10 Upaya Pencegahan Narkoba Pada Remaja yang Dapat dilakukan dengan Mudah

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Narkotika, psikotropika dan obat terlarang, atau yang disingkat Narkoba, merupakan zat adiktif yang sangat dijaga ketat bahkan dilarang penggunaannya selain untuk kepentingan medis. Meski begitu, banyak orang yang masih saja menyalahkan-gunakan obat-obatan tersebut untuk rekreasi. Ada alasan mengapa narkoba dilarang penggunaanya secara bebas. Selain karena dapat menyebabkan kecanduan, narkoba juga dapat merusak tubuh dan pikiran serta mengacaukan kehidupan sosial penggunanya.

Untuk itu, kita perlu membentengi diri dari pengaruh buruk yang mungkin akan menarik kita ke dalam kelamnya dunia narkoba dengan melakukan beberapa upaya sebagai berikut.

1. Mengenal Diri Sendiri

Beberapa orang mungkin merasa aneh dengan anjuran untuk mengenal dirinya sendiri. Karena sebagian dari mereka barangkali merasa sudah mngenal dirinya dengan baik. Namun perlu diketahui bila tidak semua orang seberuntung itu hingga bisa mengenal dirinya sendiri.

Banyak orang yang terkatung-katung hidupnya karena tak mengenal dirinya sendiri. Tak tahu apa kekuatan dan kelemahannya, apa cita-cita dan tujuan hidupnya, apa yang berharga untuknya, hingga menjalini hidup sekenanya saja tanpa memikirkan resikonya. Orang-orang seperti ini lebih rentan untuk dipengaruhi, baik pengatuh positif maupun negatif, termasuk narkoba.

Sebaliknya, mereka yang mengenal dirinya dengan baik; menyadari apa kekuatan dan kelemahannya, apa kelebihan dan kekurangannya, apa cita-cita dan tujuan hidupnya, dan apa yang berharga untuk dijaga dan diperjuangkannya, adalah mereka yang akan lebih mudah untuk mengarahkan perilakunya.

Sehingga tak mudah terjerembab dalam pengaruh buruk seperti narkoba. Karena dengan mengenali diri sendiri, akan ada benteng pelindung yang mereka tahu tak boleh dilewati agar bisa sampai pada tujuan.

2. Meningkatkan Harga Diri

Harga diri merupakan kesadaran mengenai seberapa besar nilai yang diberikan terhadap diri sendiri. Ada orang yang memiliki harga diri tinggi, ada pula orang yang memiliki harga diri rendah.

Mereka yang memiliki harga diri tinggi menganggap dirinya berharga. Dan sebaliknya, orang yang memiliki harga diri rendah akan menganggap dirinya tak berharga dan cerderung suka merendahkan dirinya sendiri.

Akibatnya, orang yang rendah harga dirinya akan merasa rendah diri. Hingga ia akan mulai menghindar untuk berhubungan dengan orang lain, merasa gelisah, serta suka menyendiri. Hal inilah yang akan membuatnya mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif seperti narkoba.

Oleh karena itu, penting sekali untuk mempunyai harga diri yang tinggi, memandang diri sebagai sosok yang berharga. Sehingga tak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.

3. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Kepercaya diri merupakan gambaran dari keberanian dan keyakinan pada cara pandang serta pemikiran milik diri sendiri. Yang mana jika seseorang memiliki kepercayaan diri, maka ia akan berani dan yakin untuk membuat atau menentukan keputusan terbaik bagi dirinya sendiri.

Seseorang yang percaya diri tak akan mudah mengiyakan sesuatu hanya karena takut atau tak enak. Sehingga kecil kemungkinan orang lain akan memanfaatkan dan menjerumuskannya  ke dalam dunia narkoba.

4. Belajar Mengatasi Masalah serta Mengambil Keputusan

Hidup memang tak akan pernah lepas dari masalah. Setiap harinya akan selalu ada masalah yang timbul, mulai dari yang kecil hingga yang besar. Oleh karena itu, penting sekali untuk belajar mengatasi masalah yang menimpa.

Ketika masalah menghadang, jangan mudah merasa marah, takut, apalagi putus asa. Hadapi masalah dengan kepala dingin, lalu ambilah keputusan terbaik yang dimiliki. Jika terlalu sulit, mintalah bantuan pada orang terdekat, seperti orang tua. Lalu yakinlah bila masalah yang datang akan pergi, kesulitan yang ada akan hilang. Kalian hanya harus bertahan serta yakin bila semua akan berlalu dan membaik.

Dengan belajar menyelesaikan masalah lalu mengambil keputusan terbaik, kalian tak akan mudah lari pada jerat narkoba. Sebab kalian yakin bila narkoba tak akan menyelesaikan apapun.

5. Belajar Memilih dan Memilah Pergaulan

Manusia adalah makhluk sosial, sudah kodratnya untuk bergaul dan berteman, terutama ketika beranjak usia remaja. Karena pada usia inilah seorang individu sedang giat-giatnya membangun ikatan dengan kawan-kawan sebayanya. Pada usia ini juga seorang individu berada ditahap yang rentan dipengaruhi.

Bila kalian perhatikan, saat beranjak remajalah seorang individu biasanya mulai coba merokok dan minum minuman keras, bahkan hingga mengkonsumsi narkoba. Hal ini karena mereka penasaran dan berada dilingkungan pergaulan yang tidak baik. Oleh karena itu, kalian perlu belajar memilah dan memilih lingkungan pergaulan yang baik.

Meskipun begitu, bukan hanya remaja yang harus menyaring lingkungan pergaulannya, setiap individu dari semua lapisan umur harus mampus memilih dan memilah lingkungan pergaulan yang baik dan benar.

Karena lingkungan pergaulan yang baik akan membawa pengaruh baik. Sebaliknya, lingkungan pergaulan yang buruk akan membawa pengaruh buruk pula.

6. Menjadi Agen/Duta Anti Narkoba

Berperan langsung mencegah penggunaan narkoba dengan menjadi agen atau duta anti narkoba menjadi upaya pencegahan penyalagunaan narkoba selanjutnya. Cara ini dapat dikatakan sangat efektif karena seseorang yang terjun langsung dalam kampanye semacam itu tahu dengan sangat baik dampak negatif narkoba serta akan merasa sangat bertanggung jawab atas apa yang ia kampanyekan.

7. Menjalankan Pola Hidup Sehat

Makan makanan bergizi, tidur yang cukup, olahraga teratur, serta mampu mengelola stres merupakan upaya untuk menjalankan pola hidup sehat. Dengan tubuh dan pikiran yang sehat, maka pengaruh buruk atau godaan jahat seperti menyalahgunakan narkoba akan mendekati sirna.

Karena biasanya orang yang menyalahgunakan narkoba adalah mereka yang pikirannya sedang “kurang sehat”. Dan pikiran yang kurang sehat dapat bersumber dari tubuh yang kurang sehat. Itulah mengapa penting sekali menjalani pola hidup yang sehat.

8. Memperkuat Iman dan Mendekatkan Diri pada Tuhan

Tak ada agama yang mengajarkan umatnya untuk melakukan hal-hal buruk. Karena Tuhan selalu ingin hambanya melakukan hal-hal baik dan dalam kondisi yang baik. Oleh karena itu, individu yang mengimani dan dekat dengan Tuhan akan selalu mendekati hal-hal baik serta menjauhi hal-hal buruk seperti minuman keras dan narkoba.

9. Melakukan Kegiatan Positif

Memanfaatkan waktu luang dengan mengikuti kegiatan positif seperti ektrakurikuler di sekolah dapat menjadi upaya menjauhkan diri dari bahaya narkoba. Karena berkumpul bersama mereka yang memiliki ketertarikan yang serupa dengan kita serta memiliki semangat yang positif akan membawa kita ke arah yang baik.

Selain itu, hal ini juga bisa menjadi media melepaskan diri dari stres dengan cara yang positif. Sehingga pikiran untuk melarikan diri ke dalam jerat narkoba tak ada.

10. Membangun Komunikasi dan Hubungan Baik dengan Orang Terdekat

Orang terdekat seperti keluarga dan sahabat dapat menjadi support system saat kita berada dalam kondisi yang kurang baik, baik fisik maupun psikis. Merekalah tempat terbaik untuk berkeluh kesah, pun mereka pula orang-orang yang akan menjadi tameng dari godaan pelarian sesaat seperti narkoba.

Sehingga, memelihara hubungan dan komunikasi dangan orang terdekat dapat menjadi upaya menjauhkan diri dari bahaya narkoba.

fbWhatsappTwitterLinkedIn