia tidak dapat hidup tanpa orang lain.

Contoh interaksi sosial dalam hal ini seperti menegur, berjabat tangan, saling berbicara, hingga pertikaian antar manusia juga termasuk di dalamnya. Maka dari itu, interaksi sosial terjadi karena adanya hubungan individu yang ditandai dengan kontak sosial dan komunikasi.

2. Bonner

Tak berbeda jauh dari Gillin, Bonner memaknai interaksi sosial sebagai hubungan antara dua orang atau lebih yang di dalamnya terdapat aksi mempengaruhi atau mengubah kehidupan orang lain. Tidak sekadar mempengaruhi atau mengubah, aksi memperbaiki kelakuan individu lain juga masuk ke dalam interaksi sosial.

3. Walgito

Interaksi sosial menurut Walgito yakni proses memberi pengaruh terhadap individu atau kelompok lain karena adanya hubungan timbal balik yang terjadi. Setiap kelompok yang saling berinteraksi pun dapat terpengaruh satu sama lain karena hubungan tersebut.

4. Soerjono Soekanto

Soerjono Soekanto mendefinisikan interaksi sosial sebagai proses sosial yang berkaitan dengan cara berhubungan antar individu atau kelompok demi membangun sistem dalam kehidupan sosial.

5. Murdiyatmo dan Handayani

Pengertian interaksi sosial menurut Murdiyatmo dan Handayani adalah suatu hubungan yang dibangun seseorang dengan orang lain yang membentuk struktur sosial. Di dalam struktur sosial tersebut, terbentuk hubungan yang saling mempengaruhi antara satu individu dengan individu yang lain.

6. Macionis

Menurut Macionis, definisi interaksi sosial adalah hubungan aksi dan reaksi seseorang dalam berhubungan dengan individu atau kelompok lain dalam kehidupan sehari-hari.

7. Broom dan Selznic

Tidak berbeda jauh dari ahli lain, Broom dan Selznic mendefinisikan interaksi sosial sebagai proses yang dilandasi dengan kesadaran bahwa tindakan orang lain dalam kehidupan sehari-hari juga memerlukan respons.

8. Kimball Young dan Raymond W. Mack

Pengertian interaksi sosial menurut Kimball Young dan Raymond W. Mack adalah hubungan sosial antara individu dengan individu lain atau hubungan antar kelompok dengan kelompok lain secara dinamis.

8. Homans

Homans mengartikan interaksi sosial sebagai proses kehidupan dengan aktivitas yang dilakukan oleh satu orang terhadap orang lain. Nantinya, setiap orang dalam aktivitas tersebut akan memberikan respons yang berupa ganjaran atau hukuman.

9. Basrowi

Menurut Basrowi, interaksi sosial adalah hubungan dinamis yang dapat mempertemukan orang dengan orang lain, kelompok dengan kelompok lain, ataupun orang dengan kelompok orang yang lain.

10. Partowisastro

Interaksi sosial menurut Partowisastro adalah sebuah relasi sosial yang fungsinya untuk menjalin hubungan sosial yang dinamis, baik antar individu, kelompok dengan kelompok, atau bahkan individu dengan kelompok.

11. Gerungan

Menurut Gerungan, interaksi sosial adalah proses individu untuk menyesuaikan diri secara autoplastis dengan individu lain. Dalam prosesnya, individu tesebut dapat dipengaruhi oleh individu yang lain.

12. Sarwono dan Meinarno

Sarwono dan Meinarno mengartikan interaksi sosial sebagai hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi antara satu individu dengan individu yang lain, individu dengan kelompok, hingga satu kelompok dengan kelompok lain.

13 . Selo Soemardjan

Menurut Selo Soemardjan, interaksi sosial adalah hubungan timbal balik yang terjadi antara individu dengan berbagai sisi kehidupan sosial sehari-hari.

14. Georg Simmel

Menurut Simmel, sistem masyarakat dapat tercipta karena adanya interaksi yang terjadi, bukan karena adanya sekelompok orang yang diam.

Dengan interaksi timbal balik itulah setiap individu dapat saling berhubungan dan mempengaruhi. Apabila antar individu saling berhubungan dan mempengaruhi, maka terwujud suatu masyarakat dalam kehidupan sosial.

15. Max Weber

Max Weber menilai interaksi sosial sama halnya dengan tindakan sosial. Menurutnya, tindakan satu individu terhadap individu atau kelompok lain memiliki makna yang subjektif.

fbWhatsappTwitterLinkedIn