PPKN

Adab Pergaulan : Pengertian – Jenis, Tujuan, Manfaat dan Aturannya

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Apa Itu Pergaulan ?

Setiap hari sepulang sekolah pasti kalian sering bertemu dan berkumpul serta bermain dengan teman-temanmu. Teman-teman disekitar kalian terkadang beraneka ragam, ada yang dari teman sekolah dan teman kampungnya.

Dalam bermain tentunya teman-teman kalian ada yang lebih muda, juga ada yang seumuran dan yang lebih tua. Bermain tentunya bebas, mau bermain apa dan dimana. Asalkan bermain sesuatu yang positif atau yang bermanfaat.

Bermain maupun berkumpul dengan sesorang baik itu dengan teman ataupun dengan orang lain gunanya untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat maka dinamakan pergaulan.

Dalam bergaul maka dilarang memilih-milih teman, Karena bergaul itu bebas dengan siapa dan dimana yang penting bergaul secara sehat, saling menghargai dan menyikapi diantara masing-masing.

Bergaul bukan hanya bermain tetapi bergaul juga dapat dikatakan sebagai suatu komunitas atau kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan contohnya seperti :

  • Membentuk kelompok belajar di lingkungan sekolah
  • Membentuk suatu forum misalkan kelompok anak kreatif  di lingkungan desa dan juga kelompok anak atau remaja untuk kepentingan sosial.

Ketika bergaul harus saling menghormati dan taat akan aturan pergaulan agar tidak terjadi keributan, perdebatan, perbedaan pendapat hingga perselisihan.

Jenis Pergaulan

Mungkin tak asing lagi dengan istilah pergaulan yang sering terjadi di sekitar kita. Semakin banyak lahirnya generasi semakin pula terkenalnya yang namanya pergaulan.

Pergaulan bisa terjadi di kalangan anak-anak, remaja hingga dewasa. Banyak jenis model pergaulan sesuai dengan golongan atau level masing-masing.

Apabila golongan anak muda dan remaja pergaulan biasanya dapat berupa seperti :

  • Membentuk sebuah permainan
  • Belajar bersama atau membuat grup dengan tujuan membentuk suatu komunitas tertentu.

Sedangkan untuk golongan dewasa pergaulan dapat dibentuk seperti :

  • Forum bisnis
  • Arisan untuk ibu PKK
  • Karang taruna
  • Kegiatan-kegiatan lainnya yang menyangkut orang banyak dengan tujuan yang positif.

Terkadang di indonesia pergaulan tidak hanya untuk sisi positif saja, adapula yang sisi negatif. Pergaulan sisi positif yaitu pergaulan yang sehat sedangkan yang negatif yaitu pergaulan non sehat. Tentu dalam sisi negatif pergaulan tidak bermanfaat dan menimbulkan problematika.

Berikut ini penjelasan jenis pergaulan yang dilihat dari sisi positif maupun sisi negatifnya :

Pergaulan Bernilai Positif

Bergaul sudah merupakan kegiatan yang mungkin sering kita lakukan, Bergaul biasanya terjadi secara berkelompok dan terdiri dari dua anggota atau lebih.

Dalam pergaulan dapat mengundang sesuatu yang bernilai positif asal pergaulan yang kita lakukan secara sehat. Pergaulan positif dapat diartikan sebagai pergaulan yang memiliki tujuan tertentu yang dapat berguna dan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Pergaulan yang positif merupakan suatu komunikasi yang dilakukan antar individu maupun kelompok yang menyangkut sesuatu yang bernilai positif  dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani.

Pergaulan bernilai positif dapat dibentuk sebagai kepentingan bersama seperti :

  • Mengadakan acara tasyakuran
  • Mengadakan kelompok belajar
  • Mengadakan rapat bersama untuk kepentingan suatu lembaga, perkumpulan untuk komunitas bisnis dan lainnya yang relevan.

Dengan adanya pergaulan yang bernilai positif maka semua rencana atau kegiatan yang dilakukan dapat terlaksana sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

Pergaulan Bernilai Negatif

Sering kita dengar pergaulan yang menimbulkan kekacauan, keresahan, perselisihan antar teman hingga kehancuran yang termasuk kedalam pergaulan tidak sehat. Pergaulan ini justru memiliki nilai negatif yang harus dihindarkan.

Pergaulan tidak sehat merupakan suatu aktivitas yang dilakukan dengan perilaku yang melanggar norma dan aturan yang ditetapkan.

Pergaulan tidak sehat biasanya memicu terhadap hal-hal yang merugikan seperti pesta minuman keras, narkotika dan obat-obatan terlarang, perdebatan terhadap sesuatu yang tidak penting, perjudian antar kelompok, dan lain sebagainya. Justru akan berakibat fatal bagi diri sendiri dan orang-orang disekitarnya.

Akibat yang terjadi dalam pergaulan tidak sehat dapat berdampak pada lingkungan sekolah atau tempat belajar, keluarga, dan masyarakat umum. Contohnya seperti :

  • Tawuran antar pelajar
  • Narapidana bagi tersangka yang berpesta minuman keras maupun pemakaian obat-obatan
  • Di cemooh dan dijauhi oleh masyarakat
  • Perselisihan antar keluarga dan menjadi bahan perbincangan di sosial media maupun di kehidupan nyata.

Tujuan Pergaulan

Berdasarkan jenis macam pergaulan dapat dibentuk untuk mencapai suatu tujuan antara lain :

  • Menjalin hubungan dan kekeluargaan
  • Menambah relasi atau pertemanan
  • Untuk mencapai suatu tujuan yang dinginkan bersama
  • Membangun suatu komunikasi yang menjadi sumber informasi
  • Agar saling menghargai satu sama lain
  • Menciptakan rasa solidaritas antar sesama
  • Menambah pengetahuan dan pengalaman baru
  • Untuk menuangkan ide-ide kreatif secara bersamaan
  • Agar bisa bertukar pendapat
  • Untuk membentuk suatu komunitas yang diinginkan tentunya bermanfaat

Manfaat Pergaulan

Berikut ini manfaat-manfaat pergaulan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari :

  • Dapat menciptakan persahabatan, persaudaraan dan kekeluargaan yang harmonis
  • Dapat menciptakan rasa toleransi antar sesama
  • Meningkatkan rasa percaya diri
  • Meningkatkan kebahagiaan dan hubungan yang positif dengan teman sekitar
  • Mendorong seseorang untuk berfikir secara positif
  • Dapat diandalkan oleh semua kalangan seperti guru,keluarga dan lain sebagainya
  • Mendorong pribadi seseorang untuk berperilaku santun,disiplin, tata tertib dan mentaati aturan yang diterapkan.

Prinsip-prinsip Pergaulan

Terbentuknya pergaulan dalam lingkungan pertemanan maupun persaudaraan memiliki prinsip-prinsip sebagai berikut ini :

  • Membentuk suatu hubungan atau relasi yang mengandung nilai positif
  • Memiliki kemauan dan keinginan belajar untuk dapat memahami dan menghargai tindakan orang lain.
  • Saling toleransi akan kelebihan dan kekurangan masing-masing
  • Menyadari perkembangan yang ada pada diri sendiri.

Adab atau Aturan Dalam Pergaulan

Dalam bergaul dengan teman baik teman sekolah maupun teman di luar sekolah maka ada aturan-aturan yang harus perlu diperhatikan agar pergaulan menjadi harmonis.

Jika kalian tidak mengerti aturan atau adab dalam bergaul kemungkinan akan timbul berbagai macam problema atau disharmonisasi dalam pergaulan tersebut, sehingga hal itu penting dan perlu diperhatikan.

Berikut ini adab atau aturan yang harus diterapkan dalam pergaulan:

  1. Adab Pergaulan dengan Orang yang lebih tua

Sering kita lakukan berkumpul atau bermain dengan orang-orang yang lebih dewasa dari kita. Orang yang lebih dewasa justru orang yang memiliki usia yang lebih tua dari kita.

Perlu kita ketahui, biasanya orang yang lebih tua dari kita memiliki sifat yang bijak sana dalam arti simple dan tidak menyukai sikap yang plinplan. Mereka lebih fokus terhadap suatu tujuan yang harus dicapai dan tidak suka main-main bisa dikatakan berkarakter serius.

Orang yang lebih tua terkadang mereka butuh diperhatikan jika berbicara atau memberi nasihat maupun arahan. Mereka lebih memiliki karakter yang dapat memaklumi tingkah laku orang yang lebih muda istilah kata suka mengalah.

Sebagai orang yang lebih muda, kita harus bisa menyikapi orang yang lebih tua dan menghargai serta menghormati mereka. Sikap yang perlu kita lakukan terhadap yang lebih tua yaitu :

  • Berbicara dengan ramah dan sopan
  • Mendengarkan perkataan dan nasihatnya
  • Memperhatikan bimbingan yang diberikan
  • Menjaga perasaan yang lebih tua
  • Mencontoh teladan yang baik dari yang lebih tua

Apabila kita bersikap seperti diatas terhadap orang yang lebih tua maka mereka juga akan menghormati dan menghargai kita sebagai yang lebih muda.Tentunya mereka juga semakin sayang terhadap yang lebih muda sehingga selalu mengajarkan sesuatu yang terbaik dan bernilai positif.

  1. Adab Pergaulan dengan Orang yang lebih muda

Perlu diketahui bahwa sikap anak-anak atau orang yang lebih muda dari kita terkadang labil. Dalam arti apa yang kita terapkan bisa di tiru dan diterapkan kembali. Baik itu perilaku atau tingkah laku kita terhadap orang lain terutama terhadap yang lebih muda.

Sebagai yang tertua seharusnya memberi contoh teladan kebaikan untuk mereka. Apabila berbicara dengan sopan dan jangan sekali-kali mengeluarkan kata-kata jorok atau kurang baik didepan mereka.

Perlu mengajarkan sesuatu yang bermanfaat dan memberikan aktifitas-aktifitas yang tidak merugikan bagi mereka dan orang lain. Jangan pernah mengejek, mencaci atau merendahkan orang yang lebih muda dari kita baik itu dari segi kelebihan maupun kekurangannya.

Apabila kita tidak suka dengan perilaku mereka mungkin kurang sesuai dengan perilaku kita maka sebagai yang lebih tua menyarankan dan memberi solusi serta tidak perlu memarahi mereka.

Jika kita bersikap demikian terhadap mereka, akan mungkin mereka meniru dan menerapkan contoh-contoh kebaikan yang kita berikan kepada mereka serta menjadi generasi yang teladan.

  1. Adab Pergaulan dengan Teman seumuran atau sebaya

Bergaul dengan orang lain yang seumuran atau sebaya akan lebih menyenangkan. Karena cara bicara, tujuan hidup, hingga cara berfikirnya hampir sama.

Mereka terkadang sepemikiran tetapi kita harus tetap saling menghargai dan menyikapi terutama pada saat berbicara. Tentunya kita tidak boleh egois, tidak berlaku sombong, tidak merasa paling pintar dan saling menerima atas kelebihan dan kekurangan yang kita miliki baik dari segi fisik, materi maupun pengetahuan.

Pada saat melakukan interaksi baik antar individu maupun berkelompok sebaiknya carilah kata-kata atau topik pembicaraan yang tidak menyinggung perasaan mereka dan kurangi cemburu sosial.

Ciptakan suasana pergaulan yang rukun dan bersahabat. Sehingga pada akhirnya akan menikmati indahnya berteman dalam pergaulan, satu sama lain sehingga akan tetap selalu bersama untuk mencapai suatu tujuan yang berguna bagi bangsa dan negara.

Cara Menghindari Pergaulan yang Negatif

  • Memerlukan perhatian dan kasih sayang yang cukup
  • Memperbanyak ibadah dan menjalani aturan agama masing-masing
  • Memperbanyak aktifitas yang bernilai positif
  • Seringlah menuangkan ide-ide kreatif
  • Hindari aktifitas atau suatu perkumpulan yang kurang penting