Umum

13 Cara Terbaik Penanganan Sampah untuk Pelestarian Lingkungan

√ Edu Passed Pass education quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Cara terbaik dalam penanganan sampah untuk pelestarian lingkungan. untuk mengetahui hal tersebut harus mengetahui jenis sampah terlebih dahulu. Sampah merupakan limbah yang ditimbulkan oleh masyarakat karena keperluan rumah tangga, jika dibiarkan akan menyebabkan kerusakan lingkungan hidup.

Penyumbang sampah terbanyak ialah sampah plastik rumah tangga, untuk itu diperlukan edukasi cara mengolah ataupun penanganan sampah dengan baik agar tidak mencemari lingkungan sekitar. Sampah dibagi menjadi tiga bagian, yaitu

  • Sampah Organik, merupakan sampah yang dapaat didaur ulang dan dapat menjadi hal ataupun sesuatu yang baru dan dapat bermanfaat.
  • Sampah Anorganik, merupakan sampah yang sulit membusuk dan tidak dapat terurai. Contoh dari sampah anorganik yaitu plastik, kaleng, kertas, karton, juga botol palstik.
  • Sampah B3, merupakan sampah dengan jenis smpah yang berbahaya untuk krsehatan ataupun keberlangsungan hidup makhluk hidup.

Berikut cara mengelola sampah agar dapat menangani sampah dengan baik

1. Menggunakan botol atau gelas bekas

Langkah awal, yang harus dilakukan yaitu menggunakan botol atau gelas yang dapat digunakan kembali agar bisa mengelola sampah dengan baik dan benar. Selain, dapat membantu mengurangi sampah plastik juga dapat menghemat pengeluaran yang diperuntukkan untuk membeli botol yang sekali pakai.

2. Membatasi penggunaan kertas

Hal yang harus dilakukan untuk mengolah dan mengurangi sampah yaitu dengan cara membatasi penggunaan kertas, seperti majalah, surat, ataupun kuitansi. Apalagi dengan perkembangan dunia yang sudah serba digital ini, lebih baik menggunakan jasa digital. Selain lebih praktis juga dapat mengurangi sampah yang susah dalam pengelolaannya.

Adapun dampak yang didapatkan dari mengganti atau membatasi kertas dan beralih ke digital yaitu dengan bisa membuat penawaran tagihan dari sebuah perusahaan jadi lebih paktis. Saat ini pun sudah tersedia majalah ataupun novel juga komik yang sudah dapat diakses melalui website. Ataupun aplikasi yang merupakan sebuah bentuk perubahan yang telah dilakukan agar mengurangi sampah kertas.

3. Tidak menggunakan tas belanja plastik

Membawa tas belanja dari rumah merupakan bentuk juga cara yang dapat meminimalisir sampah yang ada di masyarakat. Terlebih lagi menggunakan tas belanja dari bahan kain ataupun yang mendukung Go Green, selain dapat menhemat pengeluaran juga dapat digunakan beberapa kali yang mendukung program lingkungan bersih.

4. Menjadikan sampah sebagai pupuk kompos

Hal yang dapat dilakukan selanjutnya yaitu dengan mengubah sampah menjadi pupuk kompos yang menjadi langkah alternatif juga kreatif dalam mengelola samopah rumah tangga. Melalui langkah ini, agar dapat menimbulkan motivasi untuk lebih sering memilih produk dengan sampah organik daripada sampah anorganik yang tidak mudah diolah dan membutuhkan waktu yang lama.

Adapun sampah-sampah yang dapat diolah menjadi pupuk kompos, ialah sisa buah, sayuran, kulit telur, ampas kopi, juga potongan daun dan rumput yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos.

5. Menghindari wadah atau peralatan makan yang sekali pakai

Hal ini, dapat menyebabkan penumpukkan sampah semakin banyak dengan menggunakan wadah atau peralatan makan sekali pakai. Dengan cara seperti ini dapat membantu mengurangi penggunaan sampah yang berlimpah ruah. Adapun tokoh minuman ataupun mkanan yang justru memberikan potongan harga bagi mereka yang membawa botol sendiri ketika membeli kopi.

6. Tidak membuang limbah sampah sembarangan

Terdapat beberapa perusahaan yang membuang limbahnya langsung ke laut, tanpa adanya proses pengolahan terlebih dahulu. Hal tersebut selain menimbulkan bau yang tidak sedap pada masyarakat sekitar, juga dapat menyebabkan makhluk hidup yang ada di laut menjadi mati begitu saja akibat ulah yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

7. Mendaur ulang barang

Mendaur ulang barang yang tidak digunakan dengan cara memanfaatkan kembali, seperti halnya menggunakan baju yang telah rusak dengan cara menjadikannya sebagai lap, mengubah botol minum yang sudah tidak terpakai menjadi pot ataupun tempat pensil dengan dimodifkasi menjadi barang yang antik dan menarik jika digunakan.

8. Membuat sabun dan deterjen sendiri

Deterjen dan cairan pembersih yang digunakan oleh masyarakat rata-rata tidak ramah lingkungan, maka ada baiknya jika membuat atau menggunakan deteren yang lebih ramah lingkungan, karena selain mengurangi sampah cair yang akan merusak lingkungan sekitar juga dapat memberikan kebermanfaatan untuk diri sendiri yaitu menghemat pengeluaran dapat berwirausaha juga.

Contoh dari deterjen buatan sendiri yaitu deterjen bubuk dengan bahan yang digunakan yaitu cuka putih. cara pembuatannya :

  • Sabun cair dituangkan ke dalam mangkuk Mixer lalu ditambahkan washing soda, soda kue, juga bahan dasar utama yaitu cuka putih.
  • Kemudian aduk dengan kecepatan sedang sampai cairan menjadi mengental dan berubah menjadi bubuk.
  • Lalu,pindahkan ke dalam wadah dan diamkan selama 30 menit.
  • Larutan yang dibiarkan akan mengental dengan sendirinya sampai berubah menjadi deterjen bubuk.
  • Tutup wadah yang berisikan deterjen bubuk, buka jika ingin menggunakannya.

9. Memilih Es Krim Cone dibandingkan Es Krim Cup

Es Krim Cone biasannya tidak menggunakan begitu banyak wadah plastik untuk menaruh tempat es krim. hal tersebut dapat dipilih dari pada membeli eskrim dengan wadah menggunakan Cup karena dapat meminimalisir penggunaan plastik yang tidak mudah diolah itu.

10. Membatasi Penggunaan Plastik

Maraknya belanja online, juga dapat meningkatkan sampah plastik. Jika pengemasan yang dilakukan oleh pihak penjual online masih menggunakan plastik. Hal tersebut perlu dirubah agar tidak menyebabkan sampah plastik yang menggunung dan bertambah sehingga mencemari lingkungan.

Pengiriman jualan online perlu diganti menggunakan kertas agar dapat mengirangi sampah plastik dan ramah lingkungan, supaya dapat digunakan kembali.

11. Mengolah sisa minyak jelantah

Dengan tidak menuangkan minyak jelantah ke dapur dan membuangnya sembarangan dapat menyelamatkan lingkungan alam di sekitar. Membuang minyak secara langsung di wastafel dapat dapat merusak saluran pipa pada pembuangan minyak tersebut.

Minyak jelantah perlu dikelola kepada instansi pengolahan minyak terlebih dahulu sebelum disumbangkan dengan cara didinginkan agar menjadi biodiesel yang dapat dimanfaatkan.

12. Mengelola sampah berbahaya

Pada kali ini, dengan mengelola sampah yang berbahaya dapat menyelamatkan alam dari krusakan yang disebbakan sampah yang mengandung bahan kimia. seperti halnya tinta printer, juga baterai yang pastinya mengandung bahan kimia.

Maka dari itu, tidak diperbolehkan membuang sampah tersebut ke tempat sampah biasa. Cara yang tepat untuk mengelola sampah ini, dengan cara membawa jenis sampah ini ke pusat daur ulang sampah agar dapat dikelola dengan baik.

Jika yang rusak merupakan sampah elektronik, hal tersebut dapat langsung dibawah ke toko elektronik atau perusahaan yang telah memproduksinya agar dapat didaur ulang dan tidak mencemari lingkungan.

13. Memisahkan sampah organik dan anorganik

Memisahkan sampah organik dan anorganik, merupakan salah satu cara untuk mengelola sampah agar tidak mencemari lingkungan. Ketika sampah sudah dipisahkan, sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai kompos dan sampah anorganik dapat dimanfaatkan sebagai barang-barang D.I.Y yang berguna untuk menyimpan atau menggunakan keperluan rumah tangga.

Dampak sampah bagi masyarakat

Membuang sampah sembarangan dapat memberikan dampak yang tidak bagus bagi lingkungan. Berikut, dampak sampah pada masyarakat :

  • Dampak sampah terhadap kesehatan

Penanganan sampah yang tidak baik dan dapat mencemari bahkan merusak lingkungan dapat menganggu kesehatan manusia karena dapat menimbulkan bahaya seperti terkena penyakit diare, tifus, bahkan kolera.

  • Dampak sampah terhadap lingkungan

Selain memiliki dampak yang tidak baik untuk kesehatan, juga dapat mengakibatkan dampak buruk untuk lingkungan karena penanganan yang tidak sesuai. seperti bisa mencemarkan lingkungan dan dapat menyebabkan banjir.

  • Dampak sampah terhadap sosial dan ekonomi

Pengelolaan sampah yang tidak baik juga dapat menyebabkan dampak bagi keadaan ekonomi dan sosial, seperti meningkatnya biaya kesehatan karena timbulnya berbagai macam penyakit yang diakibatkan karena lingkungan yang tidak sehat.