3 Perbedaan Do dan Does Beserta Contohnya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Mempelajari bahasa Inggris bukan hanya sekedar mengetahui setiap kata dalam bahasa Inggris namun juga memahami grammar agar dapat menyusun kalimat dengan baik dan benar. Dalam membuat kalimat bahasa Inggris sering ditemukan penggunakan kata “do” atau “does”.

Perlu diketahui jika “do” dan “does” merupakan kata kerja atau bagian dari verb. Kedua kata tersebut sangat umum digunakan dalam percakapan sehari-hari seperti memberikan pertanyaan, menyatakan suatu aksi, bahkan pernyataan yang bersifat negatif.

Akan tetapi banyak orang yang masih bingung menggunakan kedua kata tersebut. Untuk itu pada kesempatan kali ini akan dijelaskan lebih lanjut perbedaan “do” dan “does” pada suatu kalimat. Mari disimak penjelasannya di bawah ini!

Penggunaan Subjek

Perbedaan antara “do” dan “does” yang mudah terlihat dari penggunaan subjek. Pada kata “do” subjek yang mengikutinya yakni “I, you, they, dan we” atau kata ganti orang. Sedangkan untuk kata “does” digunakan untuk subjek berupa “he, she, dan it” atau orang ketiga.

Kedua kata tersebut akan terlihat jelas apabila digunakan pada simple present tense dengan formula.

Pronoun + Auxilary Verb + Verb

Contoh:

  • I do like your music, it fits with my video. (Aku suka musikmu, musik itu cocok dengan videoku).
  • I do make a cup of coffee, I highly recommend to use arabica coffee from Aceh. (Aku membuat secangkir kopi, aku sangat merekomendasikan untuk menggunakan kopi arabika dari Aceh).
  • Yona and Rosa do the homework together in Rosa’s room. (Yona dan Rosa mengerjakan pekerjaan rumah bersama di dalam kamar Rosa).
  • She does bake a brownies, it is not too sweet but soft and yummy. (Dia memanggang kueh brownies, kueh ini tidak terlalu manis namun lembut dan sangat enak).
  • He does a lot of thing since morning until noon. (Dia melakukan banyak hal sejak pagi hingga siang).
  • Ridwan does like jogging every morning before go to the office. (Ridwan senang berlari setiap pagi sebelum pergi ke kantor).

Penggunaan Dalam Kalimat Negatif

Pada kalimat yang harus bersifat negatif cukup harus menggunakan kata “do” atau “does” serta menambahkan kata “not”, sehingga menjadi “don’t” atau “doesn’t”.

Pronoun + Auxilary Verb (not) + Verb

Contoh:

  • I don’t like to watch horror movie alone. It is too scary. (Aku tidak suka menonton film horor sendirian. Film horor terlalu mengerikan).
  • We don’t let this situation become worse. So we have to solve it soon. (Kami tidak akan membiarkan situasi ini menjadi semakin buruk. Jadi kita harus segera menyelesaikannya).
  • You don’t recolour your hair black. Even though the gray hair is visible. (Kamu tidak mewarnai kembali rambutmu menjadi hitam. Padahal uban telah terlihat).
  • I don’t read your message because I’m busy driving my car. (Saya tidak membaca pesanmu karena saya sibuk mengendarai mobilku).
  • She doesn’t like to go to the party. She chooses to read her book. (Dia tidak suka pergi ke pesta. Dia memilih untuk membaca bukunya).
  • He doesn’t have much money. Should we lend him money? (Dia tidak memiliki banyak uang. Haruskah kita meminjamkannya uang?).
  • Hanry doesn’t go to the office today because his get an accident while driving to the office.(Hanry tidak datang ke kantor hari ini karena dia mengalami kecelakaan ketika berkendara ke kantor).
  • Lisa doesn’t look like enjoying her free time. We should take her to somewhere. (Lisa tidak menikmati waktu bebasnya. Kita harus membawanya ke suatu tempat).

Penggunaan Pada Kalimat Tanya

Kata “do” dan “does” juga dapat digunakan pada kalimat tanya. Hanya saja posisinya berada di bagian depan kalimat.

Aux + pronoun + verb ?

  • Do you like to join with our team? (Sukakah kamu bergabung dengan tim kami?)
  • Yes, I do. I like to join with your team (Iya. Saya senang bergabung dengan tim kalian).
  • Do you think Mr. Rohlan come on time? (Apakah kamu berpikir Bapak Rohlan datang tepat waktu?)
  • Yes, I do. Mr. Rohlan’s car already parking. (Iya. Mobil Bapak Rohlan telah terparkir).
  • Does she like our cake? She looks so quite. (Apakah dia menyukai kueh kita? Dia terlihat sangat diam).
  • Yes, she does. Look she takes another piece of cake. (Ya. Lihat dia mengambil lagi potongan kuehnya).
  • Does he smile at me? He looks so handsome. (Apakah dia tersenyum kepadaku? Dia terlihat sangat tampan)
  • No, he doesn’t. He looks at that girl. (Tidak. Dia melihat gadis itu).
  • Does her sister have to go to school to get the her books? (Apakah adik perempuannya harus datang ke sekolah untuk mendapatkan buku-bukunya?)
fbWhatsappTwitterLinkedIn