5 Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal yang Perlu diketahui

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Istilah pasar mungkin sudah tak asing lagi bagi kita bahkan bisa dibilang sudah sangat familiar. Pasar merupakan sebuah wadah atau tempat yang mempertemukan antara pembeli dan penjual dalam waktu yang bersamaan. Atau bisa dibilang pasar menjadi tempat terjadinya proses transaksi atau jual beli antara penjual dan pembeli.

Pasar sendiri memiliki banyak sekali jenis bukan, seperti contohnya pasar modal dan pasar uang. Mungkin sebagian orang masih terdengar asing dengan kedua istilah ini, karena tidak bisa dipungkiri jika dua jenis pasar ini lebih dikenal oleh pihak yang memang memiliki kepentingan bisnis, baik kepentingan untuk melakukan investasi pada suatu perusahaan atau instansi tertentu atau justru sedang mencari investor untuk bisa membiayai proses produksinya.

Sebenarnya pasar uang dan pasar modal ini bisa dibilang serupa. Secara umum, pasar uang merupakan sebuah pasar yang melayani kegiatan atatu proses transaksi yang berkaitan peminjaman dana dengan tingkat bunga yang dijadikan sebagai imbalannya.

Sedangkan pasar modal sendiri merupakan sebuah pasar yang mempertemukan pada investor dan emiten, pihak pihak yang membutuhkan dana dan pihak yang ingin untuk memberikan dana. Lalu, apa saja sih sebenarnya perbedaan spesifik yang ada diantara pasar uang dan pasar modal ini?

Berikut merupakan pemaparan mengenai perbedaan pasar uang dan pasar modal yang perlu diketahui.

No.Pasar UangPasar Modal
1.Seperti hakikat pasar pada umumnya, pasar uang ini juga mempertemukan antara peminjam dana dan pemilik dana dalam satu tempat tertentu dengan waktu yang sama. Namun, durasi transaksinya sendiri bisa dibilang lebih singkat atau lebih pendek jika dibandingkan dengan pasar modal.Berbeda dengan pasar uang yang mana proses transaksinya dilakukan secara cepat dengan durasi yang pendek, transaksi yang terjadi di pasar modal ini memiliki jangka waktu yang bisa dibilang lebih panjang. Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena proses transaksi dalam pasar modal ini melibatkan proses penanaman modal yang mana melibatkan beberapa instrument keuangan tertentu.
2.Instrumen keuangan yang digunakan dalam pasar uang berupa Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Sertifikat deposito, Banker’s Acceptance dan surat berharga lainnya yang memiliki jangka waktu yang pendek atau bisa dibilang kurang dari satu tahun.Sedangkan intrumen yang digunakan dalam pasar modal ini berupa surat utang atau yang biasa disebut dengan obligasi, ekuiti (saham), reksa dana dan instrument keuangan lainnya.
3.Seperti yang kita tahu bahwa pasar uang dan pasar modal sama sama berada dalam ranah perekonomian, namun yang membedakannya adalah bank yang menaungi keduanya. Pasar uang lebih dinaungi atau diatur oleh Bank sentral yang ada. Kalau di Indonesia bank sentral yang dimaksud ini adalah Bank Indonesia.Untuk pasar modal sendiri lebih diatur dan dikendalikan oleh Kementrian Keuangan Republik Indonesia. Hal ini tidak lain dan tidak bukan karena pasar modal sendiri membutuhkan pengawasan yang berasal dari otoritas tertinggi yang berada dalam ranah bursa efek.
4.Pasar uang lebih diorientasikan untuk orang orang yang memang ingin berinvestasi dengan jangka waktu yang lumayan singkat atau pendek.Berbeda dengan pasar uang, pasar modal lebih diprioritaskan untuk pihak pihak yang memang ingin melakukan investasi dengan jangka waktu yang lumayan lama.
5.Jika dilihat dari sisi fungsionalnya, pasar uang lebih ditujukan untuk bisa mendorong dan meningkatkan likuitas dana dalam.Sedangkan untuk pasar modal dari aspek fungsionalnya lebih diperuntukkan guna menjaga kestabilan dari kondisi perekomian yang ada. Hal ini dikarenakan jangka investasinya yang bisa berjalan dalam waktu yang cukup lama atau panjang.
fbWhatsappTwitterLinkedIn