PPKN

Tokoh Tiga Serangkai Beserta Biografi

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Dalam pergerakan nasional Indonesia, ada tiga tokoh yang dikenal sebagai tiga serangkai.

Tiga serangkai merupakan sebutan kepada tiga tokoh yang merupakan bagian dari organisasi pergerakan nasional Indonesia.

Selain itu, tiga serangkai termasuk dalam tokoh Pendiri Indische Partij yang berdiri pada tahun 1912 di bandung, dimana partai ini merupakan campuran dari orang Indonesia dan Eropa yang tinggal di Indonesia.

Dalam partai ini mereka juga harus menyamakan pendapat antara orang pribumi dengan pendatang yang berasal dari Belanda, serta campuran keturunan dari Indonesia dan Belanda.

Tujuan dari tiga serangkai mendirikan partai tersebut agar dapat memerdekakan Indonesia, sehingga halangan apapun akan dihadapi oleh tiga serangkai bersama-sama.

Berikut tokoh-tokoh dari tiga serangkai, yaitu:

1. Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara atau yang memiliki nama asli Raden Mas Soewardi Soeryaningrat, lahir pada tanggal 2 Mei 1889 di Yogyakarta.

Ki Hajar Dewantara terkenal sebagai bapak pendidikan karena kepeduliannya terhadap pendidikan.

Selain itu, Ki Hajar Dewantara juga merupakan seorang wartawan yang handal dari beberapa surat kabar seperti De Express, Utusan Hindia,dan Kaum Muda.

Tulisan beliau juga mampu membangkitkan semangat antikolonialisme rakyat Indonesia dan aktif di bidang politik dengan bergabung ke dalam Budi Utomo.

Ki Hajar Dewantara juga sempat membentuk organisasi politik bersama dengan dua orang temannya hingga mendapat julukan sebagai tiga serangkai.

Organisasi tersebut memiliki pengaruh penting dalam kemerdekaan Indonesia.

2. Ernest François Eugène Douwes Dekker

Ernest François Eugène Douwes Dekker atau yang memiliki nama asli Danudirja Setiabudi, lahir pada tanggal 8 Oktober 1879 di Pasuruan.

E.F.E Douwes Dekker merupakan saudara dari Eduard Douwes Dekker yang merupakan seorang penulis buku yang berjudul Max HaveIaar atau dikenal dengan Multatuli.

Selain itu, E.F.E Douwes Dekker pada tahun 1912 mendirikan partai politik yang diberi nama Nationale Indische Partij dengan berbagai macam aspek yang dapat berkembang dengan pesat.

Beliau juga termasuk kedalam salah satu tokoh yang berpengaruh terhadap kemerdekaan Indonesia karena memperjuangkan sepenuhnya kemerdejaan Indonesia.

Bentuk dari perjuangan beliau bahkan pernah masuk kedalam tahanan karena menentang apa yang dikatakan oleh bangsa Belanda dan membela kemerdekaan Indonesia.

Sehingga beliau dianggap termasuk kedalalam salah satu pahlawan nasional Indonesia.

3. Dr. Ciptomangunkusumo

Dr. Ciptomangunkusumo merupakan seorang putera tertua dari Mangunkusumo yang lahir di Desa Pecagakan, Jepara dengan berprofesi sebagai guru.

Saat sekolah Dr. Ciptomangunkusumo merupakan seorang murid yang memiliki kepribadian jujur, tajam dan rajin, bahkan para guru menjuluki sebagai murid yang berbakat.

Pada tahun 1907 Dr. Ciptomangunkusumo pernah membuat tulisan kritikan Belanda di harian De locomotive dan Bataviaasch Nieuwsblad.

Selain itu, beliau juga menulis buku yang berjudul De Express yang dimana tulisannya terlalu mengkritik dan terlihat kerja sehingga beliau diberhentikan dari profesinya sebagai seorang dokter.

Hal tersebut membuat beliau menjadi lebih yakin dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.