Bahasa Indonesia

Struktur Teks Persuasi dan Syarat Penyusunan

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Mungkin kita sering mendengar kata ‘persuasi’ dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya apa itu persuasi? Dalam KBBI sendiri persuasi memilki makna yaitu ajakan kepada seseorang dengan cara memberikan alasan dan prospek baik yang meyakinkannya; bujukan halus; atau imbauan.

Pada kesempatan kali ini kami akan mengajak anda untuk lebih mengenal mengenai teks persuasi mulai dari pengertiannya hingga bagaimana struktur dari teks ini sehingga bisa menerapkannya dalam paragraf atau kalimat.

Pengertian Teks Persuasi

Tentu saja sebelum kita mengenal lebih jauh mengenai teks persuasi maka kita perlu terlebih dahulu mengetahui informasi mengenai pengertian teks persuasi.

Seperti yang sudah kita bahas di atas tadi bahwa persuasi memiliki makna membujuk, menyuruh, atau mengajak.

Teks persuasi sendiri merupakan sebuah teks yang memiliki tujuan untuk mengajak, membujuk, menyuruh, atau menghimbau para pembacanya untuk melakukan sesuatu hal sesuai dengan apa yang disampaikan sang penulis.

Teks persuasi ini memiliki sifat subjektif karena yang ada di dalam teks persuasi ini murni pandangan pribadi milik penulis.

Sehingga, terkadang di dalam teks persuasi kita menemukan data yang bisa mendukung tulisan tersebut sehingga pembaca mau dan tidak ragu melakukan hal yang dituliskan oleh si penulis.

Ada beberapa jenis paragraf, yaitu paragraf narasi, deksripsi, paragraf eksposisi, paragraf argumentasi dan persuasi. Jenis paragraf tersebut akan membantu anda untuk lebih memahami teks dalam bentuk paragraf persuasi.

Paragraf persuasi merupakan kalimat ajakan atau imbauan sesuai dengan fungsi dan sesuai dengan kebutuhannya, maka teks persuasi ini digolongkan menjadi empat jenis paragraf persuasi.

Empat jenis paragraf persuasi yaitu persuasi politik yang biasanya digunakan dalam keperluan di bidang politik, persuasi advertising, persuasi pendidikan, dan persuasi propaganda.

Untuk memahami secara menyeluruh mengenai pengertian dan struktur teks persuasi maka sekarang kita akan membahas mengenai struktur teks persuasi dan syarat penyusunannya dalam paragraf sehingga lebih mudah untuk dipahami.

Berikut adalah struktur penyusunnya :

Struktur Teks Persuasi

Paragraf narasi adalah suatu paragraf yang isinya menceritakan sebuah kejadian maupun urutan sebuah peristiwa. Sedangkan paragraf persuasi adalah suatu paragraf yang isinya mengajak atau menghimbau pembacanya supaya dapat melakukan suatu hal sesuai kemauan penulis.

Teks persuasi memiliki struktur kalimat yang tentunya harus anda ketahui jika anda akan membuat kalimat atau suatu paragraf persuasi. Berikut beberapa struktur teks persuasi yang ada dalam kalimat atau paragaraf:

1. Pengenalan isu

Pengenalan isu ini merupakan sebuah pengantar mengenai masalah yang menjadi dasar sebuah paragraf dalam teks persuasi yang ingin disampaikan oleh pembaca kepada penulis.

2. Rangkaian argumen

Setelah pengenalan isu dilakukan, struktur dari teks persuasi yang selanjutnya adalah dengan memberikan fakta-fakta dan data yang bisa memperkuat argumen-argumen penulis yang ada di dalam teks persuasi. Hal ini dilakukan supaya membuat pembaca lebih yakin terhadap masalah yang ingin disampaikan.

3. Pernyataan ajakan

Struktrur dari teks persuasi yang ketiga adalah pernyataan ajakan, pernyataan ini berguna untuk mengarahkan para pembaca dan memperkuat himbauan atau ajakan sehingga pembaca mau melakukan hal yang diminta atau diinginkan oleh si penulis.

Pernyataan ajakan ini harus dilakukan dengan pemilihan kata yang tepat dan benar, digunakan kata yang menarik.

4. Penegasan ulang

Penulis harus bisa melakukan penegasan ulang, yaitu penegasan kembali atas pernyataan yang ada di dalam teks persuasi tersebut.

Syarat-Syarat Penyusun Teks Persuasif

Kalimat persuasi dalam paragraf dengan susunan teks yang terstruktur tentunya akan terlihat lebih mudah di baca. Tanpa adanya syarat tertentu dalam penyusunan teks persuasi tentunya tidak kalimat yang dirangkai tidak akan sempurna.

Berikut ini syarat-syarat penyusunan teks persuasi :

1. Pilihan kata

Syarat yang pertama adalah pilihan kata, untuk membuat teks persuasif yang tepat maka anda harus menggunakan pilihan kata yang tepat.

Karena sifat dari teks ini yang mengajak dan menghimbau pembaca untuk melakukan hal yang disampaikan penulis maka kata yang dipilih haruslah menarik dan tepat.

Untuk dapat membuat teks persuasif maka bisa dipelajari dari paragraf persuasi.

2. Kemampuan dalam mengolah emosi

Syarat kedua adalah penulis harusbisa untuk mengolah emosi pembaca. Dalam teks persuasi ini penulis harus bisameredam emosi pembaca, terutama jika sedang membuat teks persuasi jenis politikdan jenis propaganda. Hal ini penting dan harus diperhatikan.

3. Menambahkan bukti dan fakta pada teks

Karena teks ini mengajak atau menghimbau pembaca maka yang harus dilakukan untuk memperkuat gagasan adalahdengan menambahkan bukti atau fakta yang ada pada teks. Jika ada bukti ataudata dan fakta maka pasti pembaca akan lebih yakin dan mau melakukan apa yangdiminta penulis.

Dengan adanya satu kesatuan dalam paragraf persuasi untuk membuat suatu teks yang sempurna yaitu struktur dan syarat penyusunannya, memudahkan para penulis ingin menyampaikan gagasan pendapat atau sesuatu yang di tuangkan dalam sebuah paragraf untuk di sampaikan oleh khalayak publik.