Ekonomi

7 Perusahaan Terbesar di Indonesia Beserta Profilnya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Tidak bisa dipungkiri bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia turut dipengaruhi oleh keberadaan beberapa jenis perusahaan besar baik itu perusahaan milik pemerintah maupun perusahaan milik swasta.

Berikut adalah daftar 10 perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan kepemilikan aset dan labanya sebagaimana yang tercatat dalam website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI).

1. Pertamina

Pertamina merupakan perusahaan milik negara yang sudah ada sejak tahun 1957.

Kegiatan utama perusahaan ini adalah melakukan kegiatan ekplorasi, produksi, dan distribusi minyak bumi.

Data yang tercatat di BEI, laba pertamina pada tahun 2019 mencapai angka Rp. 35,99 Triliun.

2. PT. BRI (Bank Rakyat Indonesia)

BRI merupakan perusahaan perbankan milik negara. Bank Rakyat Indonesia (BRI) pertama kali didirikan di Purwokerto, Jawa Tengah oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja pada tanggal 16 Desember 1895. 

Perusahaan perbankan terbesar di Indonesia ini mencatatkan laba sebesar Rp. 32,4 triliun pada tahun 2018.

3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Bank Mandiri merupakan sebuah bank yang lahir dari program restrukturisasi perbankan Indonesia pada tahun 1998.

Tepatnya, Bank Mandiri diresmikan pada tanggal 2 Oktober 1998. Setahun kemudian pemerintah melebur empat bank lainnya, yaitu Bank Bumi Daya, Bank Ekspor Impor Indonesia Bank Dagang Negara, dan Bank Pembangunan Indonesia, menjadi Bank Mandiri.

Pada tahun 2019, tercatat Bank Mandiri berhasil membukukan peningkatan laba bersih sebesar 9,9%, yakni mencapai Rp27,5 triliun.

4. PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

Bank Central Asia (BCA) merupakan perusahaan perbankan milik swasta nomor wahid di Indonesia.

Perusahaan ini diresmikan dengan nama Bank Central Asia NV  pada tanggal 21 Februari 1957 oleh Sudono Salim, pemilik Salim Group.

Saat ini pemegang saham mayoritas PT. BCA adalah di tangan PT Dwimuria Investama Andalan dengan prosentase kepemilikan mencapai 54,94%.

Pada tahun 2019 BCA mencatatkan perolehan laba sebesar Rp 28,6 triliun, meningkat 10,5 % dari tahun sebelumnya.

5. Astra International

Astra International merupakan  multinasional yang bergerak pada sektor teknologi informasi, otomotif, alat berat, dan sebagainya.

PT. Astra International berdiri pertama kali pada tahun 1957 dengan nama PT Astra International Incorporated dan kemudian pada tahun 1990 menjadi PT Astra International Tbk.

Pada tahun 2019, tercatat PT Astra International mencapai laba sebesar Rp 15,9 triliun.

6. PT Unilever Indonesia Tbk

PT Unilever Indonesia Tbk merupakan anak perusahaan Unilever yang berdiri sejak 1933 dengan nama adalah perusahaan Indonesia yang merupakan anak Lever Zeepfabrieken N.V. Pada Juli 1980 nama perusahaan berubah menjadi menjadi PT Lever Brothers dan menjadi PT Unilever Indonesia Tbk pada 30 Juni 1990.

Perusahaan yang memproduksi produk-produk kebutuhan rumah tangga ini berhasil meraih laba sebesar Rp 7,4 triliun pada tahun 2019.

7. PT Gudang Garam Tbk

PT Gudang Garam merupakan perusahaan yang memproduksi rokok kretek berkualitas tinggi dan terkenal luas di dalam dan di luar negeri.

Perusahaan yang berdiri di kota Kediri sejak tahun 1958 ini berhasil mencapai laba sejumlah Rp 7,24 trilun sepanjang tahun 2019.