Geografi

5 Penyebab Kekeringan Tanah dan Solusi Mengatasinya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kekeringan dapat dikatakan sebagai suatu musibah atau bencana alam yang bisa terjadi kapan saja. Pada awalnya kekeringan ini biasanya terjadi disebabkan oleh kondisi alami. Namun, pada saat ini kekeringan bisa terjadi dan dipercepat ataupun diperparah oleh aktivitas manusia.

Banyak sekali aktivitas manusia yang memicu terjadinya kekeringan pada tanah. Belum lagi isu global warming yang makin kesini makin mengkhawatirkan. Sebelum membahas dari apa saja yang menjadi penyebab kekeringan tanah itu bisa terjadi, yuk simak dulu pengertiannya.

Penjelasan Singkat Mengenai Kekeringan Tanah

Kekeringan merupakan sebuah kondisi atau keadaan dimana suatu daerah mengalami kekurangan air atau ketersediaan air di suatu wilayah tidak mencukupi. Dalam kata lain air berada jauh dibawah kebutuhan untuk mencukupi berbagai keperluan, mulai dari keperluan hidup, lingkungan, pertanian, hingga perekonomian.

Dampak dari terjadinya kekeringan ini bisa dikatakan sangat mengerikan. Kesehatan semua makhluk hidup akan terganggu yang artinya berbagai penyakit pun akan menyerang. Belum lagi petani akan gagal panen sehingga persediaan pangan akan semakin menipis. Kondisi ini juga akan diperparah dengan berbagai bencana alam lainnya seperti banjir atau longsor karena pepohonan akan banyak yang mati.

Nah agar kita bisa mengantisipasi supaya kekeringan tanah ini tidak terjadi. Penting sekali untuk mengetahui berbagai penyebab yang dapat menyebabkan suatu wilayah dilanda kekeringan. Jika sudah tahu apa saja penyebabnya, maka tindakan preventif pun akan bisa dilakukan. Lalu apa saja penyebab dari kekeringan tanah ini?

Penyebab Kekeringan Tanah

  • Letak Geografis Suatu Wilayah

Penyebab kekeringan yang pertama adalah letak geografis. Hal ini merupakan penyebab yang memang sulit untuk bisa diantisipasi oleh manusia. Indonesia saja misalnya, dikarenakan letak geografisnya yang berada di daerah “monsoon”, maka perubahan iklim yang ekstrim bisa terjadi kapan saja dan disebabkan oleh perubahan tekanan udara pada daratan.

Akibatnya daratan akan dihempas oleh hawa panas dari lautan atau yang istilahnya dikenal dengan “jet steam effect”. Inilah yang menyebabkan daerah yang awalnya memiliki kandungan air cukup menjadi kekeringan. Belum lagi apabila musim kemarau sudah tiba, maka kekeringan akan semakin parah.

  • Minimnya Daerah Resapan

Daerah resapan yang memadai sangat penting dimiliki oleh suatu wilayah. Selain akan mencegah dari banjir, ternyata hal tersebut juga bermanfaat untuk mencegah dari terjadinya bencana kekeringan. Tersedianya daerah resapan yang memadai akan mampu menyimpan air di dalam tanah saat musim penghujan dan akan mengeluarkannya melalui air tanah saat musim kemarau.

Sayangnya saat saat ini lahan terbuka hijau semakin berkurangnya. Itu artinya daerah resapan juga sangat minim. Penyebabnya adalah banyak wilayah yang dijadikan tempat tinggal ataupun dibangun berbagai macam gedung. Tertutupnya tanah dengan beton tentu saja menyebabkan daerah resapan menjadi semakin berkurang.

  • Global Warming

Kekeringan juga ternyata bisa disebabkan oleh aktivitas dan ulah manusia. Berbagai aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari dapat memicu dan mempercepat terjadinya kekeringan.

Misalnya saja penggunaan kendaraan bermotor, pemakaian AC dan kulkas yang mengandung freon, dan juga berbagai hal yang mengandung bahan kimia.

Aktivitas-aktivitas tersebut dapat menyebabkan global warming atau pemanasan global. Jika hal itu sudah terjadi, maka akan berpengaruh pada perubahan iklim yang artinya kekeringan pun akan mudah terjadi.

Penyebab keempat dari kekeringan tanah yaitu rendahnya curah hujan yang terjadi. Hal ini sebenarnya bisa disebabkan oleh dua hal. Pertama karena memang faktor cuaca maupun geografi dan yang kedua karena efek dari global warming sebagaimana disebutkan dalam poin sebelumnya.

Jika suatu daerah memiliki curah hujan yang rendah, otomatis ketersediaan air pun akan berkurang. Hal inilah yang akan menyebabkan suatu wilayah mengalami kekeringan. Apalagi jika di daerah tersebut daerah resapannya minim, maka tentu saja kekeringan tanah akan sering terjadi.

  • Kerusakan Hidrologis

Kerusakan hidrologis menjadi hal lainnya yang menyebabkan suatu wilayah mengalami kekeringan. Definisi dari kerusakan hidrologis itu sendiri yakni rusaknya fungsi hulu sungai oleh waduk. Di tambah lagi pada saluran irigasinya terisi oleh sedimen dalam jumlah besar. Akibatnya daya tampung air akan turun dan saat musim kemarau tiba akan terjadi kekeringan.

Solusi untuk Mengatasi Kekeringan Tanah

Setelah mengetahui berbagai penyebab kekeringan tanah. Maka sudah saatnya untuk mengetahui solusi apa saja yang bisa dilakukan agar hal itu tidak terjadi. Yuk langsung simak saja.

  • Mengubah gaya hidup. Walaupun mungkin ini terkecil ringan dan sepele. Namun jika dilakukan banyak pihak akan sangat berdampak. Mulailah naik kendaraan umum atau bersepeda, menghindari penggunaan plastik, tidak boros listrik, dan hal lainnya yang bisa mencegah perubahan iklim.
  • Penghijauan dan reboisasi. Hal ini bertujuan untuk memperluas lahan terbuka hijau agar tanah bisa menyimpan air.
  • Menghemat penggunaan air. Ini sebenarnya bagian dari perilaku atau kebiasaan lain yang dapat mencegah kekeringan. Hanya saja hal yang satu ini tidak berkaitan dengan pemanasan global. Melainkan dengan cara kita menghemat air maka cadangan air pun akan terjaga dan tidak mudah habis.
  • Pembuatan Bendungan atau Waduk. Hal ini berfungsi sebagai penampung air bersih buatan agar saat musim kemarau tidak kekurangan air. Waduk ini juga berguna untuk menyimpan cadangan air apabila sewaktu-waktu terjadi kekeringan.

Setelah mengetahui penyebab dari kekeringan dan apa saja solusi yang bisa bisa dilakukan untuk mengatasinya. Maka cara terbaik yang bisa kita lakukan dari sekarang adalah meminimalisir hal-hal yang sekiranya dapat menyebabkan kekeringan.