Alveolus: Fungsi – Struktur dan Mekanismenya

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Jantung, ginjal, serta hati. Deretan-deretan nama daripada tiga hal tersebut merupakan organ-organ penting dalam tubuh makhluk hidup, terlebih pada manusia. Memang benar organ-organ tersebut sangat penting dan tidak boleh abai akan eksistensinya.

Namun, ada satu organ tak kalah penting diantara organ-organ itu. Organ tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah paru-paru. Kehadiran paru-paru di dalam tubuh manusia digunakan sebagai sistem pernapasan.

Tidak dapat dipungkiri, bernapas adalah tanda awal dimana makhluk hidup mengawali kehidupannya. Maka dari itu, eksistensi dari paru-paru bagai pemenang.

Pada susunan paru-paru, terdapat salah satu organ yang dikenal dengan alveolus. Berikut dijabarkan mengenai salah satu organ pada susunan paru-paru tersebut.

Apa itu Alveolus?

Alveolus

Makhluk hidup mana yang tak melakukan aktivitas dengan hembusan napas di tiap detiknya. Makhluk hidup dikatakan hidup karena adanya napas dan bernapas. Jika melibatkan kedua telinga dan satu pikiran terhadap napas dan bernapas, tentunya paru-paru menjadi kata pertama yang hadir.

Memang benar apabila paru-paru menjadi salah satu organ penting demi makhluk hidup bisa menjalani kehidupannya di bumi ini. Organ satu ini bagai tegak diam di wilayah tulang rusuk. Organ dengan peran penting ini tersusun atas beberapa bagian penting lainnya.

Salah satu bagiannya yakni adalah alveolus. Alveolus yang masuk dalam deretan susunan paru-paru ini merupakan organ dalam yang tak dapat digapai oleh indera penghlihatan.

Alveolus secra umum mengandung makna yakni tempat berdiamnya udara di dalam paru-paru. Jadi, ketika menghirup udara, udara tersebut masuk ke dalam paru-paru dan berproses di alveolus. Begitulah gambaran daripada alveolus pada paru-paru.

Ciri-ciri Alveolus

Tubuh makhluk hidup memiliki susunannya masing-masing. Manusia yang termasuk dalam makhluk hidup bagai menduduki posisi nomor satu dalam susunan tersebut.

Hal ini dikarenakan manusia memegang susunan paling rumit dan kompleks. Salah satu susunan tubuh manusia adalah diduduki oleh paru-paru. Manusia sebagai makhluk hidup tidak ada waktu untuk berhenti bernapas ketika masih berdiri tegak di atas bumi ini.

Maka dari itu, peran paru-paru sangatlah dibutuhkan. Pada paru-paru, terdapat salah satu bagian yang memegang ciri-ciri dan atau karakteristik berupa bentuk bulat.

Itu adalah alveolus. Alveolus merupakan keluarga daripada paru-paru. Kehadiran salah satu bagian daripada paru-paru ini memiliki ciri-ciri dan atau karakteristik yaitu dengan bentuk bulat.

Ukurannya dapat dibayangkan menyerupai ukuran kelereng. Alveolus pula memiliki lapisan tipis pada dirinya. Meski memiliki ukuran bak kelereng dan lapisan tipis, jumlah kehadirannya sangat banyak di wilayah paru-paru. Dapat dikatakan hampir seluruh wilayah paru-paru ditemui adanya alveolus.

Fungsi Alveolus

Napas dan bernapas adalah gambaran utama dari makhluk hidup yang masih hadir di muka bumi. Dengan napas dan bernapas memberikan tanda bahwa seorang individu dan atau makhluk hidup lainnya masih dapat melanjutkan jalannya di dunia.

Mencolek mengenai hal ini, paru-paru merupakan bagian nomor satu dalam sistem pernapasan. Ketika napas menghiasi makhluk hidup serta bernapas menjadi kegiatan tak terpisahkan, paru-paru lah bagai menjadi sponsor utamanya. Tanpa adanya paru-paru, sistem pernapasan tak pernah menemani makhluk hidup, terlebih manusia.

Fungsi salah satu kerabat dekat paru-paru ini memegang fungsi sebagai pelabuhan akhir dari sistem pernapasan. Dikatakan sebagai pelabukan akhir karena alveolus merupakan tempat di mana udara-udara disebarkan ke seluruh bagian  tubuh.

Salah satu bagian penting dalam paru-paru dengan bentuk bulat ini pula memiliki peran sebagai tempat untuk udara baik dan udara saling mengalami pertukaran.

Sebelum sampai di wilayah alveolus, udara menjumpai tempat singgah di bronkiolus. Udara-udara yang sudah bronkiolus tentukan nantinya menuju alveolus.

Setelah itu, tugas alveolus pun dijalankan. Tugasnya yaitu dengan memisahkan udara-udara baik dengan kandungan oksigen dengan udara-udara tidak baik dengan kandungan karbondioksida. Udara-udara baik tersebut disebarkan oleh alveolus dengan bantuan pembuluh darah ke seluruh bagian tubuh.

Struktur Alveolus

Struktur Alveolus

Alveolus masuk dalam deretan susunan paru-paru. Kehadiran salah satu bagian paru-paru ini menjalankan tugas sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbondioksida.

Hadir dengan bentuk bulat dan jumlah tidak sedikit dan memiliki struktur yang tipis. Itulah gambaran dari alveolus. Kehadiran alveolus ditemani dengan adanya pembuluh darah yang mengelilingi susunannya. Susunan alveolus dapat dikatakan memiliki banyak pembuluh darah.

Tidak heran jika fungsinya sebagai jalur akhir bagi udara-udara untuk menyebar ke seluruh bagian tubuh. Dengan jumlah banyak, pembuluh darah yang hadir di wilayah alveolus yakni vena dan arteri.

Vena memiliki peran sebagai pembawa darah dengan kandungan karbondioksida dari tubuh ke jantung. Sedangkan arteri memiliki peran sebagai pembawa darah dengan kandungan oksigen ke seluruh wilayah tubuh.

Selain adanya pembuluh darah, alveolus juga tersusun atas struktru sel-sel di dalam dirinya. Sel-sel alveolus diantaranya adalah pneumosit tipe 1 dan tipe 2 serta makrofag alveolar.

  • Pneumosit tipe 1: sel ini merupakan sel paling banyak di alveolus. Fungsi daripada sel satu ini yakni menjaga jumlah ion dan cairan agar seimbang.
  • Pneumosit tipe 2: keberadaan sel satu ini tidak sebanyak dengan pneumosit tipe 1. Meski begitu, tugas sel ini yakni untuk menjaga agar sistem kerja alveolus tidak megalami kemacetan.
  • Makrofag alveolar: sel yang berada pada alveolus ini memiliki peran yakni membuang partikel yang tidak dibutuhkan tubuh selama proses pernapasan.

Letak Alveolus

Bagian pernapasan tidak pernah mengecewakan. Perannya bagi tubuh sangat mengagumkan, yaitu fungsi paru-paru. Salah satu bagian paru-paru yakni alveolus. Alveolus merupakan jalan akhir dalam paru-paru dan juga pada proses pernapasan.

Letak daripada alveolus sendiri yakni pada bagian ujung dari bronkiolus. Kehadirannya bagai pasangan dari bronkiolus. Area kediaman dari alveolus ini menempel langsung dengan bagian bronkiolus.

Mekanisme Alveolus

Sistem pernapasan sangat penting bagi makhluk hidup. Organ penting dalam sistem ini yakni paru-paru. Salah satu bagian daripada paru-paru adalah alveolus.

Alveolus hadir dalam bentuk bulat menyerupai bola dan ukuran sangat kecil. Meski demikian, cara kerjanya tak kalah penting. Ketika udara dihirup, udara masuk ke paru-paru, tujuan akhirnya berlabuh pada alveolus. Disinilah cara kerja alveolus dimulai.

Udara-udara yang sebelum masuk ke alveolus akan mendiami tempat sementara yaitu di bronkiolus. Sesudah itu, udara menuju alveolus untuk proses akhir pernapasan.

Cara kerja alveolus yakni menyebarkan udara dengan oksigen melalui pembuluh darah yang ada di sekeliling dirinya. Dengan begitu, udara kaya oksigen dapat menyelimuti wilayah tubuh. Alveolus membawa oksigen ketika napas ditarik dan mengecil ketika napas dihembuskan.

Gangguan pada Alveolus

Sistem tubuh manusia sangatlah penting untuk dijaga. Terutama pada sistem pernapasan dan bagian terkecilnya yakni alveolus. Jika bagian terkecil dari paru-paru ini tak dijaga dapat menimbulkan gangguan.

Salah satu gangguannya yakni emfisme. Emfisme ditandai dengan adanya sesak napas, batuk berkepanjangan, dan nyeri dada. Gangguan ini dalam jangka lama dapat menimbulkan menurunnya fungsi paru-paru.

Cara Menjaga Kesehatan Alveolus

Alveolus sebagai bagian terkecil pada paru-paru tentunya harus dijaga. Cara menjaganya yakni dengan menghindari paparan polusi dan rokok, serta debu yang dapat memperparah sistem pernapasan.

Semua hal tersebut dihindari karena secara tidak langsung dapat terbawa ketika sistem pernapasan bekerja. Selain itu, rutin berolahraga dan menjaga pola makan gizi seimbang juga diperlukan untuk menghindari adanya penurunan sistem tubuh lain yang mungkin dapat menimbulkan komplikasi pada paru-paru dan bagiannya.

Kesimpulan Pembahasan

Tidak dapat dipungkiri, bernapas adalah tanda awal dimana makhluk hidup mengawali kehidupannya. Maka dari itu, eksistensi dari paru-paru bagai pemenang. Pada susunan paru-paru, terdapat salah satu organ yang dikenal dengan alveolus.

Alveolus adalah tempat berdiamnya udara di dalam paru-paru. Ketika menghirup udara, udara tersebut masuk ke dalam paru-paru dan berproses di alveolus. Fungsi alveolus yakni menyebarkan udara dengan oksigen dengan bantuan pembuluh darah ke seluruh bagian tubuh. Bagian paru-paru  pada bagian ujung dari bronkiolus ini sangatlah penting untuk dijaga. Jika tak dijaga dapat menimbulkan gangguan.

Salah satu gangguannya yakni emfisme. Emfisme ditandai dengan adanya sesak napas, batuk berkepanjangan, dan nyeri dada.Untuk menjaga bagian alveolus yakni dengan menghindari paparan polusi dan rokok, serta debu yang dapat memperparah sistem pernapasan

fbWhatsappTwitterLinkedIn