12 Contoh Hukum Permintaan dan Penawaran di Kehidupan Sehari-hari

√ Edu Passed Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Hukum permintaan dan penawaran merupakan suatu interaksi yang dilakukan oleh penjual dan juga pembeli. Transaksi atau interaksi ini penjual sebagai seorang yang menjual barang dagangnya sedangkan pembeli sebagai seorang yang membeli barang dagangan tersebut. Hukum permintaan dan penawaran diciptakan untuk menentukan akibat dari produk yang dijual terhadap harga jual dari produk tersebut.

Hukum permintaan dan penawaran merupakan dasar hukum dari kegiatan ekonomi. Dalam kehidupan sehari-hari hukum permintaan dan penawaran justru berlawanan. Hal ini dapat menemukan harga yang seimbang di masa yang akan datang.

Hukum permintaan memiliki fungsi yang digunakan untuk menganalisis harga dan juga perilaku dari konsumen. Sedangkan, fungsi penawaran merupakan sebuah hubungan antara jumlah barang dengan harga yang berada di pasaran.

contoh hukum permintaan di kehidupan sehari-hari

  1. Ketika toko makanan menjual risol mayo yang enak dan digemari oleh para pembeli. Sehingga permintaan penjualan risol mayo sangat banyak dan membuat para pembeli berlomba-lomba untuk mendapatkan risol tersebut pada toko yang menjual risol mayo ini. Akibat maraknya permintaan risol mayo, penjual berinisiatif untuk menaikkan harga menjadi dua kali lipat yang menjadikan para pembeli berpikir dua kali untuk membeli risol tersebut.
  2. Naiknya harga telur dapat mempengaruhi permintaan pada penjualan telur ayam tersebut. Karena tingginya harga telur ayam dapat membuat masyarakat beralih untuk membeli sumber protein yang lainnya. Jika keadaan ini berbanding terbalik yaitu ketika harga telur mulai turun kembali, maka permintaan terhadap telur ayam ini akan meningkat dan masyarakat kembali membeli telur ayam sebagai sumber protein.
  3. Ketika harga martabak yang awalnya berkisar 20.000 sampai 30.000 kini harga naik menjadi 35.000 sampai 50.000. Akibat kenaikan harga dari martabak ini permintaan tidak lagi seperti sediakala bahkan cenderung mengalami penurunan permintaan dikarenakan harga martabak yang naik harganya. Sehingga banyak masyarakat tidak membeli martabak untuk menjadi cemilan dan beralih membeli jajanan yang lainnya.
  4. Ketika terdapat diskon seblak yang merupakan makanan yang digemari oleh generasi muda ini dapat menyebabkan meningkatnya permintaan seblak semakin banyak. Namun, jika seblak tidak membuat diskon separuh harga, banyak generasi muda yang lebih memilih jajanan yang lain seperti halnya baso aci yang satu tipe dengan makanan seblak.
  5. Sering terjadi ialah kenaikan harga cabai. Kenaikan harga cabai menyebabkan permintaan pada cabai menurun drastis karena harganya yang melejit. Hal ini membuat para penjual mengurangi stok yang dimiliki karena banyaknya masyarakat yang lebih memilih produk sejenis cabai disaat harga cabai sedang naik-naiknya.
  6. Bahan bakar minyak premium akan dihapuskan bagi yang membeli secara eceran. Berlakunya peraturan tersebut, menyebabkan naiknya permintaan bahan bakar minyak secara premium karena pembeli akan beralih membeli bahan bakar minyak premium dengan sebanyak-banyaknya agar dapat digunakan sebagai cadangan.

Contoh hukum penawaran di kehidupan sehari-hari

  1. Pada hukum penawaran, terjadi ketika risol mayo tidak lagi diminati oleh para pembeli sehingga menyebabkan risol yang dibuat tidak laku terjual. Penjual memiliki inisiatif untuk menurunkan harga. Namun, yang dilakukan penjual hanya menjual barang dagangannya sedikit yang merupakan cara untuk memaksimalkan atau mengatur pemasokan. Hal ini dilakukan karena sangat penting menampilkan hubungan penawaran yang kuantitas dan berharga.
  2. Di mana gas elpiji saat ini merupakan bahan bakar utama yang digunakan untuk memasak, jadi keberadaannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Jika harga gas elpiji mengalami kenaikan masyarakat akan tetap membeli gas elpiji tersebut karena dibutuhkan untuk memasak. Meskipun banyak masyarakat yang mengeluh-eluhkan kenaikan harga gas elpiji tetapi hal tersebut tidak membuat masyarakat tidak membeli gas elpiji tersebut. Selain itu, naiknya harga gas elpiji dapat mempengaruhi kenaikan harga, ketersediaan, dan juga penawaran pada barang dan juga jasa yang lain.
  3. Ketika masa lebaran idul fitri akan datang, di mana banyak sekali orang-orang berbondong-bondong membeli sirup. Hal ini, justru dimanfaatkan oleh para produsen dengan menaikkan harga sirup yang dibuat. Tidak hanya itu produsen juga menambah stok pasar mengenai sirup karena sudah mengetahui jika permintaan akan naik pesat. Hal ini berbanding terbalik ketika lebaran telah usai, stok barang dan harga akan dikurangi agar tidak terjadi kerugian pada produsen.
  4. Ponsel pintar yang sedang digandrungi masyarakat umum, banyak masyarakat yang ingin membeli ponsel pintar meski harganya juga mengalami kenaikan. Namun, meski harganya melejit tidak mengurungkan niat masyarakat untuk membeli ponsel pintar tersebut, dan permintaan akan tetap naik. Hal yang terjadi ini, membuat produsen justru menambah intensitas penawaran agar dapat meraup omset yang sebanyak-banyaknya.
  5. Ketika Mie Ayam tidak laku. Pemilik toko Mie Ayam akan menggunakan cara dengan menurunkan harganya dan menjualnya dengan porsi tetap tetapi persediaan dikurangi. Hal ini memiliki keterkaitan dengan jumlah penawaran dengan harga barang secara langsung.
  6. Pada tenaga kerja yang ketika upahnya dinaikkan akan bersedia menyediakan waktunya lebih banyak pada jam kerja. Sama halnya ketika upah mencapai maksimum atau mencapai jumlah yang sangat tinggi maka tenaga kerja yang ditawarkan justru akan berkurang.
fbWhatsappTwitterLinkedIn